Senin, 29 September 2025 – Program studi Bahasa Inggris Universitas Bunda Mulia telah melaksanakan acara seminar yang berlangsung pada Senin, 29 September 2025. Sesi tersebut bertajuk “AI & English: Leveling Up Language Skills for Gen-Z & Alpha” dan diselenggarakan secara luring di Lecture Hall, UBM Kampus Serpong Lantai 5. Acara tersebut berlangsung dari pukul 14:00 sampai dengan 17:00 WIB.
Sesi seminar ini merupakan salah satu rangkaian acara yang dilaksanakan dalam kegiatan English Festival 2025 selain kompetisi Spelling Bee secara luring dan juga kompetisi Argumentative Essay Writing yang dilaksanakan secara daring. Kegiatan seminar ini diikuti oleh 112 mahasiswa/i Program Studi Bahasa Inggris, Universitas Bunda Mulia dari Kampus Ancol dan Kampus Serpong.
Pada kesempatan seminar kali ini, narasumber yang membawakan materi adalah Ibu Naila Farhana. Naila merupakan seorang Founder & CEO dari Nailingua. Selain itu, Naila juga seorang language coach bagi para profesional. Lebih lanjut, Naila memiliki latar belakang pendidikan di bidang Kesehatan Masyarakat dan Ekonomi dari Universitas Massachusetts dan gelar Master di bidang Ekonomi dan Bisnis Internasional dari Universitas Utrecht.
Sesi seminar dibuka dengan kata sambutan dari Ibu Suwarni Wijaya Halim, S.Hum., M.Hum. selaku Kepala Program Studi Bahasa Inggris Universitas Bunda Mulia. Setelah kata sambutan , acara dilanjutkan dengan pemaparan sesi materi dari narasumber. Sebelum memulai, Ibu Naila menceritakan tentang latar belakang beliau yang pernah tinggal di Amerika Serikat dan Belanda selama 10 tahun. Selain itu, Ibu Naila juga menceritakan pengalaman beliau mengajar lebih dari 3.000 murid melalui program pembelajaran daring.
Materi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan perkembangan AI dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Perlu disadari bahwa saat ini, penggunaan dan aplikasi AI telah berkembang secara lebih luas seperti pada bidang Real-Time Translation, IELTS/TOEFL Prep Bots, Caption Generator, dan sebagainya. Meskipun AI telah mengalami perkembangan yang sangat pesat, narasumber menyampaikan bahwa AI tidak bisa menggantikan peran manusia dikarenakkan diperlukan sisi emosional dan kepercayaan diri dalam pembelajaran Bahasa Inggris.
Lebih lanjut, narasumber juga memaparkan bahwa AI tidak dapat memupuk kepercayaan diri, identitas, serta keaslian individu. Untuk mengatasi hal tersebut, narasumber memberikan empat cara dalam menggunakan AI untuk meningkatkan kemampuan pembelajaran Bahasa Inggris yang berdampak dan memberikan hasil nyata pada prosesnya. Keempat cara tersebut yakni menggunakan AI untuk :
Setelah pemaparan materi, sesi kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya-jawab yang ingin ditanyakan ke narasumber. Dalam sesi ini, para mahasiswa/i Prodi Bahasa Inggris menanyakan mengenai beberapa hal yang berkaitan dengan situasi sekarang ini seperti perkembangan AI dalam pembelajaran bahasa, tren penggunaan AI, hingga tips dalam pembuatan konten digital yang berkaitan dengan konteks pembalajaran Bahasa Inggris. Sesi seminar kemudian dilanjutkan dengan pemberian Token of Appreciation kepada narasumber oleh Bapak Jonathan Tanihardjo, S.Kom., M.Hum. selaku Sekretaris Prodi Bahasa Inggris Kampus Serpong serta Ketua Panitia English Festival 2025 dan juga sesi foto bersama dengan narasumber.
Saat sesi seminar selesai dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman pemenang kompetisi Spelling Bee dan Argumentative Essay Writing. Dari 19 siswa SMA/K peserta kompetisi Spelling Bee dari berbagai sekolah di DKI Jakarta dan sekitarnya, pemenangnya adalah :
Untuk kompetisi Argumentative Essay Writing, dari 29 siswa SMA/K dari seluruh Indonesia, pemenangnya adalah :
Akhir kata, kegiatan English Festival 2025 yang diadakan prodi Bahasa Inggris, Universitas Bunda Mulia telah terlaksana dengan lancar. Dengan pelaksanaan acara ini, diharapkan dapat meningkatkan animo dan minat siswa SMA/K terhadap prodi Bahasa Inggris, Universitas Bunda Mulia.
“Universitas Bunda Mulia, Bridging Education to the Real World!”
Penulis: Christopher Setiadi, S.Hum., M.I.Kom., C.IW., CPS., CBPA.

