
Program Studi Psikologi Universitas Bunda Mulia (UBM) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Remaja dan Kesehatan Mental” di SMK Telesandi pada Kamis, 5 Februari 2026. SMK Telekomunikasi Telesandi menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang mengangkat tema psikologi remaja dan kesehatan mental di era digital. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai perkembangan emosi, tantangan remaja masa kini, serta pentingnya mengenali dan mengelola kondisi psikologis secara sehat. Kegiatan yang diikuti oleh 198 siswa ini dilaksanakan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Acara diawali dengan pertanyaan pembuka yang menggali pengalaman umum remaja terkait emosi dan dinamika pergaulan. Sesi ini bertujuan membangun keterlibatan aktif peserta sekaligus menghubungkan pengalaman pribadi mereka dengan materi yang akan dibahas.


Materi utama yang disampaikan meliputi karakteristik perkembangan remaja, tantangan psikososial di era digital, serta pentingnya regulasi emosi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam sesi interaktif, siswa diajak untuk mengidentifikasi jenis emosi yang sering mereka alami, mengenali pemicu emosional, serta mendiskusikan strategi sederhana dalam mengelola emosi secara sehat.
Sebagai bagian dari upaya peningkatan kesadaran diri, kegiatan ditutup dengan pelaksanaan screening kesehatan mental sederhana. Screening ini tidak bertujuan sebagai alat diagnosis, melainkan sebagai sarana refleksi agar siswa mampu mengenali sinyal psikologis dalam dirinya dan memahami pentingnya menjaga kesehatan mental sejak dini. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan, peserta menilai program ini sangat bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan mereka sebagai remaja. Aspek edukatif, objektif, akuntabel, dan transparan memperoleh penilaian baik. Peserta juga mengapresiasi gaya penyampaian materi yang interaktif dan menarik. Namun demikian, sebagian besar siswa menyampaikan harapan agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan dengan durasi yang lebih panjang serta dilengkapi dengan lebih banyak sesi diskusi dan permainan edukatif.

Kegiatan PKM ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun literasi kesehatan mental di lingkungan sekolah, sekaligus mendorong terbentuknya generasi remaja yang lebih sadar diri, adaptif, dan memiliki ketahanan psikologis dalam menghadapi tantangan zaman.
