
Universitas Bunda Mulia melalui tim dosen dan mahasiswa Program Studi Psikologi melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMP Regina Pacis Jakarta dengan dua tema utama: “Sekolah Aman, Siswa Berprestasi dan Bahagia: Stop Bullying, Stop Kekerasan Seksual, dan Stop Intoleransi” serta “Servant Leadership.” Kegiatan ini berlangsung pada 3 September dan 13 Oktober 2025, melibatkan lebih dari 70 siswa kelas 7–9. Melalui sesi interaktif, diskusi, simulasi, dan karya aksi nyata, siswa diajak menumbuhkan karakter positif, menghargai perbedaan, serta belajar menjadi pemimpin yang melayani.
Kegiatan pada sesi pertama dilaksanakan pada Rabu, 3 September 2025 melalui zoom meeting, pemberian materi diberikan oleh Ibu Meriana, S.Pd.,M.Si dan Ibu Sherly., M.Psi.,Psikolog yang memberikan pemaparan menarik tentang isu-isu sosial di kalangan remaja, khususnya mengenai perundungan (bullying), kekerasan seksual, serta pentingnya sikap toleransi, di lingkungan sekolah. Sesi ini diisi dengan kegiatan interaktif seperti tanya jawab, serta refleksi singkat yang mendorong siswa untuk lebih terbuka dalam menyampaikan pandangan dan pengalaman mereka terkait isu-isu tersebut.
Melalui pendekatan yang edukatif dan hangat, para siswa diajak untuk memahami dampak negatif dari tindakan kekerasan dan intoleransi, sekaligus menumbuhkan empati, rasa hormat, dan kepedulian antar teman. Kegiatan ini juga menekankan pentingnya membangun suasana sekolah yang positif, di mana setiap individu merasa diterima dan aman untuk belajar serta berkembang.


Sesi kedua yang dilaksanakan pada Senin, 13 Oktober 2025, difokuskan pada tema “Servant Leadership” atau kepemimpinan yang melayani. Kegiatan dilaksanakan secara onsite di SMP Regina Pacis, Jakarta, dengan pembawa materi Ibu Meriana, S.Pd.,M.Si dan Ibu Novia Purba, M.Psi.,Psikolog. Dalam kegiatan ini, para siswa diperkenalkan dengan konsep kepemimpinan yang berakar pada nilai-nilai kerendahan hati, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap orang lain. Pada sesi ini, para siswa diajak untuk memahami makna kepemimpinan yang sesungguhnya, bukan sekadar memimpin dengan otoritas, tetapi memimpin dengan hati, kerendahan, dan pelayanan. Para pemateri menekankan bahwa seorang pemimpin yang baik adalah mereka yang mampu memberi contoh melalui tindakan nyata, bersedia mendengarkan, serta membantu orang lain untuk berkembang bersama. Melalui pendekatan yang komunikatif dan interaktif, para siswa didorong untuk merefleksikan nilai-nilai moral, tanggung jawab, serta empati terhadap sesama teman.



Program ini bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, ramah, dan inklusif, sekaligus menanamkan nilai-nilai empati, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Melalui kolaborasi ini, UBM berkomitmen mendukung pembentukan generasi muda yang berkarakter kuat dan siap menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas.

Secara keseluruhan, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Bunda Mulia di SMP Regina Pacis Jakarta memberikan dampak positif yang nyata bagi para siswa. Melalui dua sesi kegiatan yang dikemas secara interaktif dan inspiratif, para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru mengenai isu sosial di lingkungan sekolah, tetapi juga belajar mengenali potensi diri serta mengembangkan kemampuan interpersonal dan kepemimpinan yang berlandaskan pada nilai-nilai kemanusiaan.
