11 September – 13 November 2025 – Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata dari dunia pendidikan untuk memberikan manfaat dan solusi bagi permasalahan yang dihadapi masyarakat. Dalam konteks pendidikan, kegiatan ini juga bertujuan untuk melibatkan siswa dalam aktivitas yang memperluas wawasan mereka dan memberikan kesempatan untuk menerapkan pengetahuan yang telah mereka pelajari dalam kehidupan nyata.
Untuk kegiatan Abdimas kali ini, Program Studi Bahasa Inggris, Universitas Bunda Mulia kembali merancang kegiatan di sekolah SMA Fons Vitae 1, Jakarta Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi lisan siswa melalui role play dalam bahasa Inggris, di mana para siswa diberikan kesempatan untuk mempraktekkan bahasa Inggris mereka dalam berbagai situasi seperti saat berada di hotel, restoran, ketika belanja di toko, ketika sedang wawancara untuk sebuah posisi di perusahaan, dan berbagai situasi lainnya.
Kegiatan Abdimas diselenggarakan secara luring (tatap muka) dalam rentang waktu 11 September 2025 hingga 13 November 2025, dengan total enam sesi yang berlangsung setiap pukul 15.30 hingga 17.00. Peserta kegiatan terdiri dari siswa/i kelas X, XI, dan XII SMA Fons Vitae 1. Sementara narasumber kegiatan ini merupakan dosen-dosen dari Program Studi Bahasa Inggris, Universitas Bunda Mulia, Kampus Ancol dan Serpong dan didampingi oleh mahasiswa/i dari kedua kampus.
Tema kegiatan Abdimas kali ini adalah Peningkatan Kemampuan Komunikasi Lisan Melalui Role Play dalam Bahasa Inggris bagi Siswa SMA. Adapun topik ini mencakup beberapa sub-topik yang terkait dengan berbagai situasi, yaitu asking for directions, describing products, making hotel reservations, handling complaints, dan job interview. Setelah kelima sub-topik ini telah dibahas pada lima pertemuan pertama, pada pertemuan terakhir diadakan speaking test sebagai bentuk evaluasi terhadap perkembangan kemampuan bahasa Inggris para peserta Abdimas, terutama dalam konteks speaking di berbagai situasi khusus. Pengambilan nilai ini dilaksanakan pada pertemuan terakhir pada tanggal 13 November 2025.
Pada masing-masing sesi, narasumber selalu memulai dengan kegiatan ice-breaking berupa permainan yang dipandu oleh mahasiswa. Jenis permainannya beragam, namun semuanya bertujuan untuk menciptakan suasana yang lebih santai serta membantu peserta Abdimas menjadi lebih terbuka dan responsif terhadap materi yang akan disampaikan.
Setelah sesi ice-breaking selesai, narasumber melanjutkan kegiatan dengan menyampaikan materi terkait bagaimana berbicara dalam bahasa Inggris dalam berbagai situasi khusus. Sebagai contoh, dalam sub-topik asking for directions, para peserta diajarkan mengenai bagaimana bertanya tentang arah atau bagaimana bisa sampai ke tempat tetentu dalam konteks liburan di mana turis bertanya kepada orang lokal. Selain penjelasan dari narasumber, para siswa diberikan kesempatan untuk mempraktekkan bahasa Inggris-nya secara lisan melalui role play. Jadi ada siswa yang berperan sebagai turis yang bertanya tentang arah, dan ada siswa yang berperan sebagai orang lokal yang menjelaskan bagaimana mencapai tempat tertentu. Contoh lain adalah dalam konteks membeli barang di toko, para peserta diajarkan cara seorang pembeli bertanya mengenai produk tertentu yang hendak dibeli dan bagaimana seorang penjual dapat menjelaskan spesifikasi produk dan mempersuasi agar pembeli membeli produk tersebut. Setelah para siswa mempraktekkan bahasa Inggris mereka dalam berbagai konteks khusus ini, mereka juga diberikan berbagai masukan dan saran konstruktif dari para narasumber agar mereka dapat meningkatkan kemampuan berbicara mereka dengan lebih baik lagi.
Akhir kata, dengan diadakannya kegiatan Abdimas ini, para siswa diharapkan dapat lebih percaya diri dalam berbicara menggunakan bahasa Inggris, terutama dalam berbagai situasi yang mungkin akan mereka hadapi di masa mendatang. Selain itu, kegiatan ini diharapkan pula dapat mengasah kemampuan dan kefasihan mereka dalam berbicara menggunakan bahasa Inggris yang tepat untuk berbagai tujuan khusus seperti saat membeli barang di toko, saat memesan makanan di restoran, dan lain sebagainya.
“Universitas Bunda Mulia, Bridging Education to the Real World!”
