
Jakarta, 6 Maret 2026 – Dalam upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia yang profesional dan siap menghadapi tantangan dunia kerja, telah diselenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Pelatihan dan Sertifikasi Manajemen Sumber Daya Manusia yang bekerja sama dengan TUV Rheinland sebagai lembaga sertifikasi bertaraf internasional. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman serta penguatan kompetensi di bidang pengelolaan sumber daya manusia kepada para peserta.
Kegiatan pelatihan dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada Kamis, 5 Maret 2026 dan Jumat, 6 Maret 2026. Pada sesi pertama yang dilaksanakan pada 5 Maret 2026, kegiatan diikuti oleh 78 peserta, sedangkan pada sesi kedua yang dilaksanakan pada 6 Maret 2026 diikuti oleh 92 peserta. Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pembekalan materi mengenai konsep dan praktik Manajemen Sumber Daya Manusia, mulai dari perencanaan SDM, pengembangan kompetensi karyawan, hingga pentingnya pelatihan dan sertifikasi dalam meningkatkan profesionalisme di dunia kerja.
Pelatihan disampaikan oleh narasumber yang berkompeten di bidangnya dan dilaksanakan secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, serta pembahasan studi kasus. Metode pembelajaran tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk memahami secara lebih mendalam bagaimana penerapan konsep manajemen sumber daya manusia dalam praktik organisasi. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi serta berbagai pertanyaan yang diajukan selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan PKM ini dilaksanakan oleh Dr. Dede Suleman, S.E., M.M., CMA (0310058503) selaku dosen pembimbing, bersama Kelvin Setiawan (81250011) sebagai mahasiswa yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan. Keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.


Berdasarkan hasil kuesioner umpan balik yang diberikan kepada peserta, kegiatan ini memperoleh penilaian yang baik pada berbagai aspek, seperti edukatif, objektif, akuntabel, dan transparan. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan dinilai memberikan manfaat yang positif dalam meningkatkan pengetahuan serta pemahaman peserta mengenai praktik pengelolaan sumber daya manusia.
Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran dari mata kuliah MNC33 Manajemen Sumber Daya Manusia, di mana mahasiswa dapat melihat secara langsung penerapan konsep-konsep manajemen SDM dalam kegiatan pelatihan profesional dan proses sertifikasi kompetensi. Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat meningkatkan kompetensi profesionalnya sehingga mampu bersaing dan memberikan kontribusi yang lebih baik dalam dunia kerja.
