Tangerang, 1 Oktober 2026 – Dalam rangka mendukung kesiapan mahasiswa menghadapi Ujian Tengah Semester (UTS) Ganjil Tahun Akademik 2026/2027, Universitas Bunda Mulia (UBM) menyelenggarakan kegiatan Kelas Tentier UTS Ganjil 2026/2027 pada 30 September dan 1 Oktober 2026. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk pendampingan akademik bagi mahasiswa untuk membimbing, memotivasi, serta membantu mengulas kembali materi pembelajaran secara lebih mendalam sebelum pelaksanaan UTS. Melalui kegiatan Tentier, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memperkuat pemahaman terhadap materi perkuliahan, mendiskusikan konsep-konsep yang masih belum dipahami, serta mempersiapkan diri dengan lebih optimal dalam menghadapi ujian.
Kelas Tentier ditujukan bagi mahasiswa semester 1 dan semester 3 dengan materi yang disesuaikan berdasarkan mata kuliah yang menjadi kebutuhan pembelajaran mahasiswa. Untuk mahasiswa semester 1, kegiatan mencakup mata kuliah Pemrograman Dasar, Kalkulus, Matematika Diskrit, serta Statistik & Probabilitas. Sementara itu, mahasiswa semester 3 mendapatkan pendampingan pada mata kuliah Sistem Basis Data. Dalam pelaksanaannya, kegiatan tidak hanya berfokus pada pengulangan materi, tetapi juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk melakukan pembahasan soal, penguatan konsep, serta diskusi interaktif bersama pengajar. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa mengidentifikasi bagian-bagian materi yang masih menjadi kendala sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dalam menyelesaikan berbagai bentuk permasalahan akademik.
Kegiatan Tentier UTS juga menjadi salah satu upaya untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih suportif, khususnya bagi mahasiswa pada tahap awal perkuliahan. Dengan adanya pendampingan yang terarah, mahasiswa diharapkan tidak hanya siap menghadapi UTS, tetapi juga memiliki pemahaman yang lebih kuat terhadap materi yang menjadi dasar bagi pembelajaran pada semester-semester berikutnya. Melalui pelaksanaan Kelas Tentier UTS Ganjil 2026/2027, UBM berkomitmen untuk terus memberikan dukungan terhadap proses pembelajaran mahasiswa serta mendorong terciptanya budaya akademik yang aktif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan kompetensi mahasiswa.
