
Sumber: Dokumentasi Club VITE
Oleh: Sylviana Hannyca Ho (Mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi Angkatan 2024) — Selasa (02/06), Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bunda Mulia melalui kolaborasi Club Journal Is Me (JIM) dan VITE sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Narratives of Hope, Little Lights, Big Stories” di Panti Asuhan Tangan Kasih, Kota Tangerang. Kegiatan yang diikuti oleh 45 peserta ini dipimpin oleh Anastasia Kristi Damayanti, S.Sn., M.Si. selaku ketua pelaksana bersama Rina Sovianti, S.Sos., M.I.Kom. sebagai dosen pendamping, serta Sylviana Hannyca Ho selaku Ketua Club JIM dan Filipus selaku Ketua Club VITE. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas anak-anak sekaligus meningkatkan literasi digital dan kemampuan komunikasi bagi anak asuh di berbagai jenjang usia.
By: Sylviana Hannyca Ho (Student of the Communication Studies Program, Class of 2024) — Tuesday (02/06), the Communication Studies Program of Universitas Bunda Mulia, through a collaboration between the Journal Is Me (JIM) Club and VITE, successfully conducted a Community Service (PKM) activity entitled “Narratives of Hope, Little Lights, Big Stories” at the Tangan Kasih Orphanage, Tangerang City. The activity, which was attended by 45 participants, was led by Anastasia Kristi Damayanti, S.Sn., M.Si. as the chairperson, alongside Rina Sovianti, S.Sos., M.I.Kom. as the supervising lecturer, as well as Sylviana Hannyca Ho as the Chairperson of the JIM Club and Filipus as the Chairperson of the VITE Club. This activity aimed to develop children’s creativity while improving digital literacy and communication skills for the foster children across various age groups.
Acara diawali dengan pembukaan dan pengenalan kegiatan kepada seluruh peserta. Setelah itu, peserta dibagi berdasarkan jenjang pendidikan untuk mengikuti kegiatan yang telah disiapkan oleh masing-masing club. Club VITE memberikan materi bertajuk “Membangun Konten Digital yang Autentik dan Faktual” kepada peserta tingkat SMP dan SMA. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami pentingnya menghasilkan konten digital yang berdasarkan fakta, memiliki nilai keaslian, serta memperhatikan etika dalam bermedia sosial. Selain penyampaian materi, peserta juga terlibat aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas berbagai tantangan penggunaan media digital di kalangan remaja serta cara menjadi pengguna media yang lebih kritis dan bertanggung jawab.
The event began with an opening and an introduction of the activities to all participants. After that, the participants were divided based on their educational levels to take part in the activities prepared by each club. The VITE Club delivered a session titled “Building Authentic and Factual Digital Content” to participants at the junior high (SMP) and senior high (SMA) school levels. In this session, participants were invited to understand the importance of producing digital content based on facts, possessing authenticity, and paying attention to ethics in social media. In addition to the presentation of the material, participants were also actively involved in a discussion and Q&A session that addressed various challenges of digital media use among adolescents, as well as how to become more critical and responsible media users.

Sumber: Dokumentasi Club VITE
Sementara itu, Club JIM menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Bercerita Lewat Garis dan Warna” untuk anak-anak tingkat TK hingga SD. Melalui aktivitas menggambar dan mewarnai, peserta diajak mengekspresikan ide, imajinasi, serta cerita mereka melalui karya visual. Kegiatan ini tidak hanya melatih kreativitas, tetapi juga membantu anak-anak mengembangkan kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri dalam menyampaikan makna di balik gambar yang mereka buat. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme, terlihat dari semangat peserta saat menunjukkan hasil karya mereka kepada para fasilitator.
Meanwhile, the JIM Club organized an activity titled “Storytelling Through Lines and Colors” for children from the kindergarten to elementary school levels. Through drawing and coloring activities, participants were invited to express their ideas, imagination, and stories through visual works. This activity not only trained creativity but also helped the children develop communication skills and confidence in conveying the meaning behind the drawings they created. The atmosphere of the activity was warm and full of enthusiasm, as seen from the participants’ eagerness when showing their work to the facilitators.
Setelah seluruh sesi edukasi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan kebersamaan bersama anak-anak Panti Asuhan Tangan Kasih melalui ibadah sore dan makan bersama. Momen tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa dan peserta untuk membangun hubungan yang lebih dekat serta menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi bersama seluruh peserta, panitia, dan pengurus panti asuhan.
After all the educational sessions were completed, the activity continued with a time of togetherness with the children of the Tangan Kasih Orphanage through an afternoon prayer service and sharing a meal. This moment became an opportunity for the students and participants to build a closer relationship and create a warm family-like atmosphere. The activity was then concluded with a documentation session involving all participants, the committee, and the management of the orphanage.

Sumber: Dokumentasi Club VITE
Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat “Narratives of Hope, Little Lights, Big Stories”, diharapkan anak-anak dan remaja di Panti Asuhan Tangan Kasih dapat memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermanfaat dalam mengembangkan kreativitas, kemampuan berekspresi, serta literasi digital. Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi Universitas Bunda Mulia dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat melalui pendidikan, kreativitas, dan pemberdayaan generasi muda.
Through the “Narratives of Hope, Little Lights, Big Stories” Community Service activity, it is hoped that the children and teenagers at the Tangan Kasih Orphanage can gain a fun yet beneficial learning experience in developing creativity, self-expression, and digital literacy. This activity also serves as a tangible manifestation of implementing Universitas Bunda Mulia’s Tri Dharma Perguruan Tinggi (Three Pillars of Higher Education) in making a positive contribution to society through education, creativity, and the empowerment of the younger generation.
KAMPUS SERPONG
Jalan Jalur Sutera Barat Kav. 7-9, Alam Sutera, Tangerang, Banten 15143
No Telp: 021 8082 1428
Temukan juga kami di berbagai platform media sosial di bawah ini:
Instagram
Youtube
Tiktok
WhatsApp
Universitas Bunda Mulia
“Bridging Education To The Real World”
