
Seminar dan Talkshow: Being Kind to Yourself – Mental Health as a Priority
Kesehatan mental merupakan aspek penting yang sering kali terabaikan di kalangan mahasiswa. Padatnya aktivitas perkuliahan, organisasi, maupun tuntutan kehidupan pribadi kerap membuat mahasiswa menomorduakan kesejahteraan psikologis mereka. Padahal, tanpa kesehatan mental yang baik, prestasi akademik maupun pencapaian pribadi dapat terganggu.
Melalui talkshow bertema “Being Kind to Yourself – Mental Health as a Priority”, mahasiswa diajak untuk memahami bahwa merawat diri (self-care) bukanlah bentuk kelemahan, melainkan sebuah kebutuhan. Menjaga kesehatan mental adalah fondasi yang akan mendukung produktivitas, kebahagiaan, serta keberhasilan jangka panjang.

Kegiatan ini dirancang secara interaktif, sehingga peserta tidak hanya memperoleh pemahaman tentang pentingnya kesehatan mental, tetapi juga dibekali strategi praktis dalam manajemen stres dan self-care. Selain itu, talkshow ini menjadi ruang aman bagi mahasiswa untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, serta menumbuhkan kesadaran bahwa kesehatan mental adalah prioritas utama.
“Being kind to yourself is not selfish, it’s survival.”

Talkshow ini dimoderatori oleh miss Novia Sri Parindu Purba, M.Psi., Psikolog, bersama dengan narasumber yang berpengalaman Dr.Yulisa Susanti, M.Si., M.Psi, Psikolog, karena merawat diri sama dengan investasi untuk masa depan. Talkshow ini telah dilaksanakan pada Hari Jumat, 31 Oktober 2025 jam 13.30 – 15.10 di The UBM Seminar Room (TUSR) lantai 7, Kampus Ancol.

Mahasiswa dibekali untuk dapat menyeimbangkan tuntutan tugas dengan sumber daya yang tersedia dari dirinya; juga dibekali teknis prekstis untuk manajemen stress; mereka juga diingatkan untuk memiliki self-compassion yaitu kemampuan untuk memperlakukan diri sendiri dengan kebaikan dan pengertian ketika menghadapi kegagalan. Mahasiswa perlu untuk membangun batas sehat dan memperoleh dukungan sosial untuk dapat mewujudkan kehidupan perkuliahan mereka yang berprestasi dan sehat secara mental.

“Menjadi mahasiswa bukan hanya tentang nilai, tapi tentang membangun diri yang seimbang dan bermakna. Kesuksesan dimasa kuliah bukan hanya tentang IPK, tapi tentang bagaimana kamu tumbuh, belajar, dan tetap berempati pada diri sendiri.”
