Jakarta, 26 Agustus 2026 — Program Pascasarjana Universitas Bunda Mulia (UBM) menyelenggarakan kegiatan soft skill bertajuk “Responsible AI for Academic Research: Critical Thinking, Academic Integrity & Ethical Use of AI” pada Rabu, 26 Agustus 2026, pukul 18.30–20.00 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya membekali mahasiswa dengan pemahaman mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam kegiatan akademik dan penelitian secara kritis, etis, dan bertanggung jawab.
Kegiatan menghadirkan I Gusti Agung Musa Budidarma sebagai narasumber dan Very Budiyanto sebagai moderator. Kegiatan diikuti oleh 20 mahasiswa Program Pascasarjana UBM, yang terdiri dari 13 mahasiswa semester 1 dan 7 mahasiswa semester 5.
Perkembangan teknologi AI generatif seperti ChatGPT telah memberikan berbagai kemudahan dalam mendukung aktivitas akademik, mulai dari pencarian informasi, pengembangan ide, penyusunan kerangka tulisan, hingga penyuntingan naskah. Namun, pemanfaatan teknologi tersebut juga menghadirkan sejumlah tantangan, khususnya terkait akurasi informasi, validitas referensi, orisinalitas karya, plagiarisme, serta batas penggunaan AI dalam menghasilkan karya ilmiah.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak untuk tidak hanya memahami cara memanfaatkan AI, tetapi juga mengembangkan kemampuan critical thinking, menjunjung tinggi academic integrity, serta memahami aspek ethical use of AI dalam penelitian. Mahasiswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya melakukan verifikasi terhadap informasi dan referensi yang dihasilkan AI serta tetap mempertahankan pemikiran kritis dan kontribusi intelektual dalam setiap karya akademik.
Kegiatan ini juga menekankan bahwa AI sebaiknya digunakan sebagai alat bantu dalam proses akademik, bukan sebagai pengganti proses berpikir dan kemampuan intelektual mahasiswa. Pemanfaatan AI yang tepat diharapkan dapat mendukung produktivitas mahasiswa sekaligus tetap menjaga prinsip integritas dan etika akademik.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Program Pascasarjana UBM berharap mahasiswa semakin siap menghadapi perkembangan teknologi dalam dunia akademik, khususnya dalam proses penelitian, penyusunan tesis, maupun penulisan artikel ilmiah. Melalui pemahaman yang baik mengenai penggunaan AI secara bertanggung jawab, mahasiswa diharapkan mampu menjadi akademisi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa mengesampingkan orisinalitas, integritas, pemikiran kritis, dan tanggung jawab ilmiah.
