

Students from the Visual Communication Design (VCD) Program at Universitas Bunda Mulia (UBM) Ancol Campus successfully organized KALARASA: Perayaan Patah Hati (Celebrating Heartbreak) on May 30–31, 2026, at Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. As part of the Design Project Management course, the event featured a creative bazaar, interactive booths, and various activities that encouraged visitors to express and process their emotions in a positive way.
Addressing an issue that resonates strongly with Generation Z, KALARASA was designed as a safe space where people could acknowledge, understand, and release emotional experiences they have gone through. In addition to offering interactive experiences, the event also provided opportunities for local artists and creative entrepreneurs to showcase and sell their products to the public.

Yana Erlyana, Head of the Visual Communication Design Program at UBM and lecturer of the Design Project Management course, praised the students’ courage in exploring an unconventional theme. “I am very pleased with the outcome of this project because the students were willing to step outside their comfort zone and address an issue that is closely related to everyday life through a creative approach. KALARASA demonstrates that design is not only about visuals, but also about creating meaningful and relevant experiences for audiences,” she said.
Through KALARASA, UBM VCD students not only applied their design and project management skills but also demonstrated how creativity can serve as a medium for fostering empathy, social interaction, and positive experiences within the community
=======================================================================
KALARASA: Saat Mahasiswa DKV UBM Mengubah Patah Hati Menjadi Ruang Kreatif
Mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Bunda Mulia (UBM) Kampus Ancol sukses menyelenggarakan KALARASA: Perayaan Patah Hati pada 30–31 Mei 2026 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. Kegiatan yang merupakan bagian dari mata kuliah Design Project Management ini menghadirkan bazar kreatif, interactive booth, serta berbagai aktivitas yang mengajak pengunjung mengekspresikan dan mengelola emosi secara positif.
Mengangkat isu yang dekat dengan kehidupan Generasi Z, KALARASA dirancang sebagai ruang aman bagi masyarakat untuk merayakan, memahami, dan melepaskan pengalaman emosional yang pernah dialami. Selain menghadirkan pengalaman interaktif, acara ini juga memberikan ruang bagi artist dan pelaku usaha kreatif lokal untuk memamerkan serta menjual karya mereka kepada publik.
Yana Erlyana, Kepala Program Studi DKV UBM sekaligus dosen pengampu mata kuliah Design Project Management, mengapresiasi keberanian mahasiswa dalam mengangkat tema yang tidak biasa. “Saya sangat puas dengan hasil proyek ini karena mahasiswa berani keluar dari zona nyaman dan mengangkat isu yang dekat dengan kehidupan masyarakat melalui pendekatan yang kreatif. Ide KALARASA menunjukkan bahwa desain tidak hanya berbicara tentang visual, tetapi juga mampu menciptakan pengalaman yang bermakna dan relevan bagi audiens,” ujarnya.
Melalui KALARASA, mahasiswa DKV UBM tidak hanya menerapkan kemampuan desain dan manajemen proyek, tetapi juga membuktikan bahwa kreativitas dapat menjadi media untuk membangun empati, interaksi sosial, dan pengalaman positif bagi masyarakat.
