Jakarta, 30 Januari 2026 — Program Studi Magister Manajemen Universitas Bunda Mulia menyelenggarakan kegiatan Kuliah Umum bagi mahasiswa Magister Manajemen pada Jumat, 30 Januari 2026, sebagai bagian dari penguatan pemahaman akademik dan praktis mahasiswa terhadap dinamika bisnis di era digital. Kegiatan ini mengangkat topik “Building Ethical Business Models in the Digital Era: A Strategic Approach to Resource Management”, yang relevan dengan tantangan dan kebutuhan dunia usaha saat ini.
Kuliah umum ini menghadirkan Prof. Dr. Yolanda Masnita Siagian, MM, CIRR, CMA, CPM (Asia), Profesor bidang Manajemen sekaligus peneliti, sebagai narasumber utama. Diskusi dipandu oleh Dr. Velly Anatasia, S.E., M.B.A sebagai moderator. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengayaan Mata Kuliah Digital Business Innovation and Entrepreneurship yang bertujuan membekali mahasiswa dengan wawasan strategis dalam membangun dan mengelola bisnis digital secara inovatif, beretika, dan berkelanjutan.
Kuliah umum ini berlangsung secara interaktif dan mendapatkan respons yang sangat positif dari mahasiswa. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan kritis, tanggapan, serta diskusi yang berkembang selama sesi berlangsung. Mahasiswa menilai materi yang disampaikan relevan dengan kondisi bisnis digital saat ini, aplikatif, dan membuka wawasan baru, sementara narasumber dinilai mampu menyampaikan konsep-konsep strategis secara jelas, inspiratif, dan berbasis pada pengalaman akademik maupun riset.
Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Yolanda Masnita Siagian menekankan bahwa pesatnya perkembangan teknologi digital telah mendorong lahirnya berbagai model bisnis baru yang inovatif, namun juga menghadirkan tantangan etis yang semakin kompleks. Kesuksesan bisnis digital tidak lagi dapat diukur semata dari keuntungan finansial, melainkan juga dari bagaimana perusahaan mengelola sumber dayanya secara bertanggung jawab. Sumber daya tersebut mencakup tidak hanya modal finansial, tetapi juga sumber daya manusia, data, lingkungan, serta kepercayaan masyarakat.
Lebih lanjut disampaikan bahwa praktik bisnis yang tidak etis, seperti eksploitasi data pribadi, pencemaran lingkungan, dan ketidakadilan dalam rantai pasok, berpotensi merusak reputasi perusahaan dan menurunkan kepercayaan konsumen. Oleh karena itu, perusahaan dituntut untuk mampu membangun model bisnis yang menjunjung tinggi prinsip etika, transparansi, dan keberlanjutan, sekaligus tetap adaptif terhadap perubahan teknologi.

Kuliah umum ini juga membahas berbagai isu terkini serta studi kasus perusahaan yang dinilai berhasil menerapkan model bisnis etis di era digital, termasuk tantangan dan peluang yang mereka hadapi dalam pengelolaan sumber daya. Melalui diskusi tersebut, mahasiswa diajak untuk berpikir kritis dan strategis dalam merancang bisnis digital yang tidak hanya inovatif dan kompetitif, tetapi juga memberikan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
Melalui penyelenggaraan kuliah umum ini, Program Studi Magister Manajemen Universitas Bunda Mulia berharap mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya etika dalam bisnis digital, mampu mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam membangun model bisnis yang bertanggung jawab, serta dapat menerapkan prinsip-prinsip etika dan keberlanjutan dalam pengembangan bisnis digital di masa depan. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Universitas Bunda Mulia dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik dan profesional, tetapi juga memiliki integritas serta kesadaran sosial dalam menghadapi dinamika bisnis global di era digital.
