
Office PT. Kurnia Ciptamoda Gemilang
Sumber: Dokumentasi JIM (Cassandra Geraldine Felani)
Oleh Clara Chyntia Boen dan Cassandra Geraldine Felani (Mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi Angkatan 2024 & 2025) – Jumat (13/02), Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bunda Mulia Serpong (COMRADE) sukses menggelar kegiatan kunjungan industri bertajuk, “CLOVER: Corporate Learning & Onsite Visit Experience Research”. Kegiatan ini berlangsung di kantor PT. Kurnia Ciptamoda Gemilang pada pukul 11.00 – 17.00 WIB dengan melibatkan 34 mahasiswa aktif dari angkatan 2023 hingga 2025.
By Clara Chyntia Boen and Cassandra Geraldine Felani (Communication Studies Students, Batch of 2024 & 2025) – Friday (02/13), the Bunda Mulia University Serpong Communication Studies Student Association (COMRADE) successfully held an industrial visit activity titled, “CLOVER: Corporate Learning & Onsite Visit Experience Research.” This activity took place at the PT. Kurnia Ciptamoda Gemilang office from 11:00 – 17:00 WIB, involving 34 active students from the 2023 to 2025 batches.
Program CLOVER dirancang sebagai jembatan bagi mahasiswa untuk menyelaraskan teori yang dipelajari di bangku perkuliahan dengan praktik nyata di dunia professional. Selama kunjungan, para peserta diberikan insight menarik mengenai strategi marketing hingga diajak untuk melihat secara langsung operasional perusahaan retail ternama di Indonesia tersebut.
The CLOVER program was designed as a bridge for students to align the theories learned in lectures with real practice in the professional world. During the visit, participants were given interesting insights regarding marketing strategies and were invited to directly observe the operations of the renowned Indonesian retail company.
Acara dibuka dengan sambutan hangat dari pihak KCG yang dipandu oleh Master of Ceremony (MC), menciptakan suasana interaktif sejak awal sesi. Memasuki agenda utama, Ibu Anggelia Indah Berliana memberikan pemaparan komprehensif mengenai profil dan sejarah dari KCG. Terungkap bahwa saat ini KCG telah mengoperasikan 104 toko di seluruh Indonesia yang menaungi 5 brand ternama, yaitu Charles & Keith, Pedro, Pomelo, EA7, dan Armani Exchange.
The event opened with a warm welcome from KCG, guided by a Master of Ceremony (MC), creating an interactive atmosphere from the start of the session. Entering the main agenda, Ms. Anggelia Indah Berliana gave a comprehensive presentation regarding KCG’s profile and history. It was revealed that KCG currently operates 104 stores throughout Indonesia, housing 5 well-known brands: Charles & Keith, Pedro, Pomelo, EA7, and Armani Exchange.

Sesi Materi oleh Ibu Anggelia
Sumber: Dokumentasi JIM (Clara Chyntia Boen)
Dalam sesi tersebut, Ibu Anggelia menekankan filosofi utama perusahaan: “KCG harus menjadi solusi dari setiap permasalahan pembeli.” Prinsip inilah yang menjadi fondasi strategi marketing mereka, di mana komunikasi bukan sekedar menjual produk, namun membangun kredibilitas yang nyata bagi para pelanggan. Sebagai nilai tambah bagi mahasiswa, sebelum beranjak ke sesi tinjauan lapangan, Ibu Tanti memberikan sesi khusus mengenai tips internship. Sesi ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan persiapan mental dan kompetensi yang dibutuhkan saat memasuki dunia kerja profesional melalui program magang. Agenda kemudian dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab yang antusias serta pemberian Token of Appreciation (ToA) kepada pihak perusahaan.
In that session, Ms. Anggelia emphasized the company’s main philosophy: “KCG must be the solution to every buyer’s problem.” This principle is the foundation of their marketing strategy, where communication is not just about selling products but building real credibility for customers. As added value for the students, before moving to the field review session, Ms. Tanti gave a special session on internship tips. This session was designed to equip students with the mental preparation and competencies needed when entering the professional work world through internship programs. The agenda then continued with an enthusiastic Q&A discussion and the presentation of a Token of Appreciation (ToA) to the company.

Sesi Office Tour
Sumber: Dokumentasi JIM (Cassandra Geraldine Felani)
Tak hanya terpaku pada teori, peserta CLOVER juga diajak melakukan office tour untuk melihat kondisi lapangan operasional KCG. Mahasiswa berkesempatan bertemu langsung dengan Bapak Paulus dari bagian Supply Chain, yang menjelaskan mengenai Warehouse Management System. Beliau memaparkan dinamika arus barang per hari mencapai 10.000 hingga 15.000 unit inbound serta 6.000 hingga 10.000 unit outbound. Proses inbound sendiri mencakup barang impor langsung dari prinsipal di Singapura dan Italia, hingga manajemen barang retur.
Not only fixed on theory, CLOVER participants were also invited to go on an office tour to see KCG’s operational field conditions. Students had the opportunity to meet directly with Mr. Paulus from the Supply Chain department, who explained the Warehouse Management System. He detailed that the dynamics of goods flow per day reach 10,000 to 15,000 inbound units and 6,000 to 10,000 outbound units. The inbound process itself includes goods imported directly from principals in Singapore and Italy, as well as return goods management.
Kunjungan diakhiri dengan meninjau Retail Academy, sebuah fasilitas pelatihan khusus di mana para karyawan KCG dilatih secara intensif mengenai teknik pelayanan dan operasional toko untuk menjaga standar kualitas pelayanan di seluruh gerai. Program CLOVER ini diharapkan dapat menyelaraskan pemahaman teori mahasiswa dengan realitas industri retail skala internasional, sekaligus memberikan gambaran nyata mengenai ekosistem kerja professional yang dinamis.
The visit ended with a review of the Retail Academy, a special training facility where KCG employees are intensively trained in service techniques and store operations to maintain service quality standards across all outlets. The CLOVER program is expected to align students’ theoretical understanding with the reality of the international-scale retail industry, while providing a real picture of a dynamic professional work ecosystem.
Universitas Bunda Mulia
“Bridging Education to The Real World”
