Tangerang, 26 Mei 2026 – Bagaimana komputer dapat mengenali berita hoaks, mendeteksi upaya phishing, atau memisahkan pesan spam dari informasi yang bermanfaat? Pertanyaan tersebut menjadi pembuka dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang diselenggarakan oleh Program Studi Data Science and Artificial Intelligence Universitas Bunda Mulia (UBM) di SMAS Islamic Centre Karawaci, Kota Tangerang, Banten.
Program bertajuk “Penerapan Sains Data dalam Klasifikasi Informasi Digital untuk Meningkatkan Literasi dan Keamanan Informasi Siswa SMA” ini dilaksanakan dalam empat pertemuan, yaitu 21 April, 5 Mei, 19 Mei, dan 26 Mei 2026. Setiap sesi dirancang untuk memberikan pemahaman bertahap mengenai pemanfaatan sains data dan machine learning dalam menghadapi berbagai ancaman di dunia digital.
Pada pertemuan pertama (21 April 2026), siswa mempelajari materi “Mengenal Sains Data dan Machine Learning untuk Deteksi Bahaya Digital”, yang memperkenalkan konsep dasar Data Science dan bagaimana teknologi tersebut digunakan untuk mengenali berbagai risiko di internet.Selanjutnya, pada pertemuan kedua (5 Mei 2026), peserta mendalami topik “Hoax Detection: Klasifikasi Berita Digital Menggunakan Pendekatan Sains Data”. Dalam sesi ini, siswa dikenalkan pada cara komputer mengolah data teks untuk membantu membedakan informasi yang valid dan berita palsu.
Pada pertemuan ketiga (19 Mei 2026), materi yang dibahas adalah “Deteksi Phishing Berbasis Sains Data: Mengenali Pola Rekayasa Sosial Digital”. Melalui contoh-contoh kasus, siswa belajar mengenali ciri-ciri upaya phishing serta pentingnya menjaga data pribadi di era digital. Rangkaian kegiatan ditutup pada pertemuan keempat (26 Mei 2026) dengan materi “Penerapan Klasifikasi Teks untuk Identifikasi Pesan Spam”. Pada sesi ini, peserta memahami bagaimana algoritma machine learning dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan menyaring pesan spam secara otomatis berdasarkan pola dalam data.
Kegiatan ini memperoleh respons yang sangat positif dari para siswa maupun guru. Hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan program berjalan dengan baik. Siswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis mengenai konsep sains data dan keamanan informasi, tetapi juga pengalaman praktis dalam mengenali ancaman digital melalui simulasi dan studi kasus yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Seluruh materi disampaikan secara interaktif oleh tim dosen dan mahasiswa Universitas Bunda Mulia melalui kombinasi pemaparan konsep, demonstrasi, praktik sederhana, dan diskusi. Pendekatan tersebut memungkinkan siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga melihat secara langsung penerapan sains data dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme peserta terlihat selama rangkaian kegiatan berlangsung, terutama ketika mereka mencoba menganalisis contoh kasus nyata terkait hoaks, phishing, dan spam.
Di pertemuan terakhir, perwakilan dari mahasiswa melakukan penyerahan plakat kepada kepala sekolah SMA Islamic Centre sebagai ucapan terima kasih kepada sekolah yang mewadahi acara ini sehingga dapat terlaksana dengan baik. Melalui program ini, Universitas Bunda Mulia berharap dapat meningkatkan literasi digital generasi muda sekaligus menumbuhkan minat siswa terhadap bidang Data Science, Artificial Intelligence, dan Cyber Security sebagai bekal menghadapi tantangan di era transformasi digital.

