Jakarta Barat, 12 November 2025 – Universitas Bunda Mulia (UBM) Kampus Serpong kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan literasi digital masyarakat melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang diselenggarakan pada 1 Oktober hingga 12 November 2025 di SMAK Kalam Kudus II Jakarta Barat. Kegiatan ini mengusung tema “Keamanan Digital: Melindungi Data dalam Internet di Era Modern.”
Program ini diikuti oleh beberapa dosen dari Fakultas Teknologi dan Desain, antara lain: Mega Kartika Sari, S.T., M.T., Ph.D., Ferry Agustian Sukarno, S.Sn., M.Sn., Angelina Pramana Thenata, S.Kom., M.Kom., Rosalia Deviana Cahyaningrum, S.Pd., M.Si., Yemima Monica Geasela, S.Kom., M.Kom. Selain itu, mahasiswa dan mahasiswi Program Studi Sistem Informasi turut berperan aktif sebagai pemateri dalam menyampaikan edukasi kepada para siswa.
Kegiatan PKM ini diselenggarakan sebagai respons terhadap meningkatnya ancaman keamanan siber. Materi disampaikan melalui sesi presentasi interaktif, diskusi terbuka, serta simulasi sederhana mengenai bagaimana data pribadi dapat terekspos tanpa disadari. Para siswa juga diajak memahami langkah-langkah dasar keamanan digital, termasuk penggunaan password yang kuat, verifikasi dua langkah, serta kewaspadaan terhadap aplikasi dan situs web yang meminta akses data berlebih. Keterlibatan mahasiswa tidak hanya meningkatkan interaksi selama penyuluhan, tetapi juga membantu siswa SMAK Kalam Kudus II memahami isu keamanan digital dari perspektif yang lebih dekat dengan dunia mereka sebagai generasi pengguna internet aktif.
Hasil evaluasi menunjukkan respon positif dari peserta. Mayoritas siswa menilai kegiatan ini bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan mereka sebagai generasi pengguna internet. PKM ini turut memperkuat kolaborasi antara Universitas Bunda Mulia dan SMAK Kalam Kudus II dalam upaya membangun kesadaran digital di lingkungan pendidikan.
Melalui kegiatan ini, Universitas Bunda Mulia menegaskan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang literasi digital dan keamanan informasi. Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan institusi pendidikan menengah ini diharapkan dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam membentuk generasi muda yang lebih sadar risiko digital dan mampu menjaga keamanan data pribadi di era modern.

