Jumat (28/08), Himpunan mahasiswa Ilmu Komunikasi dan Bisnis Digital Universitas Bunda Mulia Serpong sukses menyelenggarakan Kegiatan BigBang VISIONOMICS 2026 berupa talkshow dengan tema“The Value-Driven Creator: Bridging Educational Content and Business Sustainability” pada Jumat, 28 Agustus 2026 bertempat di UBM Lecture Hall, Lt. 5 Alfa Tower pada pukul 14.15–17.00 dengan menghadirkan 3 narasumber, yakni Titan Tyra, sebagai sociopreneur dan content creator, Aland Sinduartha Tjandra, sebagai founder Dreambox, serta Yongshun sebagai content creator. Acara ini diikuti oleh 207 peserta, baik onsite maupun online.
Acara dibuka oleh Master of Ceremony dari UKM Talent (MCU), yaitu Clara Chyntia Boen dan Nathasya Nugraha dengan memberikan sapaan yang meriah kepada peserta, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Universitas Bunda Mulia. Setelah menyanyikan Indonesia Raya dan Mars Universitas Bunda Mulia, acara dilanjutkan oleh MC dengan membacakan tata tertib dan menyampaikan terimakasih kepada Alfamidi sebagai sponsor acara dan para media partner yang telah bekerjasama dalam menyelenggarakan acara.
Setelah menyampaikan tata tertib serta ucapan terimakasih kepada sponsor dan media partner, acara dilanjutkan dengan mendengarkan kata sambutan dari Senior Manager Academic 1 Kampus Serpong, Miss Devi Jatmika, S.Psi., MMP. Kemudian, acara dilanjutkan dengan mendengarkan performance dari UKM The VOU, yaitu Klarissa Ivana Josephine dengan menyanyikan lagu berjudul Berharap Tak Berpisah.

Setelah itu dilanjutkan dengan memasuki sesi utama, yaitu sesi talkshow yang dipandu oleh Miss Virgitta Septyana, S.I.Kom., M.Si., dengan 2 narasumber pertama, yaitu Aland Sinduartha Tjandra dan Yongshun. Talkshow dimulai dengan melempar pertanyaan kepada narasumber “Bagaimana cara untuk melatih kreativitas?“, dan pertanyaan tersebut dijawab pertama kali oleh Yongshun yang berkata bahwa, “Kita tidak boleh takut untuk menjadi orang yang kreatif, harus belajar dari pengalaman, dan tidak melakukan mental block”. Kemudian, ditimpali oleh Pak Alan yang mengatakan bahwa kita harus terus mencoba. Setelah sesi pertanyaan, Pak Alan menjelaskan betapa pentingnya konten dalam bisnis, konten dapat dijadikan sebagai sarana untuk menarik perhatian dan mendapatkan kepercayaan dengan modal yang lebih murah serta menjelaskan mengenai persaingan AI (Artificial Intelligence) saat ini. Pak Alan menjelaskan bahwa sebenarnya manusia dapat menghasilkan konten yang lebih stand out karena konten dibuat dengan hati.

Sesi talkshow dilanjutkan dengan memanggil narasumber ketiga untuk ikut bergabung, yaitu Titan Tyra yang dibuka dengan melanjutkan penjelasan Pak Alan bahwa setiap orang memiliki market-nya masing-masing dan trend dapat dipelajari serta dikembangkan melalui storytelling. Kemudian, acara dilanjutkan dengan sesi Question and Answer antara peserta dan narasumber. Pertanyaan pertama disampaikan oleh Patrick, mahasiswa Ilmu Komunikasi yang menanyakan “Apakah narasumber (Titan dan Yongshun) pernah mengalami viewers drop dan bagaimana cara menanganinya?”. Pertanyaan tersebut dijawab oleh Yongshun bahwa dirinya pernah mengalami viewers drop, dan Ia menjelaskan bahwa kreator harus mengetahui tentang dirinya sendiri dan memiliki tujuan dalam membuat konten. Pertanyaan kedua datang dari Clara Chyntia Boen, mahasiswi Ilmu Komunikasi, bertanya “Bagaimana cara mengatur waktu sebagai content creator?”, pertanyaan kemudian dijawab oleh Titan, bahwa konten harus dibuat dengan realistis dan harus dipikirkan secara matang, konten seperti apa yang akan dibuat (sesuai dengan diri masing-masing), dan Yongshun yang mengatakan bahwa kreator harus dapat membedakan porsinya masing-masing,

Sesi talkshow ditutup dengan statement yang diberikan oleh 3 narasumber yang hadir. Yongshun mengatakan bahwa, “Jangan pernah takut untuk mencoba, kreativitas yang harus terus dilatih, manfaatkanlah AI karena yang mengontrol tetap manusia dan berani untuk menjual pengalaman sendiri!”. Dilanjutkan oleh statement Pak Alan yang mengatakan bahwa “In this economy, manusia tidak bisa jika hanya memiliki skill, skill tersebut harus bisa dikomunikasikan. Mulai untuk mencoba membuat konten untuk mencari perhatian orang-orang!”. Setelah itu diakhiri dengan statement yang disampaikan oleh Titan bahwa everything will be okay. Jangan takut untuk menerima setiap kesempatan yang ada, karena semua itu adalah pengalaman yang sangat mahal”.

Setelah sesi talkshow berakhir, acara dilanjutkan dengan sesi pemberian ToA oleh, Miss Devi Jatmika, S.Psi., MMP. kepada Titan Tyara, Yongshun, Aland Sinduartha Tjandra, selaku ketiga narasumber, serta Miss Virgitta Septyana, S.I.Kom., M.Si., selaku moderator. Kemudian, acara memasuki sesi yang sangat ditunggu oleh para peserta lomba, yaitu sesi pengumuman pemenang lomba Short Film, Fotografi, dan Business case competition. Pada lomba Short Film, lomba dimenangkan oleh Yehezkiel Lewi Diasaputra — UNIVERSITAS BUNDA MULIA dengan judul film “Blunder” sebagai juara 1, disusul oleh Lampyon Studio yang beranggotakan Filipus, Jason Gordon, Sinta Ramadhani, Georgius The Wanaris, Sylviana Hannyca Ho, Muhammad Raffi, Lingga Dewa Saputra, Chyeren Verenica, Ricelle Novfraensta Purnomo, Gabrielle Marliana G, Kevin Suteja, Yesuah Ruben — UNIVERSITAS BUNDA MULIA dengan judul film “Roleplay” sebagai juara 2 dan 4sirius yang beranggotakan Vanya Callista, Auryn Gabriela Kurniawan, Jilly Angelica Presty, Stella

Ophelia — UNIVERSITAS BUNDA MULIA dengan judul film “Lonely” menduduki posisi juara 3. Pada lomba Fotografi, lomba dimenangkan oleh George Geovanie Bram Koebanu—SMK BHAKTI ANINDIYA, dengan konsep “Out of Reach” sebagai juara 1, disusul karya oleh Louisa Veraline Emmanuela—SMK BUNDA MULIA 1, dengan konsep “No One Here” di posisi juara 2, dan Gerald Manuel Salosso—SMK BHAKTI ANINDIYA dengan konsep “Tiga Wajah, Satu Sunyi” yang menduduki posisi juara 3. Kemudian ditutup dengan pengumuman pemenang lomba Business Case Competition. Pada lomba tersebut, lomba dimenangkan oleh Twin Power yang beranggotakan Catherine Gracia Helvin dan Chelsea Reggia Tayu—BINUS UNIVERSITY sebagai juara 1, Marciano’s Consulting yang beranggotakan Erico Marciano, Regina Violyn Widjaja, dan Anastasia Christy Arviana Montana — UNIVERSITAS BUNDA MULIA sebagai juara 2, serta posisi terakhir Ravenclaw yang beranggotakan Nicho Febrianto — UNIVERSITAS MULTIMEDIA NUSANTARA (UMN) dan Nicholas Kohartono — BINUS UNIVERSITY sebagai juara 3. Terdapat satu cabang lomba, yaitu User Generated Content (UGC) dari program studi Bisnis Digital yang akan diumumkan di lain waktu.
Sebelum seluruh rangkaian acara berakhir, acara kembali dimeriahkan dengan penampilan dari UKM The VOU yang dibawakan oleh Febronia Henderika Wodon, serta penampilan duet antara Febronia Henderika Wodon dan Klarissa Ivana Josephine. Kemudian, seluruh rangkaian acara kolaborasi antara prodi IK dan BD yaitu Talkshow BigBang VISIONOMICS 2026 “The Value-Driven Creator: Bridging Educational Content and Business Sustainability” ditutup oleh Clara Chyntia Boen dan Nathasya Nugraha selaku MC acara.
KAMPUS SERPONG
Jalan Jalur Sutera Barat Kav. 7-9, Alam Sutera, Tangerang, Banten 15143
No Telp: 021 8082 1428
Temukan juga kami di berbagai platform media sosial di bawah ini:
Instagram
Youtube
Tiktok
WhatsApp
Universitas Bunda Mulia
“Bridging Education to The Real World”
