
Foto: Team Marketing UBM
Oleh Kevin Andrico (Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bunda Mulia yang terlibat dalam kegiatan PKM) – Selasa (10/03), Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bunda Mulia (UBM) sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “How to Be a Good Newscaster: Pengenalan Jenis Program Televisi hingga Pihak-Pihak dalam Produksi Program” pada Selasa, 10 Maret 2026, bertempat di kampus UBM Alam Sutera pada pukul 09.30–11.00 WIB. Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Iman Indrati (L2125) selaku ketua, bersama Veronika Ita Karina Tarigan, S.Sos., M.I.Kom (315107907) dan Christina, S.I.Kom., M.Si sebagai anggota, serta melibatkan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, yakni Miyuka Linnele Christanto (14250151) dan Lingga Dewa Saputra (14240123). Acara ini diikuti oleh 17 siswa SMA BPK Penabur 6 Jakarta Utara sebagai peserta.
By Kevin Andrico (A student of the Bunda Mulia University Communication Science Department involved in the PKM activity) – Tuesday (03/10), the Communication Science Department of Bunda Mulia University (UBM) successfully held a Community Service (PKM) activity titled “How to Be a Good Newscaster: Pengenalan Jenis Program Televisi hingga Pihak-Pihak dalam Produksi Program” on Tuesday, March 10, 2026, at the UBM Alam Sutera campus from 09.30 to 11.00 AM. This activity was led by Dr. Iman Indrati (L2125) as the chair, along with Veronika Ita Karina Tarigan, S.Sos., M.I.Kom (315107907) and Christina, S.I.Kom., M.Si as members, and involved students from the Communication Science Department, namely Miyuka Linnele Christanto (14250151) and Lingga Dewa Saputra (14240123). The event was attended by 17 students from SMA BPK Penabur 6 Jakarta Utara as participants.
Pelatihan dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan teknis dan praktis dalam membawakan berita. Materi yang diberikan meliputi teknik live reporting, penguasaan intonasi, artikulasi, bahasa tubuh, serta penyampaian informasi yang jelas dan terstruktur. Peserta juga diperkenalkan pada prinsip dasar kerja jurnalistik, termasuk akurasi dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada publik.
The training was designed to equip participants with both technical and practical skills in news presentation. The materials covered included live reporting techniques, voice intonation, articulation, body language, and the ability to deliver information clearly and in a well-structured manner. Participants were also introduced to the fundamental principles of journalism, including accuracy and responsibility in conveying information to the public.
Kegiatan dilaksanakan di lingkungan Universitas Bunda Mulia dengan memanfaatkan fasilitas studio sebagai sarana praktik. Selain itu, peserta juga mengikuti simulasi pelaporan di lapangan untuk memberikan pengalaman yang lebih mendekati kondisi kerja di industri media. Pemateri memberikan arahan dengan pendekatan learning by doing. Setelah menerima pembekalan materi, peserta langsung melakukan praktik membacakan berita di depan kamera dan simulasi laporan langsung. Model ini dinilai efektif karena peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mengalami langsung proses kerja seorang penyiar berita. Selama pelatihan, mahasiswa aktif UBM dilibatkan sebagai pendamping. Kehadiran mereka memperkuat proses pembelajaran melalui interaksi yang lebih dekat dan komunikatif. Peserta dapat memperoleh umpan balik secara langsung, baik terkait teknik penyampaian maupun aspek nonverbal seperti ekspresi dan gestur.
The activity was conducted within the Universitas Bunda Mulia (UBM) environment, utilizing studio facilities as the primary medium for hands-on practice. In addition, participants took part in field reporting simulations to provide a more realistic experience that closely reflects actual working conditions in the media industry. The instructors applied a learning by doing approach throughout the training. After receiving foundational materials, participants were immediately engaged in practical exercises, including delivering news in front of the camera and performing live reporting simulations. This method proved effective, as it enabled participants not only to understand theoretical concepts but also to experience firsthand the responsibilities and workflow of a professional newscaster. During the training, active UBM students were involved as facilitators. Their presence enhanced the learning process through more interactive and approachable engagement. Participants received direct feedback on both delivery techniques and nonverbal aspects, including facial expressions and body language.
Dari sisi hasil, kegiatan ini menunjukkan capaian yang positif. Evaluasi peserta mencatat penilaian tinggi pada aspek edukatif, objektivitas, akuntabilitas, dan transparansi pelaksanaan. Lebih dari itu, peningkatan terlihat pada kepercayaan diri peserta dalam berbicara di depan publik, serta kemampuan mereka dalam menyusun dan menyampaikan informasi secara lebih sistematis.
From an outcomes perspective, the program demonstrated positive results. Participant evaluations indicated high ratings in terms of educational value, objectivity, accountability, and transparency of implementation. Moreover, noticeable improvements were observed in participants’ confidence in public speaking, as well as in their ability to structure and deliver information more systematically and effectively.
Kegiatan ini juga memperlihatkan peningkatan kemampuan improvisasi peserta, terutama saat menghadapi simulasi situasi yang dinamis. Dalam praktik live reporting, peserta dituntut untuk berpikir cepat dan tetap menjaga kejelasan pesan, sebuah keterampilan yang menjadi tuntutan utama dalam dunia penyiaran. Bagi siswa SMA BPK Penabur 6 Jakarta Utara, pelatihan ini menjadi pengalaman baru yang memperluas wawasan mereka terhadap dunia media. Tidak hanya memahami peran seorang newscaster, peserta juga memperoleh gambaran mengenai standar kerja dan tantangan yang dihadapi dalam industri penyiaran.
This activity also demonstrated a notable improvement in participants’ improvisation skills, particularly when dealing with dynamic simulation scenarios. During live reporting exercises, participants were required to think quickly while maintaining clarity in delivering information an essential competency in the broadcasting industry. For the students of SMA BPK Penabur 6, North Jakarta, the training provided a valuable new experience that broadened their understanding of the media world. Beyond learning the role of a newscaster, participants also gained insight into professional standards and the challenges faced within the broadcasting industry.

Foto: Team Marketing UBM
Pelaksanaan PKM ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Bunda Mulia dalam menjalankan fungsi Tridharma Perguruan Tinggi dalam memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat. UBM berupaya menjembatani kebutuhan dunia pendidikan dengan tuntutan kompetensi di industri melalui kegiatan ini.
The implementation of this Community Service Program (PKM) reflects Universitas Bunda Mulia’s commitment to fulfilling the Tri Dharma of Higher Education by making a direct contribution to society. Through this initiative, UBM seeks to bridge the gap between educational needs and the competency demands of the industry.
Pendekatan berbasis praktik akan tetap menjadi fokus utama, dengan penguatan pada variasi materi dan metode pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan media. Selain itu, UBM membuka peluang kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan guna memperluas dampak kegiatan. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan bahwa penguatan keterampilan komunikasi dapat diakses oleh lebih banyak pelajar. Di tengah perubahan lanskap media yang berlangsung cepat, kemampuan menyampaikan informasi secara efektif menjadi kompetensi kunci. Melalui kegiatan “How to be a Good Newscaster”, UBM menempatkan pelatihan komunikasi sebagai bagian dari upaya strategis dalam menyiapkan generasi muda yang adaptif dan siap menghadapi dinamika industri.
The practice-based approach will remain the primary focus, strengthened by more diverse learning materials and methods that are adaptive to the evolving media landscape. In addition, UBM is opening opportunities for collaboration with various educational institutions to broaden the impact of this program. This initiative is considered essential to ensure that communication skill development is accessible to a wider range of students. Amid the rapidly changing media landscape, the ability to deliver information effectively has become a key competency. Through the “How to be a Good Newscaster” program, UBM positions communication training as a strategic effort to prepare young generations who are adaptive and ready to face the dynamics of the media industry.
Universitas Bunda Mulia
“Bridging Education to The Real World”
