Maret – 26 April 2025 – Program Studi Bahasa Mandarin Universitas Bunda Mulia berkolaborasi dengan Shenzhen Chinese Road Education Technology Co., Ltd sukses menggelar sebuah rangkaian acara Lomba Membaca Puisi “Mandarin Champion” 2025 Tingkat Nasional. Acara disponsori oleh Lenovo Limited Group, didukung juga oleh Perhimpunan Indonesia-Tionghoa, Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin Jakarta, Perkumpulan Sekolah Nasional Tiga Bahasa Se-Indonesia, Mandarin Study Centre, Sekolah Bunda Mulia, HKSAR Legislative Council Member Office of Kwok Ling Lai, dan New Territories School Heads Association, Hong Kong, China.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada kalangan muda di Indonesia yang tertarik pada bahasa dan budaya untuk mengembangkan kemampuan dan keahlian dalam bahasa Mandarin, serta untuk memperkenalkan nilai estetika, makna filosofis, dan keindahan budaya Tiongkok yang terkandung dalam puisi bahasa Mandarin kepada kalangan muda.
Lomba ini dibagi menjadi tiga kategori sesuai dengan tingkat jenjang pendidikan: kategori A (siswa/i SMP) , kategori B (SMA/K sederajat) dan kategori C (mahasiswa/i). Perlombaan terdiri dari tiga babak, yaitu Babak Penyisihan (online), Babak Semi final (online), dan Grand Final (offline). Pada babak penyisihan, lebih dari 1.700 peserta mengikuti seleksi melalui aplikasi ChineseRd, di mana kemampuan mereka dinilai menggunakan teknologi AI, dan dipilih 100 peserta terbaik dari setiap kategori yang masuk ke babak semifinal. Di babak semifinal dilakukan dengan pengumpulan video dan terpilih 10 finalis terbaik dari setiap kategori yang lanjut ke babak Grand Final.
Babak Grand Final diadakan secara onsite pada 26 April 2025 (pukul 09.00-16.30 WIB) di The UBM Grand Auditorium, Universitas Bunda Mulia Kampus Ancol. Acara dibuka secara resmi dengan sambutan dari Dr. Ir. Hillarius Bambang Winarko, MM. selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Bunda Mulia, Mr.Guo Xinlin selaku Founder & Chairman of ChineseRd, Mr. Wang Siping sebagai Konselor Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Indonesia, dan Bapak Candra Jap selaku Sekretaris Jenderal Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI).
Penampilan 30 finalis tidak hanya menunjukkan kemampuan bahasa Mandarin yang sangat luar biasa, namun juga menampilkan ciri khas masing-masing yang unik, baik dari segi kostum, ekspresi, maupun gaya penyampaian puisi. Selain perlombaan, acara juga diramaikan dengan kegiatan seminar bertajuk “Dari Tradisi ke Tren: Peran Media Sosial dalam Mengangkat Budaya Tionghoa” yang bawakan oleh Ibu Elsa Novia Sena dan seminar bertajuk “Mewarisi Akar, Menulis Masa Depan: Peran Pustaka Budaya Tionghoa bagi Generasi Muda” oleh Bapak Ir. Azmi Abubakar. Kedua seminar ini dimoderatori oleh Ibu Yovita, BA.,MTCSOL selaku dosen Prodi Bahasa Mandarin, Universitas Bunda Mulia.
Di penghujung acara, diumumkanlah pemenang dari masing-masing kategori dan pemberian penghargaan bagi para pemenang. Tidak hanya penghargaan untuk juara utama saja, namun juga ada penghargaan The Most Favorite berdasarkan interaksi publik melalui media sosial, The Most Creative bagi peserta yang menunjukkan kreatifitasnya dalam pelantunan puisi, serta Juara Harapan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras peserta lomba.
Akhir kata, melalui acara kali ini diharapkan siswa/i SMP, SMA/K, mahasiswa/i se-Indonesia, serta masyarakat umum dapat semakin tertarik untuk mempelajari bahasa dan budaya Tionghoa, serta menyadari pentingnya melestarikan nilai-nilai budaya Tionghoa.
Berikut nama pemenang lomba kali ini :
Juara Utama Kategori A:
Juara Utama Kategori B:
Juara Utama Kategori C:
Juara The Most Creative:
Juara The Most Favorite:
Juara Harapan (Consolation Prize) :
Kategori A
Kategori B
Kategori C
Kami ucapkan selamat kepada para pemenang!
