Tangerang, 16 Mei 2026 – Sotthi Hotu, Namo Buddhaya, Namo Amitofo Keluarga Mahasiswa Buddhis (KMB) Universitas Bunda Mulia (UBM) Kampus Serpong menyelenggarakan kegiatan Mindfulness Training pada Sabtu, 16 Mei 2026 dengan tema “Meditation for the Mind, Peace for the Heart”. Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk melatih kesadaran diri, ketenangan batin, serta meningkatkan kualitas hidup melalui praktik mindfulness dan meditasi. Selain itu, kegiatan ini diadakan sebagai bentuk dukungan bagi mahasiswa agar mampu menjaga kesehatan mental, meningkatkan fokus, serta membangun keseimbangan antara pikiran dan emosi di tengah kesibukan perkuliahan dan aktivitas sehari-hari.

Kegiatan Mindfulness Training ini dibimbing langsung oleh Y.M Bhante Bhadraprana yang memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya melatih kesadaran diri dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, para peserta diajak untuk memahami pentingnya hidup dengan penuh kesadaran dalam setiap aktivitas yang dilakukan. Tidak hanya berfokus pada teori, kegiatan Mindfulness Training juga memberikan pengalaman praktik secara langsung agar peserta dapat merasakan manfaat mindfulness dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pembukaan dan pengenalan mengenai mindfulness serta manfaatnya bagi kehidupan sehari-hari. Dalam sesi ini, Y.M Bhante Bhadraprana menjelaskan bahwa mindfulness merupakan kemampuan untuk hadir sepenuhnya pada momen saat ini dengan penuh kesadaran. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga ketenangan batin, melatih fokus, serta mengenali emosi dan pikiran dengan lebih baik agar dapat menghadapi berbagai situasi kehidupan secara lebih bijaksana.
Setelah sesi pengenalan, kegiatan dilanjutkan dengan praktik meditasi duduk. Dalam sesi ini, peserta diajak untuk duduk dengan posisi yang nyaman sambil memusatkan perhatian pada pernapasan. Peserta belajar untuk mengamati keluar masuknya napas, menyadari pikiran yang muncul, serta melatih diri agar tetap fokus pada momen saat ini. Suasana ruangan yang tenang membantu para peserta untuk lebih rileks dan perlahan merasakan ketenangan batin selama proses meditasi berlangsung.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik meditasi berdiri. Pada sesi ini, peserta diajak untuk melatih kesadaran terhadap posisi tubuh saat berdiri serta merasakan keseimbangan tubuh dengan penuh perhatian. Selanjutnya, peserta mengikuti praktik meditasi berjalan. Dalam sesi ini, peserta berjalan secara perlahan sambil memusatkan perhatian pada setiap langkah yang diambil. Peserta diajak untuk benar-benar menyadari gerakan kaki, ritme langkah, serta sensasi tubuh saat berjalan.

Tidak hanya itu, kegiatan juga dilengkapi dengan praktik meditasi minum teh. Dalam sesi ini, peserta diajak untuk menikmati secangkir teh dengan penuh kesadaran dan perlahan. Peserta belajar untuk memperhatikan aroma teh, rasa, suhu, serta setiap proses ketika minum teh tanpa terburu-buru. Melalui praktik ini, peserta memahami bahwa mindfulness dapat diterapkan dalam aktivitas sederhana sehari-hari, termasuk saat makan dan minum.
Di sela-sela kegiatan, peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan sesi refleksi dan sharing pengalaman. Dalam sesi ini, beberapa peserta membagikan pengalaman mereka selama mengikuti praktek mindfulness serta manfaat yang mereka rasakan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta tidak hanya memperoleh pengalaman baru mengenai mindfulness dan meditasi, tetapi juga mampu menerapkan latihan kesadaran diri tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kegiatan perkuliahan, organisasi, maupun kehidupan pribadi.
Akhir kata, kami KMB Dhammamitta mengucapkan Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta. Semoga semua makhluk berbahagia. Sadhu… Sadhu… Sadhu…
Sotthi Hotu, Namo Buddhaya Namo Amitofo
