Jakarta Barat – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bunda Mulia menjalankan program Penguatan Posyandu Cempaka berbasis Kecerdasan Buatan untuk peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak di Kelurahan Tanah Sereal, Kecamatan Tambora. Program ini menjawab tantangan pencatatan manual, keterbatasan alat ukur, serta minimnya analisis data yang selama ini memperlambat pelayanan dan menyulitkan pemantauan kasus.
Tim dosen UBM dipimpin oleh Yemima Monica Geasela, S.Kom., M.Kom. sebagai ketua, dengan anggota Puguh Hiskiawan, S.Si., M.Si., Ph.D., Shierly Everlin, S.Ds, M.Sn, Ni Gusti Agung Ayu Evangelina B, Earlene Aprilie C, dan Khemal Agustinus. Sejumlah mahasiswa juga dilibatkan sebagai pendamping lapangan agar transfer pengetahuan berlangsung intensif. Judul kegiatan yang diusung adalah Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat melalui Inovasi Penguatan Posyandu Cempaka Memanfaatkan Teknologi Kecerdasan Buatan.
Tujuan utama program adalah meningkatkan kompetensi kader serta mutu pelayanan melalui digitalisasi pencatatan, otomatisasi akuisisi data kesehatan, dan analisis berbantuan kecerdasan buatan untuk deteksi dini status gizi balita dan pemantauan kehamilan berisiko. Program juga memperkuat tata kelola data yang rapi dan aman, meningkatkan literasi kesehatan keluarga, serta membangun jalur rujukan yang lebih responsif agar manfaatnya berkelanjutan bagi warga.

“Alhamdulillah, program ini bermanfaat sekali bagi kami; mudah-mudahan terus memberikan manfaat untuk semua. Harapan saya, program ini dapat berkembang, berlanjut, dan meningkat, sehingga bisa kita gunakan seterusnya dan memberikan dampak yang berkelanjutan. Terima kasih banyak atas partisipasinya selama ini,” ujar Siti Fatimah, Perwakilan Kader Posyandu Cempaka.
“Alhamdulillah, saya sangat bangga dan berterima kasih atas kehadiran dosen dan mahasiswa dari Universitas Bunda Mulia. Atas nama warga, saya menyampaikan apresiasi atas kunjungan pelatihan dan antusiasme yang ditunjukkan. Mudah-mudahan program ini terus berkembang dan semakin maju. Harapan saya, dengan hadirnya perangkat yang dibawa tim, operasional Posyandu Cempaka dan Puskesmas menjadi lebih mudah, efektif, dan modern, karena sebelumnya peralatan yang kami gunakan masih belum canggih,” tambah Jajuli, Ketua RW.
Sistem yang dikembangkan menghubungkan timbangan digital, alat ukur tinggi badan ultrasonik, tensimeter, dan doppler janin dengan perangkat perekam data. Hasil pengukuran masuk seketika Manajemen Database Posyandu Cempaka (MDPC) sehingga tren pertumbuhan dapat dipantau, penyimpangan indikator cepat terdeteksi, dan konseling dapat diberikan berbasis bukti. Antarmuka dirancang sederhana agar mudah dioperasikan kader, sementara basis data terpusat memudahkan pelaporan program gizi dan kesehatan ibu anak.
Di luar aspek teknis, pendampingan menitikberatkan pada manajemen layanan. Jadwal penimbangan dan pemeriksaan disinkronkan, kartu kendali kunjungan disiapkan, dan rekap capaian program disusun agar pengambilan keputusan lebih cepat. Pelatihan dan bimbingan teknis dilakukan bertahap, dimulai dari pengenalan perangkat, praktik pencatatan digital, hingga interpretasi indikator yang relevan untuk intervensi gizi dan kesehatan reproduksi.
Dampak yang diharapkan mencakup pelayanan yang lebih cepat dan akurat, pemantauan pertumbuhan anak dan kehamilan yang lebih andal, serta peningkatan kapasitas kader dalam melakukan konseling. Data yang terkumpul menjadi dasar perencanaan kegiatan posyandu dan bahan evaluasi bersama puskesmas setempat, sehingga kolaborasi antara kampus, fasilitas kesehatan, dan masyarakat semakin kuat.

Program ini didukung oleh Kemendiktisaintek, Hibah BIMA Dikti, dan Universitas Bunda Mulia. Dukungan pendanaan difokuskan pada pengadaan perangkat, pengembangan sistem, serta pelatihan berkelanjutan. Melalui inisiatif ini, UBM menegaskan komitmen untuk hadir di tengah masyarakat, menghadirkan solusi yang terukur, dan memperkuat ekosistem layanan kesehatan ibu dan anak di tingkat kelurahan.
#PengabdianKepadaMasyarakat #KampusBerdampak #DosenBerdampak
#MahasiswaBerdampak #UBM #HibahBIMA #Kemendiktisaintek #PosyanduCempaka
