Pengabdian Masyarakat Ke Cibesut – Super Parents Super Kids

Pada tanggal 5 Mei 2018, prodi Psikologi mengadakan pemberdayaan masyarakat ke RPTRA Cibesut yang berada di Cipinang. Pemberdayaan kali ini mengangkat tema menjadi orang tua hebat dan sosialisasi pendidikan seksual untuk anak-anak. Panitia acara ini adalah para dosen Psikologi dengan dibantu mahasiswa angkatan 2016 dan 2017.

 20180505_110110

Sesi pertama yaitu menjadi orang tua hebat membahas tentang bagaimana menjadi orang tua yang mampu mendidik anaknya di masa kini. Seperti yang diketahui, pola asuh beberapa dekade lalu berbeda dengan cara mengasuh untuk anak masa kini. Sesi ini dibawakan oleh Bapak Teguh, dengan pesertanya yaitu para orang tua yang tinggal di daerah Cipinang tersebut.

Sesi 1 ini berlangsung dengan interaktif karena terjadi diskusi yang menarik antara para peserta dengan para dosen yang hadir. Para peserta yang di dominasi kaum ibu sangat antusias menanyakan beragam hal seputar pengasuhan anak mulai dari yang memiliki anak usia anak-anak awal hingga remaja.

Sesi 1 ditutup dengan pembagian bingkisan sebagai kenang-kenangan bagi para peserta.

20180505_135113

Setelah itu diadakan istirahat dengan ramah tamah bersama. Sesi ke 2 adalah sesi dengan peserta anak-anak. Oleh karena itu pada saat ramah tamah, anak-anak yang menjadi peserta kegiatan ini diajak untuk makan siang bersama.

Setelah itu langsung lanjut ke sesi ke 2. Sesi ini dibuka dengan ice breaking yang dbawakan oleh mahasiswa angkatan 2017. Permainan yang lucu dan menarik membuat suasana menjadi cair dan saling membaur.

20180505_121704

Kemudian, bu Mutiara selaku pembawa materi langsung menyampaikan materi tentang pendidikan seksual. Materi dibawakan dengan ringan dan menarik disertai dengan gambar-gambar yang mudah dipahami oleh anak-anak. Kegiatan ini juga berlangsung dua arah yaitu anak-anak diminta menjawab respon yang tepat ketika dipaparkan suatu conton kejadian. Dengan demikian anak-anak semakin mengerti tentang materi yang diberikan.

20180505_110442

Acara ditutup dengan berfoto bersama dan sedikit tanya jawab dari peserta yang masih penasaran.

 

Kuliah Umum – Knowledge Management

Pada tanggal 26 Mei prodi Psikologi mengadakan kuliah tamu yang dibawakan oleh alumni yaitu Rey. Tema acara ini adalah knowledge management. Pada kuliah tamu ini, Rey sharing tentang pengalamannya selama berkuliah di jurusan psikologi, lalu penerapan di tempat kerjanya sekarang. Cara adaptasi dan bagaimana kita bisa sukses berkarir ditentukan oleh seberapa kita mampu mengelola ilmu yang kita dapatkan saat berkuliah.

Memang, yang kita temukan di lapangan pada saat bekerja tidak sepenuhnya di ajarkan pada saat kuliah namun, dengan kemauan mengembangkan diri dengan belajar terus menerus dan keinginan mendengar masukan, pasti bisa membawa kita ke level karir yang cemerlang.

Rey juga bercerita pentingnya mengikuti pelatihan secara soft skill misalnya seminar, kuliah tamu dsb karena melalui acara-acara ini lah, selain kita bisa menambah ilmu yang sedang trend, kita juga bisa menambah jaringan perkenalan dengan orang lain. Jaringan ini juga sangat penting mengingat kita sedang berkompetisi di area global.

Banyak hal menarik yang di dapat dari kuliah umum ini. Karena yang membawakannya adalah alumni, maka pengalamannya tentu sangat relevan dengan yang akan di jalani oleh para mahasiswa lainnya

Acara berlangsung santai namun tetap berbobot karena walaupun sesekali dihiasi dengan humor, pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan peserta selalu membuat semua mendapatkan pemikiran yang baru. Diskusi untuk saling menjawab pertanyaan juga dilakukan karena menurut Rey, ia bukanlah sumber utama dari acara ini, namun saling belajar dengan teman-teman yang masih kuliah.

Tidak ketinggalan, acara ditutup dengan foto bersama sebagai kenang-kenangan.
Terima kasih Rey sudah mau berbagi pengalaman bersama mahasiswa prodi Psikologi. Sukses terus kedepannya!

Seminar Mahasiswa – Stress Management

Pada tanggal 21 Mei Prodi psikologi mengadakan Seminar dengan tema Stress manajemen. Pembicara yang di daulat untuk membawakan materi adalah Bu Jovita Ferliana. Seminar diawali dengan pemaparan beliau tentang apa saja hal-hal yang bisa membuat kita stress atau biasa disebut sebagai stressor. Setelah menjabarkan banyak factor-faktor yang mempengaruhi seseorang bisa terkena stress, beliau menjelaskan salah satu teknik manajemen stress yaitu dengan terapi relaksasi.

strrtrs

Bu Jovita langsung mempraktekan cara relaksasi sehingga para mahasiswa diminta untuk mengikuti contoh sesi terapi relaksasi tersebut. Setelah itu, Bu Jovita yang bekerja sama dengan tim komunitas tabrak warna mengadakan terapi seni.

streee strs

Terapi seni dipercaya dapat membantu mengendalikan stress yang dialami seseorang dengan cara mewarnai beragam bentuk yang menarik. Mahasiswa dengan sangat bersemangat langsung mencobanya. Beragam bentuk dan warna dihasilkan sehingga menambah harmoni kebersamaan pada hari itu.

sttsere  seeeeee

Dengan demikian, dapat disimpulkan yang di dapat dalam seminar kali ini adalah kenali stressor yang dapat membuat kita stress, relaksasi diri untuk menanggulanginya dan terapi seni bisa menjadi salah satu wadah untuk membantu meredakan stress yang dirasakan.

seeeeeeeeeer

 

Terima kasih Bu Jovita dan Komunitas Tabrak Warna :)

Lomba Mahasiswa Psycompetition – Get Ready to Flourish

Pada tanggal 3-5 Mei mahasiswa psikologi UBM mengikuti lomba psycompilation di Universitas Maranatha, Bandung.

Mahasiswa yang mengikuti lomba ini adalah mahasiswa angkatan 2015 dan 2016 dengan dibimbing seorang dosen. Di hari pertama mereka mendapatkan bimbingan secara teknis tentang tata cara lomba. Mereka juga berkesempatan untuk menunjukan identitas universitasnya.
Di hari kedua, lomba dimulai. Babak demi babak dilakukan hingga peserta dari UBM berhasil lolos hingga tahap 3. Kemudian, lomba dilanjutkan keesokan harinya.
Di hari ke 3, lomba semakin memanas karena peserta mengerucut menjadi 5 kelompok saja. Setelah babak yang menegangkan, akhirnya diketahui juga kelompok mana yang menjadi juaranya.

20180607_143911
Walaupun belum mendapat juara 1, para peserta mendapat banyak sekali pengalaman mulai dari pengalaman belajar dan berkompetisi hingga menjalin pertemanan dengan mahasiswa Psikologi dari berbagai Universitas di Indonesia

Mereka juga mendapatkan kesempatan untuk melihat Bandung lebih dekat dengan rangkaian acara city tour.

Tetap kibarkan semangat berkompetisi

Kuliah Tamu Psikologi Sosial – Agresi dan Kriminalitas

Pada hari Senin, 7 Mei 2018 prodi psikologi dalam mata kuliah psikologi sosial mengadakan kuliah tamu dengan pembicara yaitu Ibu Lia Sutisna. Beliau merupakan psikolog yang juga sehari-harinya bekerja sama dengan kepolisian untuk menganalisa kriminalitas.

20180507_101725kulummm2

Dalam kuliah tamu kemarin, beliau menjelaskan berbagai agresi dari sudut pandang yang baru. Tidak hanya teori-teori psikologi yang dijabarkan, tetapi juga kasus-kasus kriminalitas yang berawal dari agresi. Beberapa kasus dibahas secara akademis yaitu menganalisa dari sudut pandang psikologi. Selain itu, perbedaan gender terkait agresi dan hormon dibahas secara menarik sehingga semakin menambah antusiasme dari para peserta.

kulum2

Beliau juga menjelaskan kasus menarik yaitu seputar PMS atau pre menstual syndrome yang bisa berpengaruh terhadap agresi.

kulummm1

Setelah itu, diadakan sesi tanya jawab. Peserta terlihat sangat tertarik untuk mengajukan pertanyaan. Namun keterbatasan waktu juga yang memisahkan kita. Kuliah tamu ini ditutup dengan foto bersama dan penyerahan sertifikat kepada pembicara.

Nantikan selalu kuliah tamu berikutnya yang tidak kalah menarik dengan mengundang berbagai praktisi yang ahli dibidangnya. Semangat

Kuliah Tamu Observasi dan Wawancara dalam Setting Industri dan Organisasi

Pada tanggal 23 April 2018 Prodi psikologi mengadakan kuliah tamu dengan praktisi untuk mata kuliah psikologi sosial. Kuliah tamu kali ini mengundang ibu Kartika seorang psikolog yang juga berprofesi sebagai praktisi dalam bidang psikologi industri dan organisasi.

kart

 dalam kuliah tamu kali ini, mahasiswa diminta langsung untuk melakukan proses wawancara dengan cara role play dengan teman sekelompok dalam setting pio. Tujuannya adalah supaya materi yang diberikan semakin mudah dipahami karena sudah praktek secara langsung.

karrrtika

Bu Kartika selaku pengajar juga mengamati dan seksama sambil sesekali memberikan masukan agar mahasiswa menjadi lebih baik lagi secara teknis maupun penyampaian ketika wawancara. Beliau juga mengajarkan beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika wawancara yaitu gestur tubuh sebagai pewawancara dan pemilihan kalimat untuk bertanya.

Mahasiswa sangat senang dengan cara pembelajaran seperti ini karena selain langsung belajar dari ahlinya, mereka juga mendapat kesempatan untuk mempraktekan materi yang sudah diajarkan.

Live In 2018 – Simplicity Grows Solidarity

Pada tanggal 19-21 April 2018, Prodi Psikologi mengadakan live in di Desa Cisoka, Sumedang, Jawa Barat. Kegiatan ini diadakan oleh panitia yang terdiri dari mahasiswa semester 4 dan peserta yang terdiri dari mahasiswa semester 2. Tujuan dari kegiatan ini adalah menumbuhkan soft skill dari mahasiswa sekaligus menumbuhkan empati, solidaritas serta kedekatan antar angkatan dalam prodi Psikologi.

lvnnnn

Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari 2 malam ini dibimbing oleh seorang dosen dan asisten dosen. Pada hari pertama, mahasiswa berangkat dari UBM pukul 6 pagi menuju Cisoka. Sesampainya di Cisoka mereka harus turun bis kemudian melanjutkan dengan menaiki kendaraan bak terbuka. Keseruan terjadi selama menaiki kendaraan ini. Ada mahasiswa yang takut, senang dan ada pula yang bergembira sampai bernyanyi bersama. Namun, semuanya tiba dengan selamat sampai ke rumah-rumah warga yang akan di tempati selama 3 hari kedepan.

livnnn

Setelah sampai, mahasiswa di briefing oleh Pak Garvin dan Bapak Kepala Desa setempat. Kemudian mahasiswa mulai mengikuti aktivitas para warga, ada yang memasak makan malam, ada yang membantu petik teh dan ada pula yang membantu untuk menjaga warung.

wwwwwwwwwwwwww

Semua dilaksanakan sesuai dengan apa yang dikerjakan oleh orang tua di rumah yang ditempati masing-masing.

lvnn

Pada malam harinya para panitia dan peserta berkumpul untuk sharing pengalaman hari pertama dan rencana kegiatan esok harinya.

livnb

Di hari ke 2 para peserta kembali mengikuti kegiatan yang diadakan oleh masing-masing rumah. Ada yang memasak untuk dijual, pergi ke pasar, pergi ke turbin air dan ada pula yang membantu untuk membuat keripik pisang.

lvn

Pada siang harinya, para mahasiswa bermain voli bersama di sebuah lapangan terbuka. Permainan berlangsung dengan menyenangkan karena cuaca terasa sejuk dan permainan dipenuhi canda tawa dari para peserta. Kedekatan dan keakraban pun semakin terjalin dari permainan yang memerlukan kerjasama tim ini.

Sore harinya, kegiatan yang berlangsung adalah membagi sedikit ilmu melalui pengabdian masyarakat. Dalam sesi pengabdian masyarakat ini, para pembimbing dan peserta membagikan tentang orientasi masa depan kepada anak-anak. Mereka diajak untuk bermain dan bercerita kemudian mengungkapkan cita-cita mereka. Semangat dan cerita yang mereka berikan justru semakin membuat kami terinspirasi untuk belajar lebih baik lagi demi membawa perubahan baik bagi sekitar.

wwww

Di hari ke 3, kami pagi-pagi sudah siap dan sarapan untuk menuju ke curug sebagai acara penutup dari rangkaian live in ini. Dari desa Cisoka, pembimbing dan mahasiswa berjalan kaki kurang lebih satu setengah jam menuju curug. Perjalanan yang memakan energi namun seru karena pemandangan sekitar sangat asri.

wwSetelah tiba di curug, rasa lelah itupun hilang terbayar dengan pemandangan curug yang mempesona.

wwwwwwwTak ragu, semuanya langsung mengabadikan momen-momen bersama dengan teman. Sungguh pengalaman yang tak terlupakan ketika kuliah!

 

Seminar Improving Personality to be an Excellent Student

“Kita harus berani maju walaupun tanpa fasilitas!” Begitulah pesan yang disampaikan oleh Bapak DR. Sugeng Wahjudi selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora ketika menjadi narasumber pertama pada seminar tgl 5 Maret 2018 kemarin. Seminar yang bertujuan untuk membangun soft skill mahasiswa ini penuh dengan antusiasme yang luar biasa karena dibawakan dengan cara yang membakar semangat namun tetap santai dengan sesekali diselingi humor segar ala Pak Sugeng.

IMG_9782 IMG_9777

Pak Sugeng menjelaskan bahwa pintar saja tidak cukup tanpa adanya soft skill yang terasah dan pikiran untuk maju. Diawali dengan menceritakan masa kuliahnya dulu, Pak Sugeng membagikan inspirasi untuk mahasiswa Psikologi agar mau untuk terus berusaha walaupun terkendala fasilitas. Mentalitas bertarung yang selalu hidup akan senantiasa membukakan jalan untuk kedepannya. Oleh karena itu, dibutuhkan koneksi dan semangat berkreasi agar ketika lulus bisa terus menghasilkan karya yang bermanfaat karena itulah tujuan berkuliah. Pak Sugeng juga menyampaikan bahwa konteks mahasiswa harus dipahami dan dijalankan secara positif yaitu yang bisa bermanfaat bagi sesama bukan hanya menyuarakan hal-hal yang dianggap idealis. Hal ini bisa dilatih sejak kuliah karena diperkuliahan kita semua mengalami proses untuk menjadi lebih baik.

IMG_9790

Narasumber kedua tidak kalah memberikan inspirasi dalam membangun soft skill para mahasiswa. Dibawakan oleh Bapak DR. Teguh Priyosadono, materi yang dibagikan semakin membuka wawasan berpikir dari mahasiswa. Bapak Teguh menyampaikan bahwa kedepannya, tantangan akan semakin berat sehingga kita perlu keluar dari simbol-simbol berpikir yang lama. Intinya, untuk mampu beradaptasi di persaingan global kedepannya, para mahasiswa diminta untuk terus berinovasi dalam berpikir agar selalu menemukan solusi baru untuk setiap tantangan. Ketika ada tantangan, kita harus selalu membuka wawasan karena apa yang kita ketahui belum tentu sudah menyeluruh. Sehingga, berpikir secara keseluruhan dan menemukan sudut pandang baru sangat diperlukan. Caranya adalah dengan selalu mencari informasi, berdiskusi dengan orang yang tepat, serta membuka diri terhadap pandangan-pandangan yang baru.

IMG_9795

Acara semakin menarik karena setelah 2 narasumber tersebut menyampaikan materi, diputar juga video singkat dari Ibu Kandi SS Dahlan, PhD selaku Wakil Rektor Bidang Akademik. Dalam videonya, beliau menyampaikan bahwa mahasiswa diminta agar menguasai kompetensi “kekinian” yang sedang dibutuhkan sehingga dapat terus bersaing dalam menghadapi tantangan global yang sudah di depan mata. Mahasiswa juga dihimbau bukan lagi saatnya menunggu pekerjaan datang dan menjadi pegawai tetapi sudah harus mampu menciptakan lapangan pekerjaan dengan menjadi entrepreneur.

IMG_9802

Acara ditutup oleh Bapak Garvin selaku moderator dalam seminar kali ini. Terima kasih kepada seluruh narasumber untuk inspirasi dan semangat yang diberikan. Salam sukses!

 

 

Pengabdian Masyarakat Ke Gadog – Pemberian Orientasi Masa Depan dan Pengenalan Pendidikan Seksual

Pada tanggal 29 Desember 2017 dosen dan mahasiswa prodi psikologi berkesempatan untuk melakukan pengabdian masyarakat di Panti sosial asuhan anak Wijaya Kusuma yang berlokasi di Gadok, Puncak, Jawa Barat. Acara ini bertujuan untuk mengembangkan ilmu psikologi yang telah diterima dalam pembelajaran agar dapat diterapkan di tengah-tengah masyarakat secara langsung. Hal ini sesuai dengan tridarma perguruan tinggi universitas yang salah satunya adalah melakukan pengabdian kepada masyarakat.

Kali ini, panti asuhan yang dikunjungi terasa berbeda karena biasanya panti asuhan merawat anak-anak sedangkan di panti asuhan anak Wijaya Kusuma ini hanya menjadi tempat singgah anak-anak untuk sekolah saja, kalaupun ada yang tinggal disana, mereka akan kembali pada orang tuanya di akhir pekan.

IMG-20180201-WA0012

Anak-anak yang ada disana memiliki rentang usia antara usia PAUD hingga SMA. Oleh karena itu, pada saat sharing, mereka dibagi menjadi 3 kelompok yaitu anak-anak berusia PAUD hingga kelas 4 SD, kelas 5 SD hingga 2 SMP dan 3 SMP hingga SMA. Pembagian ini ditujukan supaya anak-anak lebih mengerti tentang materi yang akan dibagikan sesuai dengan usianya.

IMG-20180201-WA0020

Kepada anak-anak PAUD dan 4 SD diajarkan mengenal anggota dan organ tubuh serta cara merawat kebersihannya. Sedangkan untuk anak-anak kelas 5 SD hingga 2 SMP pada dosen dan mahasiswa sharing mengenai seputar pubertas dan kepada anak-anak 2 SMP hingga 3 SMA dosen dan mahasiswa sharing kepada anak-anak untuk memiliki mind set yang berorientasi ke masa depan.

IMG-20180201-WA0019

Anak-anak diberikan gambaran bagaimana dunia berubah ke arah yang lebih maju dengan sangat cepat. Sehingga, salah satu cara untuk terus mengikuti perkembangan jaman adalah dengan meningkatkan kapasitas diri yaitu dengan belajar terus menerus. Anak-anak juga diajak untuk berpikir jangka panjang sehingga bukan hanya memikirkan hari ini tetapi juga harus memikirkan langkah-langkah yang lebih luas kedepannya.

IMG-20180201-WA0021

Anak-anak menyambut antusias sharing ini dengan bertanya tentang materi yang diberikan. Semoga ilmu yang di bagikan bisa bermanfaat

Attitude and Behavior for Starting Business

Hari Sabtu, 25 November 2017 yang lalu program studi Psikologi mengadakan seminar yang bertujuan untuk menanamkan sikap-sikap berwirausaha. Seminar yang dibawakan oleh Bapak Roby Oktober ini berlangsung meriah dengan tips berwirausaha yang dapat langsung di aplikasikan oleh para mahasiswa. Berlangsung selama satu setengah jam, para peserta dibuat semakin mengerti tentang sikap yang harus dimiliki untuk menjadi seorang entrepreneur. Selain berbagi tips, bapak Roby juga membagi pengalamannya selama berkecimpung di dunia usaha.

20171125_133815-01

Dari sisi psikologi, bapak Roby juga menanamkan betapa pentingnya mindset yang benar dalam memulai sebuah usaha. Kita harus selalu mulai dengan pikiran positif yang saling mempengaruhi dari perkataan positif. Sehingga pemilihan kata juga sangat penting untuk semakin membakar semangat kita agar selalu bisa bekerja dengan fokus.

DSC_8353 DSC01715

Seminar yang dihadiri oleh mahasiswa psikologi, mahasiswa berbagai prodi lain UBM dan juga mahasiswa luar UBM iniberlangsung dengan sangat interaktif sehingga banyak timbal balik yang terjadi. Selain itu, ada juga sesi tanya jawab yang tidak dilewatkan mahasiswa untuk bertanya mengenai dunia usaha. Seminar ini tentunya membawa semangat dan pengetahuan baru untuk para mahasiswa yang hadir dalam dunia wirausaha. Hal ini sesuai dengan orientasi program studi psikologi UBM yaitu berorientasi industri sehingga para mahasiswa sudah tidak canggung lagi menghadapi dunia industri ketika sudah lulus nanti.

DSC_8336

Salam semangat!