Program Studi Manajemen dan Akuntansi Universitas Bunda Mulia Kampus Serpong menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bersama PT Mecosin pada tanggal 16 Maret 2026 dan 14 April 2026 dengan tema “Integrated Risk Management in Manufacturing Plants to Enhance Safety, Efficiency, and Compliance”. Rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 16 April 2026 dibawakan oleh Program Studi Manajemen yang diwakili oleh Bapak Dr. Oloan Situmorang, M.M dan Bapak Frananda S. J., S.E., MBA yang membahas mengenai topik Risk Identification and Assessment in Manufacturing Plants dan Risk Control, Monitoring, and Mitigation. Kegiatan pada tanggal 14 April 2026 dilaksanakan oleh Program Studi Akuntansi yang diwakili oleh Bapak Arief Sugiono, S.E., M.Ak yang membawakan topik terkait Inventory Risk Management. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, yaitu melalui pertemuan daring (Zoom Meeting) dan offline, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman praktis mengenai manajemen risiko di lingkungan industri manufaktur. Adapun peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah karyawan dari PT Mecosin, yang berpartisipasi baik secara online maupun offline.
Pada sesi pertama tanggal 16 Maret, Bapak Dr. Oloan Situmorang, M.M. menyampaikan materi mengenai Risk Identification and Assessment in Manufacturing Plants. Materi ini mencakup pengenalan manajemen risiko industri, jenis-jenis risiko dalam pabrik manufaktur, metode identifikasi risiko, serta teknik penilaian risiko menggunakan risk matrix yang dilengkapi dengan studi kasus. Selanjutnya, sesi kedua dilanjutkan oleh Frananda S. J., S.E., MBA. yang membahas topik Risk Control, Monitoring, and Mitigation. Dalam sesi ini dijelaskan berbagai strategi pengendalian risiko, langkah-langkah mitigasi, serta pentingnya proses monitoring dan evaluasi risiko secara berkelanjutan, termasuk penyusunan rencana aksi (action plan).
Pada tanggal 14 Februari, Bapak Arief Sugiono membahas topik mengenai inventory risk management. Dalam sesi ini dijelaskan mengenai resiko yang mungkin terjadi terhadap persediaan bahan baku yang akan mengganggu proses produksi dan juga langkah-langkah apa saja yang dapat dilakukan untuk mengurangi resiko tersebut. Kegiatan berlangsung secara interaktif, di mana para peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan kepada narasumber, baik yang hadir secara langsung maupun melalui platform daring.
Dengan diselenggarakannya kegiatan PKM ini, diharapkan para peserta, khususnya karyawan PT Mecosin, dapat meningkatkan pemahaman terkait manajemen risiko terintegrasi dalam industri manufaktur serta mampu mengaplikasikannya untuk meningkatkan aspek keselamatan, efisiensi, dan kepatuhan dalam operasional perusahaan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat kerja sama antara Universitas Bunda Mulia dengan dunia industri serta memberikan pengalaman pembelajaran yang aplikatif dan relevan.
Universitas Bunda Mulia, Bridging Education to the Real World!
Dokumentasi:

