Jakarta, 01/10/2026 – Program Studi Bahasa Mandarin Universitas Bunda Mulia (UBM) menyelenggarakan Kuliah Umum bertema “Exploring the Endless Possibilities of Translating Novels and Short Dramas” (探索小说与短剧翻译的无限可能). Kegiatan ini diselenggarakan di dua kampus pada dua hari yang berbeda, yaitu di The UBM Seminar Room, UBM Kampus Ancol pada Rabu, 30 September 2026, dan di UBM Kampus Serpong pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Kuliah Umum ini menghadirkan Theresia Tri Lestari sebagai narasumber. Di Kampus Ancol, registrasi peserta dibuka pukul 09.00 WIB dan rangkaian acara berlangsung hingga pukul 11.10 WIB, sedangkan di Kampus Serpong registrasi peserta dimulai pukul 13.00 WIB. Kegiatan diikuti oleh sekitar 185 mahasiswa/i di Kampus Ancol dan 137 mahasiswa/i di Kampus Serpong yang memiliki minat pada bidang penerjemahan dan pengembangan karier di bidang bahasa Mandarin.
Bahasa Mandarin dan Dunia Penerjemahan
Theresia Tri Lestari merupakan penerjemah novel dan drama pendek sekaligus pengajar bahasa Mandarin yang telah cukup lama mendalami bidang tersebut. Dalam pemaparannya, pertama-tama ia mengajak peserta merenungkan pertanyaan mendasar: siapa yang sebenarnya cocok menjadi penerjemah novel maupun drama pendek?
Selanjutnya, kegiatan kuliah umum dilanjutkan dengan narasumber menjelaskan perbedaan antara penerjemahan literal yang berfokus pada kata dan struktur kalimat bahasa sumber, dengan penerjemahan komunikatif yang menitikberatkan pada makna, maksud, dan efek yang ingin disampaikan agar pembaca sasaran dapat memahaminya secara alami. Perbedaan tersebut diperagakan melalui contoh kalimat dari novel yang diterjemahkan dengan dua pendekatan berbeda.
Pentingnya Pemahaman Budaya dalam Penerjemahan
Peserta juga diajak memahami bahwa penerjemah perlu menguasai perbedaan budaya antara bahasa sumber dan bahasa sasaran. Narasumber mencontohkan padanan sapaan dan panggilan dalam novel modern maupun novel kerajaan, seperti “娘娘” dan “学姐/学长”, hingga sapaan “阿姨” yang dapat diterjemahkan menjadi “Tante”, “Bibi”, atau “Mbak” tergantung konteksnya. Selain itu, bahasa dalam terjemahan perlu disesuaikan dengan identitas tokoh, emosi tokoh, serta situasi adegan. Ungkapan yang sama, seperti “你走吧” atau “算了吧”, dapat diterjemahkan secara berbeda tergantung suasana hati dan konteks percakapan.
Penerjemahan Novel dan Drama Pendek
Dalam sesi ini, narasumber turut membandingkan karakteristik penerjemahan novel dan drama pendek. Terjemahan drama pendek cenderung lebih komunikatif dan mendekati bahasa percakapan sehari-hari, serta terikat batas waktu karena subtitle harus singkat, mudah dibaca, dan sesuai dengan ucapan serta adegan. Peserta diperkenalkan pada praktik penerjemahan subtitle, termasuk penggunaan perangkat lunak Aegisub dan perhitungan jumlah karakter per detik (Characters Per Second). Sebaliknya, penerjemahan novel memberi ruang yang lebih luas bagi ekspresi sastra, seperti perumpamaan, idiom, deskripsi, kalimat panjang, dan monolog batin.
Di bagian akhir, narasumber mengingatkan pentingnya menentukan tujuan dan menyiapkan “wadah” berupa kemampuan, pengetahuan, dan pengalaman, agar peserta siap menyambut peluang, termasuk berkarier sebagai penerjemah lepas (freelance translator).
Kuliah Umum di Kampus Ancol dan Kampus Serpong ini berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari para peserta. Melalui kegiatan ini, mahasiswa/i memperoleh gambaran nyata mengenai peluang penerjemahan novel dan drama pendek, pentingnya pemahaman konteks, budaya, dan gaya bahasa, serta peluang bekerja sebagai penerjemah lepas di era digital.
Diharapkan melalui kegiatan ini, mahasiswa/i semakin termotivasi untuk mengembangkan kemampuan bahasa Mandarin dan keterampilan penerjemahan, serta mempersiapkan diri untuk memanfaatkan peluang karier di bidang bahasa dan industri kreatif.
KAMPUS ANCOL
Jalan Lodan Raya No.2, Jakarta Utara 14430
No Telp: 021 690 9090
KAMPUS SERPONG
Jalan Jalur Sutera Barat Kav. 7-9, Alam Sutera, Tangerang, Banten 15143
No Telp: 021 8082 1428
Temukan juga kami di berbagai platform media sosial di bawah ini:
Instagram
Youtube
Tiktok
WhatsApp
Universitas Bunda Mulia, Bridging Education to the Real World! ✨
