Pada tanggal 20 April 2018 telah dilaksanakan seminar dengan tema MICE INDUSTRIAL DEVELOPMENT AT THIS CURRENT ERA ” yang dihadiri baik oleh internal Universitas Bunda dan Akademi Pariwisata Bunda Mulia. Melalui kegiatan ini diharapkan apa yang di paparkan oleh pembicara yakni Direktur HR JIEXPPO KEMAYORAN Yahya Wiyanto SE.Ak., M.B.A., dapat memberikan pengetahuan informasi terkini mengenai Industri MICE yang Terjadi Pada saat ini posisinya dalam menghadapi MEA.
Direktur HR JIEXPPO KEMAYORAN Yahya Wiyanto SE.Ak., M.B.A mengatakan, bahwa “Indonesia memiliki venue yang banyak seperti di Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Makassar, Manado, dan Bali. Indonesia berpotensi sangat besar untuk merajai wisata MICE di Asia Tenggara.” Pengembangan sektor pariwisata Indonesia selain dari segi sumber daya alam, tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia. “Pada umumnya para praktisi MICE di Indonesia masih belajar secara otodidak. Masih banyak yang belum lulusan dari pendidikan pariwisata MICE. Saat ini Jakarta sangat serius melakukan pemasaran dan promosi dalam Indonesia Incorporated yang melibatkan seluruh stakeholder pariwisata, pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku bisnis, serta kalangan akademisi dan media dengan mengedepankan pola BAS (branding, advertising dan selling).
Venue-venue dan event-event di Indonesia belum dioptimalkan. Artinya promosi kita harus lebih ditingkatkan. Promosikan bahwa negara kita aman untuk dikunjungi. Oleh karena itu jakarta butuhkan strategi konservatif yakni arena destinasi industri dan terobosan baru dalam memperkuat pemasaran, bagian yang merupakan pilar-pilar kepariwisataan Apalagi jakarta Yang merupakan tempat yanbg banyak di kunjungi oleh para pelaku bisnis khususnya JIEXPO sebagai tempat para, Exhibitor untuk mengenalkan Produk dalam Acara Exhibition di area pekan raya jakarta.
