
Sumber: Dokumentasi JIM (Annabelle Celine Tjahya)
Tangerang, 29 September 2026 – UKM Talent MCU sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Hybrid: “Talk-Ophobia: Kill the Fear, Own the Stage” yang bertempat di UBM Lecture Hall, Alfa Tower Kampus Serpong Lt. 5. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Patricia Robin, S.I.Kom., M.I.Kom. sebagai narasumber dengan membahas ketakutan berbicara di depan umum atau talk-ophobia (glassophobia) serta berbagai teknik yang dapat dilakukan untuk mengatasinya. Kegiatan ini diikuti oleh peserta secara onsite (The UBM Lecture Hall) dan online (Zoom Meeting). Acara dibuka oleh Master of Ceremony (MC) dari UKM Talent MCU, yaitu Rosabel Aireen dan Steven Claudius Widjaja. Acara diawali dengan sapaan kepada peserta yang hadir secara online maupun onsite, kemudian dilanjutkan dengan presensi pertama. Setelah itu, seluruh peserta diajak menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Universitas Bunda Mulia, kemudian acara dilanjutkan dengan pembacaan tata tertib selama kegiatan berlangsung.
Setelah pembacaan tata tertib, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Pembina UKM Talent MCU, Miss Viola Geraldine, S.Psi., M.I.Kom., kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Acara Seminar Nasional, Clara Chyntia Boen. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi permainan “3 Magic Words” yang dipandu oleh Fransesca Meta Liono dan Julio Marco Yan Pratama. Dalam permainan tersebut, peserta diberikan tiga kata secara acak yang kemudian harus dirangkai menjadi sebuah kalimat.
Setelah sesi permainan selesai, acara memasuki sesi utama, yaitu pemaparan materi oleh Dr. Patricia Robin, S.I.Kom., M.I.Kom. Pembahasan kemudian berfokus pada talk-ophobia atau glossophobia, yaitu ketakutan terhadap berbicara di depan umum. Dr. Patricia Robin, S.I.Kom., M.I.Kom. menjelaskan mengenai pengertian, gejala, serta faktor-faktor yang dapat memengaruhi munculnya talk-ophobia. Dr. Patricia Robin, S.I.Kom., M.I.Kom. memberikan strategi untuk mengatasi kondisi ketika pembicara mengalami blank saat menyampaikan materi. Strategi yang diperkenalkan adalah metode P-R-E-P, yaitu Point, Reason, Example, dan Point.

Setelah sesi pemaparan materi dan praktik, acara dilanjutkan dengan sesi Question and Answer (Q&A) yang diikuti oleh peserta secara onsite. bahwa tidak semua audiens dapat menerima penyampaian yang terlalu cepat sehingga pembicara perlu memperhatikan kenyamanan audiens ketika berbicara. Setelah sesi Q&A selesai, acara dilanjutkan dengan pemberian hadiah kepada penanya terbaik yang diberikan kepada Moses. Selanjutnya, Miss Lieony Litanala, S.Ak., selaku perwakilan BKM memberikan token of appreciation kepada Dr. Patricia Robin, S.I.Kom., M.I.Kom. sebagai bentuk apresiasi atas kesediaannya menjadi narasumber dan membagikan pengetahuan kepada para peserta.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi dokumentasi bersama. Rangkaian acara berikutnya dimeriahkan dengan penampilan dari UKM The VOU yang dibawakan oleh Yimlanius dan Febronia. Setelah penampilan selesai, acara dilanjutkan dengan presensi kedua serta penyampaian ucapan terima kasih kepada seluruh media partner yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan.
Seluruh rangkaian Seminar Nasional Hybrid: “Talk-Ophobia: Kill the Fear, Own the Stage” kemudian ditutup oleh Rosabel Aireen dan Steven Claudius Widjaja selaku MC acara. Melalui kegiatan yang diselenggarakan oleh UKM Talent MCU ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai talk-ophobia, mulai dari gejala dan faktor yang memengaruhinya hingga berbagai teknik yang dapat diterapkan untuk mengurangi rasa takut ketika berbicara di depan umum. Selain memberikan pemahaman secara teoritis, kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk mempraktikkan teknik berbicara di depan umum secara langsung.
Universitas Bunda Mulia
Bridging Education to The Real World
