Rencana Luncurkan“Alfa X”, Mahasiswa IKOM Paparkan Ide Unggulan

Oleh Gabriela Priscila (Mahasiswa Ilmu Komunikasi UBM Kampus Serpong, angkatan 2018) – Inovasi tanpa batas rasanya cocok menggambarkan bagaimana perusahaan zaman now harus berkembang. Hal ini dilakukan juga oleh Alfa, sebagai salah satu perusahaan retail ternama di Indonesia. Kamis (12/9) pihak Alfa mengundang perwakilan Himpunan Mahasiswa Program Studi dimana Comrade Ilmu Komunikasi Kampus Serpong ambil bagian dalam sebuah Forum Group Discussion (FGD) With Alfa Team.

Alfa “X” adalah objek utama. Dalam presentasi tersebut, Pihak Alfa yang diwakili oleh Knowledge Management Specialist, Wildan Karim Anggaperbata, S.Pd serta Project Leader Alfa X Development , Deanita Stepfanie Hadi, S.Kom., M.M. memaparkan ide membangun tempat bernuansa anak muda yang nyaman sebagai tempat berdiskusi, bersantai, ataupun rapat. Tiga anggota Comrade terpilih pun memberikan ragam ide dan masukan terkait kriteria yang sesuai keinginan dan preferensi mahasiswa.

FGD3

Jenis makanan, harga, pelayanan yang diharapkan, penampilan staff, promo produk, hingga cara pembayaran menjadi pembahasan utama dalam diskusi yang berlangsung selama 100 menit tersebut. Hasil diskusi mereka dituangkan dalam bentuk gambar dan tulisan, dan dipresentasikan langsung oleh masing-masing kelompok.

FGD2

“Konsep dan ide yang disampaikan oleh pihak Alfa sangat bagus dan inovatif, apalagi target utamanya adalah millenials, dan akan di tempatkan di sekitar lingkungan kampus. Mereka memiliki konsep yang modern dan menyediakan berbagai fasilitas yang tentunya bisa kita gunakan untuk berbagai macam hal, seperti ruang rapat dan panggung kecil, serta alat-alat musik. Harapan saya, dengan adanya Alfa X ini, semoga dapat mempermudah segala aktifitas mahasiswa,” ujar Reilla, salah satu peserta yang hadir dalam acara FGD. (GP)

FGD4

Perdana Ikut Kompetisi, Duo UBM Sabet Juara di UPH

1568270540145

Jakarta, UBM-News — Mahasiswa Universitas Bunda Mulia (UBM) menunjukkan kualitas akademiknya di level nasional dalam perhelatan yang digelar oleh Universitas Pelita Harapan (UPH), pada 31 Juli dan 28 Agustus 2019. Pada kompetisi yang bertajuk Admosphere: Advertising Competition itu, mahasiswa UBM berhasil mendapatkan juara ketiga. Penghargaan ini makin terasa spesial karena keduanya perdana ikut kompetisi dan langsung meraih juara.

Tim dari UBM beranggotakan dua mahasiswa aktif jurusan ilmu komunikasi yakni Henry Lionardi dan Michelle Liong. Perlombaan sendiri dibagi menjadi dua tahap, yaitu tahap penyisihan pada 31 Juli 2019 dan tahap final pada 28 Agustus 2019.

Henry dan Michelle juga merasa senang karena bisa membanggakan nama kampus. “Piala ini saya persembahkan untuk Universitas Bunda Mulia yang telah mendukung saya memenangkan lomba ini, saya berharap dengan prestasi yang saya dapatkan ini, tentunya dapat memotivasi mahasiswa-mahasiswi lainnya untuk dapat menorehkan kemenangan di ajang bergengsi lainnya” tutur Henry.

Tahap penyisihan bertujuan untuk menyaring puluhan universitas dari seluruh Indonesia yang ikut dalam kompetisi ini. Selanjutnya, hanya ada lima tim yang bersaing di babak final, termasuk di dalamnya adalah tim UBM.

1568270543276

Saat tahap penyisihan, Henry dan Michelle harus membuat sebuah kampanye yang terkait dengan isu gangguan mental di masyarakat. Hal tersebut dilaksanakan dengan cermat dan strategis oleh duo UBM tersebut, mulai dari latar belakang, perencanaan, riset, hingga anggaran untuk realisasi pun diperhitungkan.

Sementara, saat tahap final, tantangan lebih berat menanti Henry dan Michelle. Mereka diminta untuk membuat kampanye bagi Klee.id. Tidak tanggung-tanggung, ide itu harus dipresentasikan langsung di hadapan salah satu pendiri dari perusahaan tersebut.

 

Dr. Lasmery RM Girsang, S.IP., M.Si mengikuti ‘Musyawarah Wilayah IV Korwil Jabodetabek’

 

Screen Shot 2019-09-12 at 14.46.37

Sebagai bagian dari asosiasi keilmuan komunikasi, Program Studi Ilmu Komunikasi UBM aktif mengikuti kegiatan ASPIKOM (Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi). Kali ini, pada Rabu 11 September 2019, sebagai perwakilan dari UBM (Kampus Ancol), Dr. Lasmery RM Girsang, S.IP., M.Si mengikuti ‘Musyawarah Wilayah IV Korwil Jabodetabek’ yang bertempat di STIKOM LSPR, Jakarta Pusat. Selain memilih kepengurusan baru, kegiatan tersebut sangat diharapkan dapat semakin memajukan beragam Program Studi atau Fakultas Ilmu Komunikasi yang tersebar di Jabodetabek melalui program-program yang dapat diselaraskan. Oleh karena itu, sebelumnya, kegiatan diisi dengan seminar yang bertajuk “Sinergi ASPIKOM Berkemajuan Menuju SDM Komunikasi Yang Unggul”. Adapun kegiatan selengkapnya dapat juga disimak melalui http://aspikom.org/

Srikandi UBM Bungkam ITB di Kompetisi Level Nasional

1568270525053

Jakarta, UBM-News — Kualitas mahasiswa Universitas Bunda Mulia (UBM) tidak dapat disepelekan. Tim UBM, yang menamakan dirinya WECOMM dan beranggotakan tiga mahasiswi aktif, berhasil mengantongi juara kedua dengan mengalahkan tim asal Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam kompetisi National Case Analysis bertemakan Sustainable Development Goals, yang digelar di UBM, pada 26-28 Agustus 2019 lalu.

Ketiga srikandi UBM itu ialah Natasya Yelizaveta Riyadi (20) semester lima, Tasya Jessica (20) semester lima, dan Richca Davine (19) semester tiga.

“Kemarin kami sempat takut dengar nama-nama seperti ITB dan Undip (Universitas Diponegoro) yang ikut serta. Tapi, dari hasil ini kami percaya bahwa nama besar kampus belum menentukan kualitas mahasiswanya,” kata Natasya kepada wartawan Journalisme (JIM), Kamis (12/09/2019).

Menurut Natasya, mahasiswa UBM tidak perlu takut kalah saing dengan mahasiswa dari universitas-universitas lain, baik itu universitas negeri maupun swasta yang terkenal di level nasional. Sebab, sumber daya mahasiswa dari universitas yang di bawah Alfa Grup ini mumpuni.

Selain itu, Richca juga menambahkan ucapan terima kasih kepada dosen pembimbingnya, yakni Virgitta Septyana, S. I. Kom, M. Si. “Peranan dosen begitu penting di sini. Kami didukung dan dibimbing oleh Miss Gitta secara baik, mulai dari cara-cara presentasi baik dan bagaimana sebuah karya ilmiah dibuat. Tentunya dosen-dosen lain turut membantu,” ujar Richa.

Untuk lomba-lomba serupa, para srikandi dari WECOMM ini sepakat bahwa diperlukan pelatihan khusus terkati dengan tata cara presentasi yang baik dan memukau. Karena, tanpa penyampaian yang baik, maka ide yang cemerlang pun akan jadi sia-sia.

Perjalanan Semifinal ke Final

Tahap semifinal yang dilangsungkan pada tanggal 27 Agustus lalu, membawa WECOMM ke tahap Final dengan mengalahkan sembilan dari sepuluh tim peserta lomba yang berasal dari berbagai universitas di Indonesia. Setelah itu, kandidat empat besar termasuk tim WECOMM mengikuti serangkaian tahapan yaitu presentasi akhir di tahap final dengan tema baru dan berbeda dari tahap sebelumnya.

Uniknya, pada tahap final ini empat kandidat tersebut tidak diperbolehkan untuk mengakses sumber informasi apapun baik menggunakan handphone maupun perangkat lainnya. Pada tahap inilah tingkat pengetahuan serta kreativitas peserta diuji.

Kemudian, acara perlombaan tersebut ditutup dengan seminar bertema Fun Education yang diselenggarakan pada tanggal 28 Agustus 2019, sekaligus mengumumkan tiga besar pemenang lomba National Case Analysis di The Grand Auditorium (TUGA) Universitas Bunda Mulia.

 

“Tak Kenal Maka Tak Sayang” – Sudah kenal, DIJAMIN Sayang!

Oleh Lidya Verisca (Mahasiswa Ilmu Komunikasi UBM Kampus Serpong Angkatan 2018) – Ingatkah Anda klub Ilmu Komunikasi yang berada di bawah naungan Himpunan Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi UBM Kampus Serpong (COMRADE)? Ya! Menyambut mahasiswa baru angkatan 2019, Ke-5 Klub yang terdiri dari Click, JIM, NCC, VITE dan BIEMS membuka pendaftaran anggota baru pada acara COMMEET “More Than Just Talk” yang telah diselenggarakan pada hari Sabtu (24/08). Nah setelah terkumpul, keseruan apa yang terjadi?

Acara perdana dan “SUPER PECAH” adalah 5 (LIMA!) acara Meet & Greet yang dilaksanakan pada bulan Agustus dan September 2019. Dalam pertemuan perdana tersebut para Pembina Klub Ilmu Komunikasi yang terdiri dari para Dosen Ilmu Komunikasi Kampus Serpong hadir dan memberikan wejangan bagi para mahasiswa baru. Setelah itu, para pengurus memaparkan visi misi, struktur kepengurusan dan anggota Badan Pengurus Harian (BPH), serta kegiatan masing-masing klub. Tidak ketinggalan permainan dengan hadiah menarik serta foto bersama juga dilaksanakan. Hal ini yang akhirnya membuat para anggota baru merasa, teman baru tersebut layaknya keluarga.

Biems

WhatsApp Image 2019-09-12 at 12.58.33 PM

“Terima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh Kakak-kakak Pengurus, sehingga saya boleh berpartisipasi di sini. Saya berharap bisa mengikuti seluruh kegiatan COMRADE dengan maksimal. Saya yakin banget bakal  dapat banyak pengalaman!”, tukas salah satu Mahasiswa Baru, Bryan, dalam pertemuan Klub.

jd

Tidak jauh berbeda dengan paparan dari salah satu anggota klub, Plt. Sekretaris Program Studi Ilmu Komunikasi yang juga merupakan Pembina Klub, Patricia Robin mengharapkan keberadaan anggota baru tersebut bukan sekedar hangat dan “Seru” di awal saja, melainkan juga bisa berlangsung hingga waktu kelulusan para anggota klub atau bahkan ketika mereka sudah menjadi alumni. “Kegiatan akademis kamu di kelas dipastikan akan lebih terasa bermanfaat ketika diimbangi kegiatan organisasi. Jangan jadi Mahasiswa Kuliah Pulang Kuliah Pulang, tapi jadi mahasiswa KO – Kuliah Organisasi.”

WhatsApp Image 2019-09-12 at 12.58.33 PM(1)

Kiranya kegiatan Klub perdana ini akan terus berlanjut karena apa yang dilakukan bukan hanya berguna bagi mahasiswa/I saja melainkan juga untuk Universitas atau lebih jauh lagi lingkup eksternal. Sebagai gambaran, bagi mereka yang ingin bergabung, jangan ragu untuk langsung mendaftarkan diri sesuai minat dan bakatnya. Untuk mereka yang tertarik menulis berita, artikel atau aktif di dunia jurnalistik, maka Klub JIM (Journal Is Me) adalah yang paling tepat. Bagi mereka yang hoby “jepret-jepret” pakai kamera profesional atau kamera gawai, CLICK menjadi pilihan utama. NCC (News Caster Club)  merupakan klub yang akan memberikan ilmu seputar public speaking  atau tampil di depan umum sekaligus kamera. Bagi yang hobby berkarya secara audio dan berminat berkarier dalam dunia Radio. Maka Biems dipastikan tepat; dan terakhir ada VITE (Videography Team) yang mengajak bersama-sama belajar pengambilan gambar dan menyuntingnya menjadi video yang “OKE PUNYA”. (LV)

Pukau Juri SCTV, Mahasiswi UBM Menang Lomba Baca Berita

1568270530764

Jakarta, UBM-News — Universitas Bunda Mulia (UBM) dikenal sebagai kampus prestasi se-Indonesia. Hal itu kembali dibuktikan dari prestasi yang ditorehkan oleh mahasiswi aktif UBM bernama Chelsea Andriany. Ia berhasil menjadi kampiun dalam lomba News Presenting Competition di Universitas Pelita Harapan (UPH), pada 26 Agustus 2019 lalu.

Kompetisi yang digelar UPH itu bertajuk Communication Avenue (COMVEE) yang tahun ini mengangkat tema tentang kesehatan mental dan memiliki tagline End The Stigma. Tema tersebut memiliki makna bahwa, kita harus mematahkan stigma negatif masyarakat bahwa mereka yang memiliki gangguan mental tidak harus dijauhi maupun dikucilkan.

Kemenangan yang Chelsea raih dalam perlomban kali ini tidak didapatnya dengan mudah. Setelah melalui berbagai tahap seleksi dan beberapa kendala, akhirnya ia bisa sampai di babak final. Salah satu tema berita yang ia bawakan berkaitan denga narcissistic personality disorder.

Salah satu juri yang berasal dari SCTV, yakni Raymond Kaya, memberikan komentar pedas terhadap Chelsea. Hal itu lantas membuatnya merasa patah semangat. Bahkan ia mengira tidak akan menang di ajang ini. Namun, komentar pedas itu rupanya termasuk bentuk dukungan bagi Chelsea agar ia bisa menjadi pembawa berita yang lebih baik lagi.

IMG-20190912-WA0017

“Chelsea itu tidak hanya bagus di teknik, tapi wajahnya juga cocok secara industri untuk ditampilkan di layar kaca. Kita kasih komentar yang pedas untuk mendorong dia agar lebih baik lagi,” ujar Raymond Kaya kepada wartawan Jurnalisme (JIM).

Atas penghargaan yang diberikan ini, Chelsea pun tambah semangat untuk mengembangkan bakatnya ini. Ia pun mengajak mahasiswa aktif UBM lainnya turut bergabung di klub untuk menggali potensi tersembunyi yang mereka mungkin miliki.

1568270528934

“Kuliah itu tidak cukup hanya belajar di kelas dan belajar mata kuliah setiap semester, tapi kita harus mengembangkan potensi dan bakat yang ada dalam diri kita. Selama ada wadah seperti klub atau UKM kenapa tidak mencoba?” tutur Chelsea.

UBM SIAP Hadapi Era Society 5.0!

Oleh Tahlia (Mahasiswa Ilmu Komunikasi UBM Kampus Serpong Angkatan 2018) – Universitas Bunda Mulia (UBM) sebagai salah satu Universitas Unggulan di Indonesia mengusung tema “Bridging education to the real world” kiranya tidak hanya menerapkan hal tersebut kepada peserta didik. Sebagai fondasi utama dari sebuah institusi pendidikan, tenaga pengajar atau dosen juga memiliki tanggung jawab yang sama dalam membawa nama UBM ke kancah akademis nasional ataupun internasional.

Bertempat di Kampus London School of Public Relations (LSPR) Transpark Bekasi, Kamis (5/9) Patricia Robin S. I.Kom. M. I. Kom., selaku Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bunda Mulia Kampus Serpong mendapatkan kesempatan mempresentasikan hasil penelitian dalam sebuah Konferensi Nasional Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Bidang Komunikasi (KNP2K) persembahan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) LSPR. Dengan menyusun sebuah makalah yang berjudul “Mitologi Host Cerdas 5 Menit Metro TV”,  Patricia Robin mewakili UBM berkesempatan menjadi makalah terpilih yang akan disajikan dalam jurnal terbaik.

LSPR3

Konferensi Nasional ini merupakan ajang berkumpul para akademisi dan praktisi bertukar pikiran terkait dengan penelitian dan pengabdian bidang komunikasi. Merupakan seri ke-2 dari KNP2K 2018, KNP2K 2019 mengangkat tema tentang “Tantangan dan Terobosan Komunikasi Menyongsong Society 5.0”. Society 5.0 merupakan sebuah konsep teknologi masyarakat yang berpusat pada manusia dan berkolaborasi dengan teknologi meliputi; Internet of Thinks, Robotics, dan Artificial Intelligence.

“KNP2K tidak hanya membahas tentang penelitian, melainkan juga membahas tentang pengabdian kepada masyarakat dengan cara terjun langsung ke lapangan. Hal ini semakin menarik ketika masing-masing kampus menyampaikan ide dan bisa saling memberi masukan dalam ruang-ruang diskusi yang tersaji paralel” tutur Patricia Robin. Salah satu pembelajaran yang didapatkan dalam pembahasan narasumber pada sesi seminar di konfereni tersebut yaitu, akademisi di zaman society 5.0 harus dapat menerapkan sistem 4C + 1L (Communication, Collaboration, Critical Thinking, Creativity, dan Leadership) terhadap mahasiswa, terutama kaum millenial.

LSPR2

 

Kenalan dengan Kakak COMRADE, Bikin Sayang!

Oleh Tahlia (Mahasiswa Ilmu Komunikasi UBM Kampus Serpong Angkatan 2018) – “Tak Kenal, Maka Tak Sayang”, itulah peribahasa yang seringkali kita dengar pada saat pertama kali berjumpa dengan seseorang. Sabtu, (24/8) Himpunan Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi UBM Kampus Serpong (COMRADE) mengadakan acara Communication Meeting (COMMEET) dengan tema “More Than Just Talk”.

Tujuan diadakannya kegiatan Meet and Greet ini tidak lain dan tidak bukan adalah memperkenalkan Prodi Ilmu Komunikasi, serta berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan oleh COMRADE. Tidak lupa juga, COMRADE memperkenalkan 5 club  yang ada di dalam Prodi Ilmu Komunikasi, yaitu CLICK, JIM, BiemsRadio, NCC, dan VITE yang dapat menjadi sarana untuk menambah dan mengembangkan pengetahuan serta pengalaman para mahasiswa Ilmu Komunikasi di bidang nya masing-masing.

Acara dibuka dengan kata Sambutan dari Ketua Acara, Kelly Patricia. Kemudian dilanjutkan oleh sesi perkenalan dari kakak-kakak COMRADE 2019. Mahasiswa Ilmu Komunikasi 2019 diajak bermain Games dan pemenangnya akan diberikan hadiah oleh COMRADE. “kak! boleh request gak, hadiahnya dikasih sama kakak yang ituu?” teriak salah satu mahasiswa yang hendak diberikan hadiah karena telah menang dalam permainan.

WhatsApp Image 2019-08-28 at 2.44.06 PM(1)

Acara semakin meriah karena dilanjutkan dengan Talkshow yang ber-tema-kan “Sharing of Student Daily Life” yang dibawakan oleh Ketua Himaprodi Ilmu Komunikasi 2018, Shella Fendista. Di sini, ia menceritakan suka dukanya menjadi mahasiswi aktif Ilmu Komunikasi UBM Kampus Serpong, hingga dipercayakan untuk menjadi Asisten Dosen di Semester Ganjil 2019.

WhatsApp Image 2019-08-28 at 2.44.06 PM

Patricia Robin, selaku Dosen Ilmu Komunikasi juga ikut memeriahkan acara dengan memberikan pesan motivasi kepada mahasiswa terkait peluang Mahasiswa/I Ilmu Komunikasi ketika terjun ke dunia nyata setelah lulus. Menarik! Karena ternyata, benar dikatakan pepatah bahwa “We Cannot Not Communicate!”

Acara ini juga dimeriahkan oleh nyanyian merdu dari Unit Kegiatan Mahasiswa The Voice Of  UBM (VOU). Kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan sesi pendaftaran Club di Lt.6 UBM Kampus Serpong. “Acaranya berlangsung sangat seru, dan tidak membosankan karena selain informasi yang diberikan, juga terdapat banyak hiburan sehingga mahasiswa jadi lebih banyak tau tentang ilmu komunikasi, Himaprodi, serta club-club komunikasi.” Tanggap Haura, selaku Ketua Himaprodi Ilmu Komunikasi 2019 usai acara berlangsung (TA).

WhatsApp Image 2019-08-28 at 2.44.05 PM

Berkarya dalam Prestasi! IKOM 2019 Kampus Serpong Siap Menatap Masa Depan!

Oleh Angelica Setiawan (Mahasiswa Ilmu Komunikasi UBM Kampus Serpong Angkatan 2018) –  Pada hari ke-dua Welcoming Freshmen (WF) tepatnya Sabtu (3/8), Universitas Bunda Mulia (UBM) Kampus Serpong menyajikan rangkaian acara yang berbeda yaitu dengan mengedepankan pengenalan terhadap Program Studi masing-masing, termasuk mengundang narasumber kredibel.

WhatsApp Image 2019-08-12 at 11.06.06 AM

Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi (Comrade), tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Dipercaya sebagai panitia merangkai acara bagi 180 mahasiswa baru angkatan 2019, mereka menyiapkan rangkaian kegiatan seru dan bermanfaat. Tak hanya berbagi pengalaman supaya lebih mengenal lebih dalam mata kuliah hingga dosen yang akan ditemui, Comrade juga mendatangkan alumni untuk sharing pengalaman ketika menempuh pendidikan hingga menjadi lulusan-lulusan terbaik. Dua orang alumni yang didaulat menjadi narasumber antara lain Diven Kilanta dan Michael Thennedy, lulusan Universitas Bunda Mulia Kampus Ancol.

Selain berbagi pengalaman, Diven memotivasi dan memberi masukan untuk mengembangkan potensi di Kampus dengan mengikuti berbagai kegiatan, baik menjadi anggota organisasi ataupun mengikuti lomba. Michael juga memberikan masukan serupa mengenai pentingnya menempuh kehidupan sosial semasa di kampus, sementara juga membuat prestasi dalam bidang akademik. “Semasa kuliah sangat penting untuk bergabung dalam suatu organisasi. Organisasi itu dapat menambah nilai plus kalian pada saat terjun ke dunia kerja nanti.” jelas Michael.

wf 2

Tak hanya mengenal kampus, mendengarkan pengalaman dari alumni, ternyata Mahasiswa Baru Prodi Ilmu Komunikasi juga berkesempatan bertemu dengan Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, Dr. Sugeng Wahjudi dan jajarannya. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi juga mendapatkan tanda berupa Pin yang disematkan di Baju masing-masing, menandakan resmi menjadi Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi  Kampus Serpong.

WhatsApp Image 2019-08-12 at 11.06.07 AM

Besar harapan, acara dan paparan yang disampaikan oleh para alumni menjadi acuan para mahasiswa untuk semakin semangat menjalani perkuliahan.

Sekali lagi, SELAMAT DATANG, Mahasiswa Ilmu Komunikasi 2019! (AS)

Welcoming Freshmen 2019 : Kemeriahan Tanpa Batas

Oleh Joshua Mbajang (Mahasiswa Ilmu Komunikasi UBM Kampus Serpong Angkatan 2018) – Universitas Bunda Mulia Serpong (UBM)  kembali mengadakan orientasi kepada mahasiswa baru, yaitu Welcoming Freshmen yang berlangsung pada Jumat, (2/8) sampai Sabtu, (3/8). Welcoming Freshmen merupakan suatu sarana untuk memperkenalkan lingkungan kampus UBM Serpong kepada mahasiswa baru dengan tujuan membantu beradaptasi sebelum masa perkuliahan berlangsung. Kegiatan masa orientasi difokuskan untuk memperkenalkan nilai-nilai yang ditanamkan oleh UBM, salah satunya adalah core value UBM, yaitu CARE (Commitment, Accountability, Respect, Excellent).

IMG_8001

Welcoming Freshmen dibuka dengan upacara bendera untuk memperkuat semangat nasionalisme para mahasiswa baru. Selanjutnya, acara Welcoming Freshmen 2019 juga dimeriahkan dengan beberapa kegiatan menarik dan kegiatan lain untuk menambah ilmu seperti seminar dari para pembicara yang ahli dalam bidangnya, presentasi serta hiburan yang dipersembahkan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UBM, Senat FISH (Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora), dan Senat FTD ( Fakultas Teknik dan Desain) UBM Serpong. Acara tersebut dibalut keseruan dengan mengadakan Flash Mob pada hari kedua dan menggetarkan suasana meriah  kepada para mahasiswa baru tersebut.  Kegiatan ini bertujuan untuk membuat para mahasiswa baru dapat mengenal kampus serta pembelajarannya sebelum memasuki dunia perkuliahan.

IMG_6634

IMG_7875

“Acara Welcoming Freshmen tahun ini juga dinilai lebih seru dibanding tahun sebelumnya dan dianggap sebagai salah satu yang terbaik. Acaranya “pecah” abis pas hari kedua, walaupun ngga bisa dipungkiri tahun ini jumlah anak barunya sangat membludak dan sedikit sulit mengontrolnya, tapi acara flashmob dan inagurasinya lebih seru dari tahun kemarin. Maba (mahasiswa baru) nya juga asik apalagi pas bagian pemberian surat cinta ke kitanya.” ujar Angelica Setiawan yang merupakan salah satu anggota Comrade (Hima Ilmu Komunikasi) 2019/2020.

Mahasiswa baru pun terlihat antusias dengan acara yang ada. Hal tersebut terlihat dari para mahasiswa baru yang mengikuti tarian Flashmob dengan ceria dan semangat. Acara ditutup dengan canda tawa para mahasiswa baru dengan mentornya dan diakhiri dengan foto bersama. (JM)

IMG_5282