Tangerang, 9 September 2026 — Universitas Bunda Mulia (UBM) resmi luncurkan The UBM Research Center for Data Science & AI, sebuah pusat penelitian yang mendekatkan pengembangan Data Science dan Artificial Intelligence (AI) dengan berbagai persoalan nyata di dunia industri dan masyarakat. Pusat riset ini memperkuat komitmen UBM dalam membangun ekosistem AI yang terintegrasi, mulai dari pendidikan dan penelitian hingga kolaborasi internasional serta pengembangan solusi teknologi yang dapat diterapkan secara nyata.
Kehadiran pusat riset ini menempatkan UBM sebagai perguruan tinggi pertama di Indonesia yang memiliki pusat penelitian Data Science dan AI berbasis kolaborasi internasional. Peresmian Research Center ini diadakan di UBM Kampus Serpong dan dihadiri langsung oleh Bapak Djoko Susanto, selaku Founder Yayasan Pendidikan Bunda Mulia The UBM Research Center for Data Science & AI dikembangkan melalui jejaring kolaborasi dengan berbagai institusi nasional dan internasional.
UBM berkolaborasi dengan Tsinghua Shenzhen International Graduate School (SIGS), Tiongkok, dalam pengembangan pengajaran AI dan Data Science berwawasan global. Bersama National Chung Cheng University (CCU), Taiwan, UBM membangun Joint AI Research Center yang berfokus pada Smart City dan Sustainable AI. Kolaborasi dengan Google for Education turut memperkuat pengembangan AI Lab serta ekosistem pembelajaran dan penelitian berbasis teknologi. Pusat riset ini juga memperoleh dukungan dari Alfamart sebagai salah satu perusahaan ritel terbesar di Indonesia. Dukungan strategis tersebut membuka peluang bagi UBM untuk mengembangkan penelitian Data Science dan AI yang relevan dengan kebutuhan serta berbagai persoalan nyata di industri ritel. Sementara itu, kolaborasi dengan Digital Place Vision Pte. Ltd., Singapura, mendukung UBM dalam mengembangkan berbagai inovasi berbasis AI, salah satunya UBM AI Tutor yang telah diluncurkan sebagai platform pembelajaran berbasis AI pertama di Indonesia yang terintegrasi dengan kurikulum Outcome-Based Education (OBE).
Di tingkat nasional, UBM juga mengembangkan kolaborasi penelitian dan pengajaran di bidang AI dan Data Science bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Indonesia (UI), serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Sebagai wujud nyata dari kolaborasi tersebut, dalam kesempatan ini juga dilaksanakan penandatanganan kerja sama secara seremonial. Kegiatan ini dihadiri oleh Bambang Setiawan Djojo selaku Direktur IT Alfamart; Ernest Tjahjana selaku Chief Operations Officer Digital Place Vision; Prof. Pao-Ann Hsiung selaku Dean of the College of Engineering, National Chung Cheng University; Prof. Jinchang Ren selaku Professor of AI, Guangdong Polytechnic Normal University; Prof. Achmad Nizar Hidayanto selaku Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Kemahasiswaan Universitas Indonesia; Wijayanti Nurul Khotimah selaku Kepala Laboratorium Grafika, Interaksi, Gim, dan Analitik (GIGa), Institut Teknologi Sepuluh Nopember; Pandu Nugroho selaku Workspace Program Manager Google Indonesia; serta Dr. Dwi Yoga Nugroho yang mewakili Kepala Pusat Riset Oseanologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Melalui berbagai kolaborasi tersebut, UBM berkomitmen membangun talenta AI yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga mampu memahami persoalan bisnis, mengembangkan penerapan teknologi untuk kebutuhan nyata, serta mempertimbangkan dampak sosial yang ditimbulkannya. Dekan Fakultas Teknologi dan Desain UBM, Adhiguna Mahendra, mengatakan bahwa pesatnya perkembangan AI harus diimbangi dengan kemampuan untuk menerjemahkan teknologi menjadi solusi yang memberikan manfaat nyata.
“The UBM Research Center for Data Science & AI dibangun berdasarkan tiga pilar utama, yaitu Creating Value, Delivering Impact, dan Reshaping the Future. Creating Value berarti menghasilkan inovasi yang mampu meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan nilai ekonomi. Delivering Impact menekankan pengembangan solusi untuk menjawab persoalan nyata di masyarakat dan industri, sedangkan Reshaping the Future merupakan komitmen UBM untuk menghadirkan teknologi yang mendukung masa depan yang lebih cerdas dan berkelanjutan,” ujar Adhiguna. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sesi workshop bersama sejumlah narasumber yang membahas perkembangan dan penerapan Data Science serta AI. Sesi ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperluas wawasan sekaligus memahami bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan secara strategis untuk menjawab berbagai kebutuhan di dunia industri dan masyarakat.
Peluncuran fasilitas The UBM Research Center for Data Science & AI semakin memperkuat ekosistem akademik UBM yang telah memiliki Program Studi S1 Data Science pertama di Indonesia dan Program Studi S1 Artificial Intelligence pertama di Indonesia. Pusat riset ini berperan strategis dalam menghubungkan pendidikan, penelitian, dan penerapan teknologi. Melalui fasilitas tersebut, mahasiswa tidak hanya mempelajari AI dan Data Science di ruang kelas, tetapi juga berkesempatan terlibat dalam penelitian, mengolah kasus nyata dari industri, mengembangkan prototipe, serta berkolaborasi dengan akademisi dan mitra nasional maupun internasional. Program Studi Data Science UBM mengintegrasikan statistika, ilmu komputer, dan pemahaman bisnis melalui pendekatan berbasis proyek dengan memanfaatkan data dari berbagai industri. Sementara itu, Program Studi Artificial Intelligence UBM berfokus pada berbagai bidang terkini, seperti Machine Learning, Generative AI, Large Language Models, Responsible AI, dan Smart Systems.
KAMPUS ANCOL
Jalan Lodan Raya No.2, Jakarta Utara 14430
Tel: 021 690 9090
KAMPUS SERPONG
Jalan Sutra Barat Kav. 7-9, Alam Sutera, Tangerang, Banten 15143
Tel: 021 8082 1428
Temukan kami juga di berbagai platform media sosial di bawah ini:
Universitas Bunda Mulia, Bridging Education to the Real World! ✨
