
Jakarta, 16 Juli 2026 – Warung tradisional hingga saat ini masih menjadi salah satu penggerak utama perekonomian masyarakat Indonesia. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan semakin ketatnya persaingan, warung dituntut untuk mampu beradaptasi agar dapat tetap bertahan dan berkembang. Dari kondisi tersebut, Program studi Manajemen Universitas Bunda mulia berkolaborasi dengan Alfamart dalam mendukung pengembangan usaha warung agar semakin siap menghadapi tantangan bisnis di era saat ini.
Dalam kegiatan ini, Dr. Siti Yasmina Zubaedah, BSIE, MSIE., dosen program studi manajemen Universitas Bunda Mulia, bersama dua mahasiswi program studi Manajemen, Sierryn Christabelle panca dan Siska Riana, memaparkan hasil pemetaan kapabilitas warung tradisional kepada pihak Alfamart. Pemaparan tersebut menjadi bagian dari Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang bertujuan mendukung pengembangan kapabilitas warung tradisional.
Pemetaan tersebut memberikan gambaran mengenai kondisi warung dalam menjalankan usahanya, dari aspek kewirausahaan, pengelolaan keuangan, organisasi, hingga pemanfaatan teknologi. Selain itu, juga mengkaji aspek pemasaran (marketing) dan rantai pasok (supply chain) sebagai faktor yang mendukung operasional dan keberlangsungan usaha warung.

Kegiatan ini menjadi ruang diskusi antara tim Universitas bunda Mulia dengan pihak Alfamartmengenai berbagai tantangan yang dihadapi warung tradisional di tengah persaingan bisnis yang terus berkembang. Melalui diskusi tersebut, seluruh pihak memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai kondisi warung saat ini sekaligus sebagai peluang yang dapat dikembangkan melalui program pendampingan pada tahap berikutnya.
Kegiatan ini ditutup engan sesi foto bersama sebagai simbol kolaborasi dalam mendukung penguatan kapabilitas warung tradisional. Melalui kolaborasi ini, diharapkan warung tradisional dapat semakin adaptif, berdaya saing, dan mampu berkembang secara berkelanjutan di tengah dinamika dunia usaha.
