
Tabuk, Arab Saudi – Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Sustainability in Hospitality: Building a Greener Future for the Industry”, yang berfokus pada penguatan pemahaman mahasiswa terhadap prinsip dan praktik keberlanjutan dalam industri perhotelan dan pariwisata berhasil dilaksanakan hari Kamis, 16 Oktober 2025.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tantangan besar yang dihadapi industri perhotelan dan pariwisata global terkait isu lingkungan dan perubahan iklim. Seiring meningkatnya kesadaran wisatawan terhadap dampak lingkungan dari aktivitas perjalanan mereka, pengelola hotel, restoran, dan destinasi wisata kini dituntut untuk menerapkan strategi dan operasional yang lebih ramah lingkungan.
Program ini dirancang untuk memperkenalkan konsep keberlanjutan dan strategi implementasinya dalam operasional industri, mulai dari efisiensi energi, pengelolaan limbah, pemanfaatan sumber daya lokal, hingga pengembangan produk wisata berbasis lingkungan. Melalui kegiatan ini, para peserta juga dibekali keterampilan praktis dalam merancang dan menerapkan solusi hijau untuk meningkatkan efisiensi operasional, kualitas pengalaman tamu, serta kontribusi terhadap ekonomi lokal.
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium, College of Tourism and Hospitality, University of Tabuk diikuti oleh mahasiswa/i dari program studi hospitality and tourism. Sesi berlangsung secara interaktif melalui kombinasi presentasi, diskusi, dan studi kasus yang dipandu oleh akademisi serta praktisi industri berpengalaman.
Salah satu pembicara dalam kegiatan ini, Dr. Supina, CHE, menyampaikan materi bertajuk “Sustainability in Hospitality: Building a Greener Future for the Industry.” Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya penerapan praktik berkelanjutan secara konsisten di sektor perhotelan dan pariwisata untuk menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat lokal.
“Keberlanjutan bukan sekadar tren, tetapi sebuah tanggung jawab bersama untuk memastikan industri perhotelan dan pariwisata dapat terus tumbuh tanpa mengorbankan lingkungan. Mahasiswa sebagai calon pelaku industri harus memiliki kesadaran dan keterampilan untuk menjadi bagian dari perubahan ini,” ujar Dr. Supina.
Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan berkomitmen untuk menerapkan praktik berkelanjutan dalam proyek akademik maupun karier profesional mereka di masa depan. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memahami konsep keberlanjutan, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang mendorong transformasi positif menuju industri perhotelan dan pariwisata yang lebih hijau dan inklusif.

