Biemers di Jong Indonesia Festival 2025
(The Privilege vs The Pioneers)
Kamis, 30 Oktober 2025 di Gedung Pusat Perfilman H. Usmar Ismail, Kuningan. Mahasiswa/I dari program studi Ilmu Komunikasi memenuhi undangan untuk datang ke acara Jong Indonesia Festival 2025 yang diselenggarakan oleh stasiun televisi MetroTV, di siarkan langsung di televisi dan streaming di kanal youtube Metro TV. Acara tersebut menghadirkan pembicara yang inspiratif dari kalangan berbeda, untuk memberi motivasi bagi penonton muda yang hadir secara langsung maupun yang menonton secara daring.
Dari empat sesi berbeda, biemers berkesempatan untuk menyaksikan langsung dua topik yang menarik dan inspiratif mengenai semangat sumpah pemuda saat ini dari mereka yang telah memulainya. Pertama sesi “The Privilege” berlangsung pukul 09.30 – 10.35, yang diisi oleh pembicara Peter Shearer (Founder dan CEO Wahyoo Grup), Inaya Wahid (Aktivis), dan KGPAA Mangkoenegoro X (Pewaris Kerajaan Surakarta). Sesi kedua “The Pioneers” berlangsung sekitar pukul 10.50- 12.30, ada Muhammad Sadad (CEO dan Founder ERSPO), Andanu Prasetyo (CEO Toko Kopi TUKU), Merry Riana (Entrepreneur dan Motivator), dan Arky Gilang Wahab (Penerima Apresiasi Satu Indonesia Award 2021).

Sesi “The Privilege” membahas mengenai cara sang pewaris dari berbagai latar belakang ini, tetap membakar semangan juang dari sisi bisnis, maupun nilai-nilai dalam keluarganya untuk mempertahankan eksistensi pejuang dalam keluarga sebelumnya. Seperti yang dilakukan Inaya Wahid, sebagai anak dari presiden ke-4 yang tidak turun langsung kepada politik. Namun, Inaya kerap aktif di berbagai kegiatan sosial yang mendukung keadilan bagi seluruh kelompok masyarakat di Indonesia tercinta ini. Salah satu nilai kelurga yang masih di pegang teguh dan kerap dilestarikan adalah “Tidak ada Persatuan, bila Tidak ada Keadilan”, hal ini yang mendorong Inaya Wahid aktif sebagai aktivis untuk menjunjung keadilan bagi semua golongan masyarakat demi terciptanya persatuan.
Pada sesi “The Pioneers”, keempat pembicara sangat mewakili keresahan bagaimana memulai suatuusaha yang tidak mudah. Banyak tips dan sudut pandang baru yang diberikan sebagai ukuran bagi penonton dalam melihat suatu ujian di langkah awal perjalanan bisnis yang dibangunnya. Pada sesi ini juga, salah satu biemers yaitu Jonathan Putra (mahasiswa Prodi IK semester 5) mendapatkan kesempatan untuk berdiri bersama para pioneers dan menceritakan keresahan dan hal yang sudah dicapainya pada hari ini, yaitu mengenai koneksi sebagai mahasiswa. Hal itu pun disambut hangat oleh Muhammad Sadad sebagai CEO Erigo dan Erspo, bahwa koneksi yang luas sebagai mahasiswa merupakan nilai lebih yang dimiliki seseorang yang mau melangkah maju.
Kegiatan pada kedua sesi yang sangat inspiratif ini, memberikan pandangan baru sebagai seorang biemers bahwa menjadi seseorang yang dapat berdiri tegak dan menginspirasi orang banyak tidak melihat dari kamu seorang yang memiliki privilege atau tidak. Namun, mengenai kamu yang mau melangkah lebih dibandingkan dengan orang sekitarmu dan selalu melihat masalah bukan sebagai ujian, namun sebagai peluang untuk memperbaiki diri dan bisnis yang sedang kamu kerjakan. Siapapun anda, semoga biemers dapat terus menginspirasi orang lain dalam hal positif.
