Jakarta, 3 Juni 2025 – Konferensi Internasional KRA (Konferensi Regional Akuntansi) XII 2025 kembali digelar dengan tema “Empowering the Future of Education and Research: The Nexus of AI, Ethics, and Sustainability.” Acara ini menyoroti pentingnya integrasi antara kecerdasan buatan (AI), etika, dan keberlanjutan dalam pengembangan pendidikan dan riset global.
Diselenggarakan pada 2-3 Juni 2025 secara hybrid, konferensi ini diadakan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Timur bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga, serta melibatkan Universitas Bunda Mulia (UBM) sebagai salah satu co-host.
Partisipasi Universitas Bunda Mulia dalam ajang ilmiah internasional ini menjadi langkah strategis yang sejalan dengan status UBM sebagai kampus berstandar global yang telah terakreditasi internasional. Keikutsertaan ini memperkuat peran UBM dalam dunia pendidikan tinggi, khususnya dalam pengembangan riset dan kolaborasi lintas institusi.
Pada hari pertama, acara dibuka dengan Opening Ceremony dan sambutan dari Rektor Universitas Airlangga serta Ketua IAI KAPd. Keynote Speech disampaikan oleh Prof. Stella Christie, Ph.D., Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Acara dilanjutkan dengan Parallel Seminar yang membahas berbagai topik seperti management accounting, auditing, taxation, Islamic accounting, dan sustainability reporting. Sesi Parallel Presentation juga dilaksanakan secara luring dan daring.
Mahasiswi Universitas Bunda Mulia, Therianty Surya Pranoto Hakki, menjadi salah satu presenter yang berpartisipasi secara daring, mempresentasikan penelitiannya berjudul “Auditor Specialization, Chairman of the Audit Committee Characteristic, Board Network, and Audit Quality” di bawah bimbingan Tandry Whittleliang Hakki, S.Ak., M.S.M. Hari pertama ditutup dengan Gala Dinner untuk mempererat jaringan antar peserta.
Pada hari kedua, beberapa mahasiswa UBM lainnya turut mempresentasikan hasil penelitian mereka. Meyliana menyampaikan penelitian “Does Sector Matter? ESG Scores and Firm Value Across Industries”, dibimbing oleh Dr. Ririn Breliastiti, S.E., M.M., CSRS dan Catheryn Iona Nelson, S.Ak., M.Ak. Aline Sanjaya dan Icha Veronica membawakan paper berjudul “Hubungan AI dan Akuntansi Forensik: Mampukah AI Mendeteksi Kecurangan Sesuai dengan Prinsip Keberlanjutan dan Etika Profesional?”, di bawah bimbingan Devica Pratiwi, S.E., M.Ak., CSRS.
Konferensi ditutup dengan closing remark dan pengumuman Best Paper of International Conference KRA XII 2025. Partisipasi aktif mahasiswa dalam forum ilmiah ini mencerminkan komitmen Universitas Bunda Mulia dalam membina generasi akademisi unggul yang siap bersaing secara global, serta menunjukkan dukungan penuh dari dosen pembimbing dalam pengembangan kualitas riset mahasiswa.
Universitas Bunda Mulia – Bridging Education to the Real World

