
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Presenter TV: Panduan Praktis Berbicara di Depan Kamera” telah dilaksanakan pada 3 Februari di UBM Kampus Serpong dengan melibatkan 25 siswa dari SMA Yos Sudarso Karawang. Kegiatan ini dipandu oleh dosen Virgitta Septyana dengan dukungan mahasiswa Anastasia Revanola, sebagai bagian dari implementasi pembelajaran praktis di bidang komunikasi dan penyiaran. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam memahami peran dan keterampilan seorang presenter televisi.
The community service activity titled “TV Presenter: A Practical Guide to Speaking in Front of the Camera” was held on February 3 at UBM Serpong Campus, involving 25 students from SMA Yos Sudarso Karawang. The activity was led by lecturer Virgitta Septyana with support from student Anastasia Revanola, as part of the implementation of practical learning in the field of communication and broadcasting. This program was designed to provide participants with hands-on experience in understanding the roles and skills of a television presenter.

Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pemaparan materi mengenai teknik dasar kepresenteran, mulai dari penguasaan vokal, artikulasi, intonasi, hingga penggunaan bahasa tubuh dan ekspresi wajah. Setelah sesi materi, peserta menyaksikan demonstrasi pembacaan berita yang menampilkan berbagai gaya penyampaian sesuai jenis konten, seperti berita formal dan ringan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung, di mana setiap peserta berkesempatan tampil di depan kamera untuk membawakan naskah berita dengan bimbingan tim pelaksana.
During the session, participants received material on fundamental presenting techniques, including vocal control, articulation, intonation, body language, and facial expressions. This was followed by a live demonstration showcasing different delivery styles based on various types of content, such as formal and light news. Participants were then given the opportunity to practice delivering news scripts on camera, guided and supported by the organizing team.

Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga merasakan pengalaman nyata berbicara di depan kamera secara percaya diri dan terarah. Suasana interaktif selama kegiatan mendorong peserta untuk aktif mencoba dan mengeksplorasi kemampuan diri. Program ini diharapkan dapat menjadi bekal awal bagi peserta dalam mengembangkan keterampilan komunikasi publik, khususnya dalam menghadapi tantangan media digital yang semakin berkembang.
Through this activity, participants gained not only theoretical understanding but also practical experience in speaking confidently in front of the camera. The interactive atmosphere encouraged active participation and self-exploration. This program is expected to serve as a foundation for developing public communication skills, especially in adapting to the evolving landscape of digital media.

Universitas Bunda Mulia
“Bridging Education to The Real World”
