
Hi Biemers!
Program Studi Bisnis Digital dan Himpunan Mahasiswa Program Studi Bisnis Digital (EXODUS) Universitas Bunda Mulia sukses menyelenggarakan Kuliah Umum bertema “Building Alfagift Around Consumer Needs: Turning Everyday Consumer Needs into Seamless Alfagift Experiences” pada Jumat, 29 Agustus 2025, pukul 08.30 WIB, yang berlangsung secara onsite di Lecture Hall, Lantai 5, Alfa Tower, UBM Kampus Serpong.
Acara ini menghadirkan narasumber inspiratif, Dede Fasoli (Technology Product Sr. Manager at Alfagift) dan Tim Alfagift. Aplikasi Alfagift merupakan aplikasi dan platform belanja online dari Alfamart yang menyediakan kebutuhan sehari-hari, produk premium, hingga produk khusus lainnya dengan berbagai fitur menarik seperti pengiriman cepat (same-day delivery) dan gratis ongkir.
Kegiatan ini merupakan bagian dari perkuliahan Manajemen Proyek dan diikuti oleh mahasiswa Program Studi Bisnis Digital semester 5. Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang pentingnya pemanfaatan dan pengembangan teknologi dengan penerapan nyata manajemen proyek dalam industri digital khususnya dalam pengembangan produk teknologi Alfagift, serta memperkuat keterkaitan antara teori Project Management Body of Knowledge dengan praktik profesional di dunia kerja.
Sambutan pembuka disampaikan oleh Bapak I Gede Wisnu Satria Chandra Putra, S.Kom., M.M., selaku Sekretaris Program Studi Bisnis Digital Kampus Serpong, yang menekankan pentingnya pemahaman mahasiswa terhadap keterkaitan antara process groups dan area pengetahuan yang merupakan pemahaman penting dalam mengambil keputusan proyek.
Dalam sesi pemaparan, Pak Dede dan Tim Alfagift menjelaskan bahwa proyek digital kini menjadi elemen vital dalam strategi bisnis, berperan sebagai penggerak utama transformasi. Industri ritel, termasuk Alfagift, berlomba memanfaatkan teknologi guna meningkatkan efisiensi operasional, memperluas pasar, serta memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik. Dalam konteks ini, pengelolaan proyek (Project Management) menjadi keterampilan krusial yang mampu menjembatani antara strategi bisnis dan implementasi teknologi.
Pak Dede bersama tim Alfagift memberikan pengalaman langsung bagaimana mereka mengelola proses pengembangan teknologi dengan pendekatan manajemen proyek yang terstruktur. Beliau menekankan bahwa manajemen proyek digital tidak hanya sekadar menyusun timeline, tetapi juga mencakup tahapan perencanaan, pengelolaan proses, monitoring, hingga penyelesaian proyek secara sistematis.
Pak Dede dan Tim Alfagift juga menjelaskan mengenai tantangan yang dihadapi Alfagift, yaitu perbedaan kebutuhan konsumen, keterbatasan teknologi, penyesuaian internal organisasi, hingga menjaga keseimbangan antara kepentingan bisnis dan kepuasan pengguna. Dengan mengandalkan metodologi manajemen proyek berbasis PMBOK (Project Management Body of Knowledge), tim Alfagift berhasil menjaga proyek tetap berjalan sesuai rencana, mulai dari tahap Initiating, Planning, Executing, Monitoring & Controlling, hingga Closing.
Sesi kuliah umum berlangsung interaktif, diselingi dengan tanya jawab yang membuat suasana tetap hidup dan menyenangkan. Antusiasme mahasiswa terlihat dari banyaknya pertanyaan kritis terkait manajemen proyek, cara penyelesaian kendala umum, serta bagaimana menghubungkan strategi bisnis dengan eksekusi teknis dalam bisnis.
Melalui kuliah umum ini, mahasiswa diharapkan memiliki wawasan baru tentang bagaimana keterkaitan antara process groups dan area pengetahuan yang merupakan pemahaman penting dalam mengambil keputusan proyek.
Terima kasih kepada Bapak Dede Fasoli dan Tim Alfagift, seluruh tim panitia EXODUS, serta semua pihak yang telah mendukung kelancaran acara ini. Sampai jumpa di kuliah umum inspiratif berikutnya!
Universitas Bunda Mulia, Bridging Education to the Real World
