
Oleh Sylviana Hannyca Ho (Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Angkatan 2024) — Minggu (14/12), Program Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “From Basics to Brilliance: Mastering Marketing & Branding” telah sukses diselenggarakan pada Kamis, 2 Oktober 2025, pukul 08.40–11.40 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bunda Mulia bekerja sama dengan SMA Narada sebagai mitra pelaksana. Bertempat di lingkungan SMA Narada, kegiatan ini diikuti oleh 36 siswa/i kelas XI dengan tujuan meningkatkan pemahaman mengenai konsep dasar hingga penerapan praktis marketing dan branding sebagai bagian penting dalam membangun citra serta identitas merek di era persaingan global.
By Sylviana Hannyca Ho (Student of the Communication Studies Program, Class of 2024) — On Sunday (14/12), the Community Service Program entitled “From Basics to Brilliance: Mastering Marketing & Branding” was successfully held on Thursday, October 2, 2025, from 08:40 to 11:40 WIB (Western Indonesian Time). The activity was organized by a team of lecturers and students from the Communication Studies Program of Bunda Mulia University in collaboration with SMA Narada as the implementing partner. Held at the SMA Narada campus, the program was attended by 36 eleventh-grade students, with the aim of enhancing their understanding of basic concepts to practical applications of marketing and branding as essential elements in building brand image and identity in an era of global competition.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini diawali dengan sesi pembukaan yang memperkenalkan tujuan, ruang lingkup, serta relevansi tema kegiatan dengan perkembangan dunia bisnis dan komunikasi saat ini. Pada sesi awal, peserta diberikan gambaran umum mengenai peran ilmu komunikasi sebagai disiplin multidisipliner yang tidak hanya berfokus pada proses penyampaian pesan, tetapi juga berkaitan erat dengan aspek sosial, budaya, dan ekonomi. Pemaparan awal ini bertujuan untuk membangun pemahaman dasar siswa bahwa marketing dan branding merupakan bagian dari strategi komunikasi yang terintegrasi dan memiliki pengaruh signifikan terhadap keberhasilan sebuah brand.
The Community Service activity began with an opening session introducing the objectives, scope, and relevance of the theme to current developments in the business and communication fields. In this initial session, participants were provided with an overview of the role of communication studies as a multidisciplinary field that not only focuses on message delivery processes, but is also closely related to social, cultural, and economic aspects. This introduction aimed to build students’ foundational understanding that marketing and branding are part of an integrated communication strategy and have a significant influence on a brand’s success.
Memasuki sesi utama, dosen pelaksana, Caroline Fransiska, S.I.Kom., M.I.Kom., bersama mahasiswa pendamping yaitu Mario Luis Pangestu dan Chelsea Ariella Suhardjo menyampaikan materi mengenai konsep fundamental marketing dan branding secara komprehensif. Materi disampaikan secara interaktif dengan mengombinasikan pemaparan teori, diskusi terbuka, serta contoh-contoh kasus dari berbagai merek lokal maupun internasional. Melalui pendekatan ini, peserta diajak memahami bahwa marketing tidak semata-mata berfokus pada aktivitas penjualan, melainkan mencakup proses menciptakan nilai, membangun pesan, dan mengelola hubungan jangka panjang dengan konsumen. Sementara itu, branding dipaparkan sebagai strategi untuk membangun identitas, diferensiasi, dan kepercayaan publik terhadap suatu merek.
Entering the main session, the lecturer in charge, Caroline Fransiska, S.I.Kom., M.I.Kom., together with student assistants Mario Luis Pangestu and Chelsea Ariella Suhardjo, delivered comprehensive material on the fundamental concepts of marketing and branding. The material was presented interactively by combining theoretical explanations, open discussions, and case examples from various local and international brands. Through this approach, participants were encouraged to understand that marketing does not merely focus on sales activities, but also encompasses the process of creating value, building messages, and managing long-term relationships with consumers. Meanwhile, branding was explained as a strategy for building identity, differentiation, and public trust in a brand.
Pada sesi berikutnya, peserta dilibatkan secara aktif dalam diskusi kelompok yang membahas studi kasus strategi marketing dan branding dari beberapa brand yang telah dikenal luas. Diskusi ini mendorong siswa untuk berpikir kritis dalam menganalisis bagaimana sebuah brand membangun citra positif melalui konsistensi pesan, visual, dan pengalaman konsumen. Peserta juga diajak mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi persepsi publik terhadap sebuah brand, termasuk nilai emosional, positioning, serta relevansi brand dengan target audiens.
In the following session, participants were actively involved in group discussions analyzing case studies of marketing and branding strategies from several well-known brands. This discussion encouraged students to think critically in examining how a brand builds a positive image through consistency in messaging, visuals, and consumer experience. Participants were also invited to identify factors that influence public perception of a brand, including emotional value, positioning, and brand relevance to target audiences.
Sebagai bentuk penerapan langsung dari materi yang telah disampaikan, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan mini project. Dalam sesi ini, siswa diminta untuk merancang konsep sederhana strategi marketing dan branding untuk produk atau jasa yang mereka ciptakan sendiri. Mulai dari menentukan target pasar, merumuskan nilai utama brand, hingga memilih pendekatan komunikasi yang sesuai, peserta ditantang untuk menuangkan ide kreatif mereka secara kolaboratif. Kegiatan praktik ini bertujuan untuk melatih kemampuan berpikir strategis, kreativitas, serta kerja sama tim, sekaligus memberikan gambaran nyata mengenai proses membangun sebuah brand dari tahap awal.
As a form of direct application of the material presented, the activity continued with a mini project practice session. In this session, students were asked to design a simple marketing and branding strategy concept for a product or service they created themselves. Starting from determining the target market, formulating the core brand value, to selecting appropriate communication approaches, participants were challenged to collaboratively express their creative ideas. This practical activity aimed to train strategic thinking skills, creativity, and teamwork, while also providing a real picture of the process of building a brand from the initial stage.
Selama kegiatan berlangsung, antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam mengajukan pertanyaan, menyampaikan pendapat, serta berpartisipasi dalam diskusi dan presentasi hasil mini project. Para siswa menunjukkan pemahaman yang semakin baik mengenai keterkaitan antara marketing dan branding, serta mampu menjelaskan perbedaan dan peran masing-masing konsep dalam membangun citra merek yang kuat. Hal ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang menggabungkan teori dan praktik secara seimbang mampu meningkatkan keterlibatan dan pemahaman peserta secara signifikan.
Throughout the activity, participants’ enthusiasm was evident from their active involvement in asking questions, expressing opinions, and participating in discussions and presentations of their mini project results. The students demonstrated an increasingly strong understanding of the relationship between marketing and branding, and were able to explain the differences and roles of each concept in building a strong brand image. This indicates that a learning method that balances theory and practice effectively can significantly enhance participant engagement and understanding.
Berdasarkan hasil pengamatan dan evaluasi selama kegiatan, program “From Basics to Brilliance: Mastering Marketing & Branding” memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam bidang komunikasi pemasaran. Peserta tidak hanya memahami konsep dasar marketing dan branding, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam konteks sederhana melalui perancangan strategi brand. Selain itu, kegiatan ini turut membentuk kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, serta pola pikir kreatif dan analitis yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan dan profesional di masa depan.
Based on observations and evaluations conducted during the activity, the “From Basics to Brilliance: Mastering Marketing & Branding” program had a positive impact on improving students’ knowledge and skills in the field of marketing communication. Participants not only understood the basic concepts of marketing and branding, but were also able to apply them in a simple context through the design of brand strategies. In addition, the activity helped develop communication skills, self-confidence, and creative and analytical mindsets that are essential for facing future educational and professional challenges.
Kegiatan ini juga sejalan dengan tujuan Pengabdian kepada Masyarakat, yaitu memberikan kontribusi nyata dari institusi pendidikan tinggi kepada masyarakat, khususnya dalam bidang edukasi. Melalui kolaborasi antara Universitas Bunda Mulia dan SMA Narada, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi jembatan yang mempertemukan dunia akademik dengan kebutuhan pembelajaran di tingkat sekolah menengah. Pendekatan aplikatif yang digunakan dalam kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa, sehingga materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga relevan dengan realitas yang mereka hadapi.
This activity is also in line with the objectives of Community Service, namely to provide tangible contributions from higher education institutions to society, particularly in the field of education. Through the collaboration between Bunda Mulia University and SMA Narada, this program is expected to serve as a bridge connecting the academic world with learning needs at the secondary school level. The applicative approach used in this activity provided a different learning experience for students, ensuring that the material delivered was not only theoretical, but also relevant to the realities they face.
Selain manfaat bagi peserta, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi mahasiswa pendamping untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan kerja sama tim dalam konteks pengabdian kepada masyarakat. Keterlibatan mahasiswa dalam mendampingi diskusi dan praktik menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran kolaboratif antara dosen, mahasiswa, dan siswa. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berdampak pada siswa sebagai peserta, tetapi juga pada pengembangan kompetensi mahasiswa sebagai calon praktisi di bidang komunikasi.
In addition to the benefits for participants, this activity also provided opportunities for student assistants to develop communication, leadership, and teamwork skills within the context of community service. The involvement of students in facilitating discussions and practical sessions became an important part of the collaborative learning process among lecturers, students, and school participants. Thus, this activity not only impacted the students as participants, but also contributed to the development of students’ competencies as future practitioners in the field of communication.
Secara keseluruhan, pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat bertema “From Basics to Brilliance: Mastering Marketing & Branding” dapat dikatakan berjalan dengan baik dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Melalui metode interaktif dan partisipatif, peserta memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai pentingnya strategi marketing dan branding dalam membangun citra dan identitas merek. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan pengembangan materi yang lebih luas dan mendalam, sehingga memberikan manfaat yang semakin optimal bagi peserta, mitra pendidikan, dan masyarakat secara umum.
Overall, the implementation of the Community Service program entitled “From Basics to Brilliance: Mastering Marketing & Branding” can be considered successful and in line with the established objectives. Through interactive and participatory methods, participants gained a broader understanding of the importance of marketing and branding strategies in building brand image and identity. It is hoped that similar activities can continue to be carried out sustainably with broader and deeper material development, thereby providing increasingly optimal benefits for participants, educational partners, and the community at large.
Universitas Bunda Mulia
“Bridging Education To The Real World”
