
Jakarta, 6 Oktober 2026 – UBM dan Aksesmu melalui program warung naik kelas tidak hanya mendukung renovasi warung, tetapi juga membekali pemilik warung dengan pengetahuan untuk mengelola usaha secara lebih baik. Sebagai bagian dari program tersebut, pembekalan pengelolaan keuangan dilaksanakan secara hybrid pada Selasa (6/10/2026), dengan tujuh perwakilan warung hadir secara langsung di Alfa Tower, Tangerang, sementara peserta lainnya mengikuti kegiatan secara online. Program ini menjangkau warung – warung di berbagai wilayah Indonesia termasuk Lombok dan Gorontalo. Setelah sebagian besar proses renovasi selesai, program berlanjut ke tahap pembinaan melalui edukasi untuk memperkuat kemampuan pemilik warung dalam menjalankan usaha.
Kegiatan ini diikuti oleh, Bapak Dendy Wibowo, S.S., M.M. selaku dosen praktisi Universitas Bunda Mulia (UBM), menyampaikan materi pengelolaan keuangan dengan Ibu Siti Yasmina Zubaedah, BSIE, MSIE., sebagai moderator serta dua mahasiswi Universitas bunda Mulia, Livia Evangelina Florencia (12230242) dan Sierryn Christabelle Panca(12240172). Materi mencakup pentingnya membedakan kebutuhan dan keinginan, mencatat pemasukan serta pengeluaran dan mengatur persediaan barang agar pengelolaan usaha lebih terarah. Materi tersebut relevan dengan tantangan yang kerap dihadapi pemilik warung, seperti tingginya aktivitas penjualan yang tidak selalu diikuti keuntungan yang optimal akibat pencatatan keuangan dan pengelolaan stok yang belum teratur.


Pembekalan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif yang memberikan kesempatan kepada pemilik warung untuk berdiskusi langsung mengenai tantangan pengelolaan usaha yang mereka hadapi sehari – hari. Dengan berinteraksi langsung dengan praktisi diharapkan dapat membantu peserta memahami materi lebih mendalam dan menghubungkannya dengan situasi nyata di warung masing – masing. Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan kebersamaan antara para peserta dan pihak yang terlibat dalam program.
Melalui program warung naik kelas, pembinaan yang dilakukan diharapkan tidak hanya membantu meningkatkan kondisi fisik warung, tetapi juga memperkuat pengetahuan dan keterampilan pemiliknya dalam menjalankan usaha. Pendampingan yang berkelanjutan menjadi bagian penting untuk mendukung warung agar dapat dikelola secara lebih mandiri, terencana, dan berkelanjutan.
