
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan judul “Satu Warisan, Banyak Tangan: Merawat Nilai, Menyatukan Langkah” dilaksanakan sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam aspek pengabdian. Tema ini dipilih berdasarkan kebutuhan nyata di masyarakat, khususnya di lingkungan dunia kerja yang semakin kompleks akibat keberagaman generasi, posisi jabatan, dan dinamika organisasi. Perubahan sosial yang cepat menuntut adanya pemahaman lintas generasi, serta keterampilan dalam mengelola konflik yang berpotensi muncul akibat perbedaan nilai, gaya komunikasi, maupun ekspektasi dalam dunia kerja.

PKM ini dilaksanakan bersama mitra PT. Sahabat Agro Group, yang terdiri dari karyawan hingga jajaran direksi, dengan latar belakang posisi jabatan yang beragam serta berasal dari berbagai anak perusahaan. Kondisi terkini menunjukkan bahwa keberagaman ini di satu sisi menjadi kekuatan perusahaan, namun di sisi lain juga memunculkan tantangan dalam hal komunikasi, regulasi emosi, dan pengelolaan konflik. Fenomena ini apabila tidak ditangani dengan baik dapat mempengaruhi efektivitas kerja, keharmonisan tim, dan pada akhirnya produktivitas perusahaan secara keseluruhan.

Kegiatan ini dirancang untuk memberikan ruang refleksi, pembelajaran, serta penguatan kapasitas melalui dua topik utama. Pertama, “Memahami Generasi ke Generasi” yang dibawakan oleh Ibu Meriana, memberikan wawasan mengenai perbedaan karakteristik generasi serta implikasinya dalam interaksi kerja. Kedua, “Manajemen Konflik di Perusahaan dengan Regulasi Emosi”, yang menekankan pentingnya keterampilan mengelola konflik secara konstruktif dengan pendekatan pengendalian emosi.

Selain memberikan manfaat langsung bagi PT. Sahabat Agro Group, kegiatan ini juga merupakan implementasi dari Kajian Mata Kuliah (KMK) yang relevan dengan pengembangan ilmu dan praktik psikologi dalam organisasi. Dengan demikian, kegiatan PKM ini tidak hanya menjadi wadah pemberdayaan mitra, tetapi juga sarana bagi mahasiswa dan dosen untuk memperkaya pengalaman akademik sekaligus kontribusi sosial.
