
Sumber: Dokumentasi Universitas Bunda Mulia
Oleh: Sylviana Hannyca Ho (Mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi Angkatan 2024) — Sabtu (25/07), Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bunda Mulia melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Perundungan pada Anak dan Pencegahannya” di Posyandu Kampung Kalimanggis, RT 04 RW 09, Harjamukti, Cimanggis, Depok. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari ibu-ibu warga setempat dan dipandu oleh Dr. Rina Sovianti, S.I.P., M.I.Kom. selaku dosen pelaksana bersama Kevin Andrico sebagai mahasiswa pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bentuk, penyebab, dampak, serta strategi pencegahan perundungan pada anak melalui pendekatan komunikasi persuasif dan kolaborasi antara keluarga serta lingkungan sekitar.
By Sylviana Hannyca Ho (Communication Studies Student, Class of 2024) — On Saturday (July 25), the Communication Studies Program at Universitas Bunda Mulia conducted a Community Service Program (Pengabdian Kepada Masyarakat/PKM) entitled “Bullying Among Children and Its Prevention” at Posyandu Kampung Kalimanggis, RT 04 RW 09, Harjamukti, Cimanggis, Depok. The program was attended by 20 participants, consisting of local mothers, and was led by Dr. Rina Sovianti, S.I.P., M.I.Kom., as the supervising lecturer, together with Kevin Andrico as the student assistant. The activity aimed to enhance public understanding of the forms, causes, impacts, and prevention strategies of bullying among children through a persuasive communication approach and collaboration between families and the surrounding community.

Sumber: Dokumentasi Universitas Bunda Mulia
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan perkenalan mengenai pengertian perundungan beserta berbagai bentuknya, mulai dari perundungan fisik, verbal, sosial, hingga cyberbullying. Selanjutnya, narasumber menyampaikan materi secara interaktif dengan mengajak peserta berdiskusi mengenai pengalaman yang mereka temui di lingkungan sekitar. Salah satu peserta bahkan membagikan pengalamannya ketika sang anak pernah menjadi korban perundungan oleh teman bermainnya, sehingga diskusi berlangsung lebih hidup dan relevan dengan kondisi nyata di masyarakat.
The program began with an opening session and an introduction to the concept of bullying, along with its various forms, including physical, verbal, social, and cyberbullying. The speaker then delivered the material through an interactive discussion, encouraging participants to share experiences they had encountered within their communities. One participant shared her personal experience of her child becoming a victim of bullying by playmates, making the discussion more engaging and closely connected to real-life situations faced by families.
Dalam sesi ini, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun komunikasi yang terbuka dengan anak, menjadi pendengar yang baik, serta menjalin kerja sama dengan orang tua lain, sekolah, dan lingkungan sekitar untuk mencegah terjadinya perundungan sejak dini. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan kader Posyandu Kampung Kalimanggis sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi masyarakat.
During this session, participants also gained a deeper understanding of the importance of fostering open communication with children, being attentive listeners, and building collaboration with other parents, schools, and the surrounding community to prevent bullying from an early age. The program concluded with a group photo session involving all participants and the Posyandu Kampung Kalimanggis volunteers as a token of appreciation for the community’s active participation.

Sumber: Dokumentasi Universitas Bunda Mulia
Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat “Perundungan pada Anak dan Pencegahannya”, diharapkan masyarakat, khususnya para orang tua, memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan bagi anak-anak. Selain meningkatkan kesadaran akan bahaya bullying, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong terjalinnya komunikasi yang lebih efektif antara keluarga, sekolah, dan masyarakat sehingga tercipta kolaborasi dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Through the Community Service Program entitled “Bullying Among Children and Its Prevention,” it is hoped that the community, particularly parents, will develop a deeper understanding of the importance of creating a safe, supportive, and bullying-free environment for children. In addition to raising awareness of the harmful effects of bullying, the program is expected to encourage more effective communication among families, schools, and the wider community, fostering collaborative efforts to support children’s healthy growth and development.
KAMPUS SERPONG
Jalan Jalur Sutera Barat Kav. 7–9, Alam Sutera, Tangerang, Banten 15143
No Telp: 021 8082 1428
Temukan juga kami di berbagai platform media sosial di bawah ini:
Instagram
Youtube
Tiktok
WhatsApp
Universitas Bunda Mulia
“Bridging Education To The Real World”
