
Program Studi Psikologi Universitas Bunda Mulia Kampus Serpong memberikan materi pada pengabdian masyarakat (abdimas) tentang pencegahan stunting kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada tanggal 15 dan 16 Oktober 2025.
Kegiatan tersebut dilakukan di dua desa di kecamatan Mollo Selatan, yaitu desa Kesetnana dan desa Oinlasi, dan berlangsung selama dua hari, yang didahului dengan focus group discussion dengan pejabat kabupaten Timor Tengah Selatan. Adapun salah satu Narasumber dalam kegiatan ini adalah Dr. Silva Liem, S.E., M.Sc, dosen Prodi Psikologi Universitas Bunda Mulia Kampus Serpong.

Dalam kegiatan ini, peserta yang terdiri dari ibu anak berusia bawah lima tahun (balita) diajak untuk mengenali ciri-ciri stunting, dampak, maupun faktor-faktor risiko stunting serta cara mencegah stunting, khususnya melalui perilaku menjaga kebersihan.

Baik jajaran pemerintah kabupaten Timor Tengah Selatan maupun para peserta menyambut baik kegiatan abdimas yang dikemas secara interaktif dengan memperhatikan praktek-praktek kebersihan maupun tantangan yang dihadapi warga untuk dapat menjaga kebersihan dengan baik, misalnya keterbatasan akses air bersih.

Universitas Bunda Mulia berharap dapat memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat kabupaten TTS yang memiliki tingkat kejadian stunting tertinggi di Indonesia. Melalui kegiatan ini, Universitas Bunda Mulia berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
