Acara Welcoming Freshmen Program Studi Perhotelan 2019

Pada tanggal 6 agustus Universitas Bunda Mulia dan Akademi Pariwisata Bunda Mulia mengadakan acara Welcoming Freshmen bagi mahasiswa baru angkatan 2019. Salah satu rangkaian acaranya adalah acara prodi yang diselenggarakan oleh masing-masing program studi untuk calon mahasiswa barunya.

Program studi Perhotelan Akademi perhotelan sendiri mengadakan acara Prodi di lab resto dan pastry. adapaun acara yang diadakan adalah lomba cake decoration, yaitu lomba menghias kue dan lomba mixing dring, yaitu lomba yang mengharuskan calon mahasiswa untuk mencampurkan minuman sesuai dengan bahan yang disediakan.

Acara yang diawali oleh sambutan dari Ketua Program studi dan Dosen Program studi Perhotelan ini diakhiri dengan berfoto bersama dengan seluruh dosen dan mahasiswa.

“The 12th Salon Culinare 2019” by Association of Culinary Professionals, World Association of Chefs Societies, and Salon Culinare Chef’s Competition

Association of Culinary Professionals menyelenggarakan acara “The 12th Salon Culinare 2019” by Association of Culinary Professionals (ACP), World Association of Chefs Societies (WACS), and Salon Culinare Chef’s Competition pada Rabu – Sabtu, 24 – 27 Juli 2019 yang bekerjasama dengan Food and Hotel Indonesia (FHI). Acara ini adalah acara tahunan yang diselenggarakan oleh FHI dengan tujuan untuk dapat memperkenalkan dunia kuliner dan perhotelan kepada Indonesia. ACP dan diendors oleh WACS bekerjasama untuk mengadakan Salon Culinare ke -12 mereka di JEIXPO, Kemayoran, Jakarta.

Salon Culinare yang ke-12 kali ini mengadakan 26 kelas pada kompetisinya. Tahun ini akan lebih fokus untuk mengangkat masakan kuliner untuk dapat naik ke tingkatan berikutnya dan untuk mengasah kemampuan, motivasi dan percaya diri pada para Junior Chef Indonesia. Beberapa Judges-nya adalah Chief Judge – Otto Weibel as Director of OTTSCOTT PTE LTD., WACS Judge A – Louis Tay as Executive Chef at Swissotel Merchant Court, Singapore., WACS Judges A – Eric Roos as Pastry & Bakery Consultant and Executive Pastry Chef at Sofitel Centara Ladprao., dan masih banyak Chef International lainnya.

Pada ajang bergengsi ini Akademi Pariwisata Bunda Mulia mendapat kesempatan untuk mengirimkan tiga tim, yaitu Class 04 – Petit Fours or Pralines atas nama Steffany Febriyanti., Class 17 – Indonesian Hot Cooking atas nama Nathasya Ferentia dan Margareta Vina K., Class 26 – 6th Junior Asian Chef atas nama Johannes Kurniawan, Aldrian Gunawan, dan Han Adati. Ketiga tim tersebut mengikuti kompetisi pada tanggal 24 dan 25 Juli di JIEXO, Kemayoran, Jakarta.

Para partisipan yang mengikuti lomba tersebut terdiri dari beberapa kalangan, seperti dari Independent, Savior – Pakubuwono, Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, Universitas Pelita Harapan, Telkom University, Malaysia College of Hospitality & Management, Baekseok University Korea, Seowon University A Chef Culinary Academy Korea, dan masih banyak lagi lainnya. Kerja keras, usaha dan jerih payah terbayarkan dengan mendapatkan Diplome pada Class 04 – Petit Fours or Pralines dan Class 17 – Indonesian Hot Cooking, lalu mendapatkan Medali Perunggu (Bronze Medal) pada Class 26 – 6th Junior Asian Chef.

AKPAR Bunda Mulia sebagai Co-Host di China Asean Tourism Education Alliance (CATEA) International Conference 2019

Pada tanggal 20 Juni 2019, Akademi Pariwisata Bunda Mulia turut serta dalam kegiatan The China – ASEAN Tourism Education Alliance (CATEA) 2019, Seminar Internasional dan Call For Papers yang memiliki tema  “UNITING CONSERVATION, COMMUNITY, AND SUSTAINABLE TOURISM FACING TOURISM 4.0”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh STP Trisakti dan Guilin Tourism University. Akademi Pariwisata Bunda Mulia berkesempatan untuk dapat bergabung menjadi Co-Host dari Kegiatan dengan skala internasional ini, bersamaan dengan UBM, STIEPRAM dan juga HILDIKTIPARI. Mengusung tema Sustainable Tourism yang semakin mengemuka belakangan ini, banyak issue, tantangan dan kesempatan yang dibahas dan juga menjadi sorotan bagi seluruh Institusi Pendidikan Pariwisata pada khususnya. Hal itu juga dibantu dengan adanya kerjasama yang terus digiatkan antar lembaga antar negara di ASEAN sendiri.