Di tengah derasnya arus digitalisasi, data kini tidak lagi sekadar menjadi kumpulan angka atau arsip operasional. Data telah menjadi dasar penting dalam membaca masalah, menemukan peluang, dan mengambil keputusan yang lebih tepat. Namun, dalam praktiknya, kemampuan mengolah data saja belum cukup. Sebuah proyek Data Science membutuhkan pengelolaan yang matang agar hasil analisis benar-benar dapat digunakan, dipahami, dan memberi dampak bagi organisasi.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, Prodi Sains Data, berkolaborasi dengan Prodi Informatika, Universitas Bunda Mulia menyelenggarakan kuliah umum bertema “From Data to Decisions: Managing Data Science Projects in the Real World.” Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Selasa, 26 Mei 2026, pukul 13.30–16.10 WIB. Kuliah umum ini menghadirkan Antonius Wicaksono, Head of Technology Officer PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (Oona Insurance), sebagai narasumber utama.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak untuk melihat proses Data Science secara lebih utuh, mulai dari perumusan masalah, pengelolaan data, koordinasi tim, hingga penerjemahan hasil analisis menjadi keputusan yang dapat diterapkan di dunia kerja. Topik ini menjadi relevan karena proyek Data Science sering berhadapan dengan berbagai tantangan nyata, seperti kualitas data yang belum konsisten, kebutuhan bisnis yang berubah, keterbatasan sumber daya, serta perlunya komunikasi yang baik antara tim teknis dan pemangku kepentingan.
Kuliah umum ini juga menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa dari mata kuliah Manajemen Proyek TI dan Manajemen Proyek Sains Data, sekaligus terbuka bagi mahasiswa Universitas Bunda Mulia Kampus Serpong. Dengan menghadirkan praktisi yang berpengalaman dalam bidang teknologi, manajemen proyek, transformasi digital, dan tata kelola TI, kegiatan ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman mahasiswa mengenai bagaimana sebuah ide berbasis data dapat dikelola menjadi solusi yang bernilai.
Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Universitas Bunda Mulia menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang dekat dengan kebutuhan industri. Tidak hanya membekali mahasiswa dengan kemampuan teknis, UBM juga mendorong mahasiswa untuk memiliki kemampuan analitis, komunikasi, manajerial, dan pemecahan masalah yang dibutuhkan dalam menghadapi tantangan profesional di era berbasis data.
