Program Studi Bahasa Mandarin Universitas Bunda Mulia (UBM) terus aktif mengambil bagian dalam pengembangan pendidikan Bahasa Mandarin di Indonesia melalui berbagai kegiatan kolaboratif. Salah satu kegiatan yang baru dilaksanakan adalah partisipasi dalam Mandarin Conference, sebuah pelatihan guru Bahasa Mandarin yang diselenggarakan oleh Sekolah Kristen IPEKA pada Kamis–Jumat, 23–24 Oktober 2025 di IPEKA Headquarter, Kompleks Daan Mogot Baru, Jakarta.
Mandarin Conference merupakan inisiatif Sekolah Kristen IPEKA sebagai lembaga pendidikan yang berkomitmen terhadap peningkatan mutu pembelajaran Bahasa Mandarin di Indonesia. Kegiatan ini menghadirkan 35 peserta, yang terdiri dari guru-guru bahasa Mandarin TK, SD, SMP, dan SMA dari berbagai cabang IPEKA di seluruh Indonesia. Dengan mengangkat tema “Transforming Mandarin Learning: Embracing Challenges, Differences and the Future,” konferensi ini menjadi wadah penting bagi pendidik untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, serta memperluas wawasan mengenai strategi pembelajaran yang inovatif.
Prodi Bahasa Mandarin UBM berkontribusi melalui kehadiran dua narasumber yang memiliki kepakaran dalam bidang pendidikan dan pengajaran bahasa, yaitu: Dr. Symphony Akelba Christian, SE., SS., MM dan Chan, Shih-Ping, BA., MTCSOL yang masing-masing membawakan tema berbeda yaitu: “Differentiation in Learning Process”, dan “Digital Technology in Language Learning”.
Kegiatan berlangsung selama dua hari dalam suasana antusias dan kondusif. Para peserta memberikan apresiasi terhadap paparan narasumber, terutama terkait contoh konkret yang dapat diterapkan di kelas. Diskusi yang berlangsung membuka peluang terjadinya pertukaran gagasan serta pengayaan metode pembelajaran antarpraktisi pendidikan.
Keterlibatan UBM pada Mandarin Conference menunjukkan komitmen untuk terus berperan dalam pengembangan pendidikan Bahasa Mandarin di Indonesia. Melalui kerja sama yang terjalin, diharapkan akan semakin banyak inisiatif yang mendorong peningkatan kualitas pembelajaran Bahasa Mandarin di berbagai tingkat pendidikan. Sekolah Kristen IPEKA menyambut positif kontribusi UBM, dan berharap kolaborasi ini dapat berlanjut dalam bentuk kegiatan lain yang mendukung penguatan kapasitas guru dan inovasi pembelajaran di masa mendatang. Kontribusi ini sekaligus merefleksikan pengakuan dari dunia pendidikan Bahasa Mandarin terhadap kualitas dosen Prodi Bahasa Mandarin UBM sebagai mitra kompeten dalam pengembangan pembelajaran dan praktik pendidikan bahasa Mandarin.
