Universitas Bunda Mulia melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat sukses menyelenggarakan program bertema “REBORN: The Nusantara Sustainable Circle (Premium Tea Heritage, Authentic Nusantara Gastronomy, and Artisanal Crafting)” di RPTRA Bhinneka. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi akademisi dalam pelestarian sekaligus pengembangan warisan budaya Nusantara berbasis keberlanjutan.
Program ini dilatarbelakangi oleh menurunnya minat dan pemahaman masyarakat terhadap tradisi teh Nusantara, kuliner autentik, serta kerajinan tangan lokal di tengah arus globalisasi. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, serta keterampilan masyarakat dalam mengelola potensi budaya menjadi peluang ekonomi kreatif.
Rangkaian kegiatan meliputi workshop, pelatihan, dan pendampingan masyarakat yang mencakup tiga program utama, yaitu premium tea heritage, authentic Nusantara gastronomy, dan artisanal crafting. Peserta dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga pelaku UMKM, terlibat aktif dalam setiap sesi yang dirancang secara interaktif dan berbasis praktik.
Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman tentang teknik penyajian teh Nusantara dan pengolahan kuliner tradisional, tetapi juga belajar mengembangkan kerajinan tangan berbasis bahan lokal yang memiliki nilai estetika dan ekonomi. Selain itu, kegiatan ini turut memperkuat interaksi sosial, kolaborasi antargenerasi, serta nilai gotong royong di lingkungan masyarakat.
Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan peserta yang tinggi, dengan penilaian pada aspek edukatif, objektif, akuntabel, dan transparan berada pada kategori baik hingga sangat baik. Mayoritas peserta menilai kegiatan ini bermanfaat, inspiratif, dan relevan dengan kebutuhan mereka.
Kegiatan ini juga merupakan bentuk integrasi antara teori dan praktik dari mata kuliah Pemasaran Pariwisata, Manajemen Restoran dan Banquet, serta Standar Usaha Pariwisata di Universitas Bunda Mulia. Dengan demikian, program tidak hanya berfokus pada pelestarian budaya, tetapi juga pada penguatan kapasitas masyarakat dalam mengembangkan produk budaya sebagai potensi usaha dan daya tarik wisata.
Ke depan, Universitas Bunda Mulia berkomitmen untuk terus mengembangkan program serupa melalui peningkatan durasi, perluasan jangkauan peserta, serta kolaborasi dengan berbagai pihak. Program ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis budaya yang berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
e
