Universitas Bunda Mulia melalui Student Advisory Center (SAC) bekerja sama dengan RS. Carolus Summarecon Serpong menyelenggarakan seminar “Reading for Your Mind: The Psychology Behind the Power of Reading” pada Jumat, 25 September 2026, dengan menghadirkan dr. Mikael Aditya, Sp.KJ sebagai narasumber. Kegiatan ini mengajak peserta untuk memahami aktivitas membaca dari perspektif psikologi, mulai dari proses yang terjadi di dalam otak hingga kaitannya dengan perhatian, well-being, dan kesehatan mental. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Irene Aurelia sebagai MC yang kemudian dilanjutkan dengan sesi ice breaking untuk membangun suasana yang lebih interaktif dan membuat peserta lebih siap mengikuti rangkaian seminar.

Setelah suasana menjadi lebih cair, peserta diajak memasuki pembahasan utama melalui seminar “Reading for Your Mind: The Psychology Behind the Power of Reading”.Dalam pemaparannya, dr. Mikael Aditya, Sp.KJ mengawali materi dengan mengajak peserta merefleksikan penggunaan waktu di depan layar serta kemampuan untuk mempertahankan perhatian di tengah banyaknya informasi digital. Peserta kemudian diperkenalkan pada proses kognitif yang terlibat dalam aktivitas membaca. Membaca tidak hanya melibatkan kemampuan melihat tulisan, tetapi juga proses mengenali huruf dan kata, memahami bahasa, mempertahankan informasi dalam working memory, serta mengintegrasikan informasi dengan konteks dan pengetahuan sebelumnya.


Pembahasan selanjutnya mengangkat hubungan antara membaca cerita dan kemampuan memahami perspektif orang lain. Melalui konsep mentalizing, peserta diajak memahami bagaimana seseorang dapat memperkirakan pikiran, perasaan, tujuan, dan motif karakter dalam sebuah cerita. Seminar juga membahas bukti penelitian mengenai manfaat membaca fiksi terhadap aspek seperti empati dan mentalizing, dengan penekanan bahwa manfaat tersebut bersifat relatif kecil dan tidak berarti bahwa membaca fiksi secara otomatis menghasilkan perubahan besar pada kemampuan sosial seseorang. Seminar kemudian membahas keterkaitan membaca dengan mental well-being. Peserta memperoleh pemahaman bahwa reading for pleasure dapat memberikan ruang dari stresor, menghadirkan perspektif baru, membangun connectedness, serta membantu pembentukan makna. Membaca juga dapat digunakan sebagai bentuk healthy coping ketika menjadi jeda untuk menenangkan diri sebelum kembali menghadapi tugas atau permasalahan, bukan sebagai sarana untuk terus-menerus menghindari masalah.
Selain memberikan pemahaman secara teoritis, seminar turut membekali peserta dengan langkah praktis untuk membangun kebiasaan membaca. Peserta didorong untuk memulai dari durasi yang sederhana, seperti 5–10 menit, mengurangi distraksi dari perangkat digital, memilih bacaan sesuai kebutuhan, serta berfokus pada konsistensi daripada jumlah halaman. Peserta juga diperkenalkan pada eksperimen membaca selama tujuh hari untuk mengamati perubahan pada fokus, suasana hati, dan tidur. Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Sesi ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi lebih lanjut bersama narasumber mengenai topik yang telah dibahas. Dengan adanya sesi interaktif ini, peserta dapat mengaitkan materi seminar dengan pengalaman dan kondisi yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi narasumber, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian Token of Appreciation (ToA) oleh Ibu Devi Jatmika, S.Psi., MMP kepada dr. Mikael Aditya, Sp.KJ. Rangkaian seminar ditutup dengan dokumentasi bersama antara narasumber dan peserta sebagai momen penutup kegiatan.

