Tangerang, 10 Februari 2026.
Bapak Nicholas Wilson, S.E., M.M., dosen Program Studi Manajemen Universitas Bunda Mulia (UBM) Kampus Serpong, menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) sebagai bagian dari komitmen institusi untuk meningkatkan literasi kewirausahaan di kalangan generasi muda. Kegiatan kerja sama dengan SMA Strada Thomas Aquino, Tangerang ini berlangsung di Lecture Hall, Alfa Tower Lt. 5, Kampus UBM Serpong, Alam Sutera, Tangerang, Banten, mengusung tema “Business Creation.” Acara diikuti oleh 278 siswa dan berjalan sekitar 60 menit, dari pukul 10.30–11.30 WIB.
Bapak Nicholas didampingi oleh Nia Angelia, mahasiswi Program Studi Manajemen UBM Serpong, yang membantu kelancaran kegiatan. PKM ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif dan realistis tentang dunia bisnis, terutama untuk meluruskan mitos-mitos yang sering berkembang, seperti: memulai usaha selalu memerlukan modal besar; produk berkualitas otomatis langsung laku; pengusaha harus berani mengambil risiko ekstrem; kegagalan menandai akhir jalan; dan proses belajar berhenti setelah memiliki bisnis. Dengan pendekatan sistematis dan didasarkan pada pengalaman praktis, Bapak Nicholas memaparkan bahwa banyak usaha sukses justru bermula dari keterbatasan sumber daya yang mendorong kreativitas dan inovasi. Keberhasilan produk tidak hanya ditentukan oleh kualitasnya, tetapi juga oleh efektivitas strategi pemasaran, pemahaman perilaku konsumen, dan kemampuan membangun positioning di pasar. Pak Nicholas menekankan bahwa pengusaha sukses adalah mereka yang mampu mengidentifikasi, mengukur, dan mengelola risiko secara terencana, bukan sekadar mengambil risiko besar tanpa perhitungan.
Selanjutnya, Pak Nicholas juga menegaskan bahwa kegagalan merupakan bagian integral dari proses pembelajaran—bukan titik akhir—serta menuntut mindset pembelajar sepanjang hayat (lifelong learning) dan kemampuan adaptasi terhadap dinamika bisnis. Selain itu, topik kepemimpinan dibahas sebagai elemen kunci: pemimpin bisnis harus mampu mengelola tim, merumuskan strategi, mengambil keputusan berbasis data, dan menetapkan visi yang jelas untuk mendorong keberlanjutan usaha. Setelah sesi pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan diskusi dan sesi tanya jawab interaktif bersama siswa kelas 12 SMA Strada Thomas Aquino, Tangerang. Para peserta antusias mengajukan pertanyaan mulai dari tantangan memulai usaha hingga strategi menghadapi persaingan pasar, yang memperkaya pemahaman dan memberi ruang klarifikasi atas konsep yang disampaikan. Secara keseluruhan, PKM ini diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam membentuk pola pikir kewirausahaan yang rasional, adaptif, dan berbasis pengetahuan, serta memotivasi siswa untuk merancang dan mengembangkan ide bisnis secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.

