Markplus Conference 2026.
Lean & Agile AI and China in Focus


JAKARTA, 12 Desember 2025 – Gelaran tahunan pemasaran terbesar di Asia, MarkPlus Conference 2026, kembali digelar pada Kamis (11/12) dengan tema besar “Lean & Agile: AI and China in Focus”. Konferensi ini menyoroti pergeseran fundamental lanskap bisnis menuju tahun 2026, di mana integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan pembelajaran dari etos kerja China menjadi kunci ketahanan ekonomi.
Hermawan Kartajaya, Founder & Chairman M Corp, dalam sesi Indonesia Market-ing Outlook 2026, memaparkan prediksi strategis mengenai perubahan demografi konsumen. Ia memperkenalkan istilah “Gen Beta” generasi yang lahir setelah 31 Desember 2025 sebagai “Pribumi AI” (AI Natives).
“Jika Gen Alpha adalah pribumi media sosial, maka Gen Beta adalah pribumi AI. Mereka akan hidup berdampingan dengan teknologi superkomputer sejak lahir. Untuk memenangkan pasar ini, bisnis tidak bisa lagi bekerja dengan cara lama. Kita harus Lean & Agile, menggabungkan Human Intelligence dengan keunggulan teknologi,” ujar Hermawan.
Belajar dari China: Berdaulat dan Efisien
Salah satu sorotan utama konferensi adalah ketahanan ekonomi China di tengah tekanan global. Hermawan menekankan pentingnya meniru etos kerja dan strategi “kedaulatan teknologi” China.
“China menghadapi sanksi teknologi namun justru menjadi lebih kuat dan mandiri, seperti yang terlihat pada kemajuan Alibaba, TCL, dan Creality. Kuncinya adalah Operational Excellence di mana teknologi diintegrasikan penuh ke dalam operasional. Posisi Chief Operating Officer (COO) kini menjadi sangat krusial, setara pentingnya dengan CEO, karena teknologi ada di jantung operasi,” tambahnya.
Transformasi Layanan Publik dan Inovasi Branding
Sesi industri menghadirkan berbagai perspektif segar. Danantara, melalui Dendi Danianto, memaparkan transformasi layanan publik yang berfokus pada perubahan pola pikir dari “penguasa” menjadi “pelayan”. Keberhasilan Kereta Cepat WHOOSH mencapai tahap Signature Experience menjadi bukti bahwa layanan publik Indonesia mampu bersaing di level global.
Di sisi pemasaran digital, sesi bersama Design Bridge dan Prisma Group menyoroti tren Smart Creativity. Pemanfaatan AI dalam media luar ruang (Out-of-Home) seperti vending machine interaktif kini memungkinkan brand untuk melakukan personalisasi massal, menciptakan pengalaman Online-to-Offline (O2O) yang mulus bagi konsumen.
Proyeksi Industri 2026
Konferensi ditutup dengan panel Industry Outlook yang memberikan catatan kritis bagi berbagai sektor:
MarkPlus Conference 2026 menegaskan bahwa di tengah ketidakpastian makroekonomi dan transisi kepemimpinan nasional, pelaku bisnis harus mengadopsi mentalitas Revolutionary Change, selalu belajar (learn), melupakan cara lama (unlearn), dan belajar kembali (relearn) agar tetap relevan.
TENTANG MARKPLUS CONFERENCE
MarkPlus Conference adalah konferensi pemasaran tahunan terbesar di Asia Tenggara yang diselenggarakan oleh MarkPlus, Inc. Acara ini menjadi platform bagi ribuan praktisi bisnis, akademisi, dan pembuat kebijakan untuk mendiskusikan tren, peluang, dan tantangan pemasaran di masa depan.
