Seminar Digital Painting “Engaging Digital Drawing with iPad Pro”

Pada hari Jumat 16 September 2016, HIMA DKV mengadakan seminar bertemakan Digital Painting “Engaging Digital Drawing with iPad Pro” di ruang TUSR lt.7 yang bekerja sama dengan Inetindo selaku perusahaan yang menaungi Story-i (Authorized  Reseller Apple) sebagai sponsor sekaligus mempromosikan Apple iPad Pro yang dapat digunakan sebagai media untuk gambar layaknya sebuah pen tablet.

Acara seminar ini diperuntukkan bagi para Mahasiswa DKV UBM terutama Mahasiswa semester 5 yang sudah mendapat pelajaran Digital Painting. Acara ini menghadirkan 3 orang pembicara yaitu Dyana Wang dan Mutia Intani Terian yang merupakan illustrator professional serta Arya Pradana yang merupakan perwakilan dari pihak Story-i

Tujuan diadakannya acara seminar ini adalah untuk mengenalkan berbagai teknik dalam Digital Painting serta mendorong minat para Mahasiswa DKV UBM untuk mengekplorasi style dan teknik desain ke-tahap yang lebih mendalam terutama dalam hal Digital Painting.

Selain seminar, HIMA DKV UBM bekerja sama dengan Inetindo juga membuka Booth penjualan, maintenance, dan reparasi I-Phone dan Macbook yang bertempat di  sebelah Corner DKV UBM lt.1, dimana para Mahasiswa UBM dapat melakukan Check-up gratis untuk produk Apple milik mereka, serta mendapatkan diskon untuk Perbaikan dan Pembelian Produk Apple di booth tersebut.

Acara tersebut berlangsung dengan baik dengan suasana yang cukup kondusif dimana para pembicara banyak melakukan interaksi dengan para peserta seminar, begitu pula sebaliknya sehingga banyak terjadi pertukaran pemikiran serta pengalaman diantara pembicara maupun peserta seminar. Pembicara juga melakukan demo drawing di iPad Pro sehingga para peserta dapat melihat keseluruhan proses menggambar hingga mewarnai secara digital melalui iPad Pro.

Kompetisi #HackJAK2016

Selasa, 11 Oktober 2016 di Balai kota DKI Jakarta berlangsung acara Awarding Day #HackJAK2016. #HackJAK2016 adalah kompetisi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang bertujuan untuk mempromosikan Data Terbuka, terutama terkait anggaran DKI Jakarta kepada masyarakat luas.

Kompetisi ini terbagi atas 3 kategori diantaranya adalah menulis, membuat video dan visualthon. Visualthon merupakan kompetisi untuk para desainer grafis untuk turut berpartisipasi dalam isu-isu publik. Para desainer grafis ini ditantang untuk menghasilkan infografis yang menarik dan dapat diterima serta dimengerti dengan mudah oleh masyarakat awam dari data Anggaran yang sudah dibuka oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

#HackJAK2016 khususnya untuk kategori Visualthon diikuti oleh 14 peserta dari Universitas Bunda Mulia  dengan total peserta yang mengikuti kompetisi Visualthon sebanyak 117 peserta.

Peserta dari Universitas Bunda Mulia berhasil meraih 2 juara dari 3 besar untuk kategori Visualthon diantaranya Juara 1 oleh Laura Evania dan Alfin dan Juara 3 oleh Khairuzzaky dan Akkapurlaura.juara-pertama juara-ketiga  juara 1juara 2 juara 3

Willy Suciadi Memenangkan Kontes Desain Cover album “Persona” Vidi Aldiano

Awalnya hanya coba-coba, meskipun terdapat sedikit kesulitan ketika proses pemilihan foto namun tidak menyurutkan semangat dan keseruan pada saat layouting, ‘Ungkap Willy Suciadi (pemenang kontes Desain Cover album “Persona” Vidi Aldiano) yang merupakan mahasiswa Desain Komunikasi Visual di UBM ketika ditemui oleh tim Jurnalis DKV UBM pada Rabu, 24 Agustus 2016 di KFC Kemang yang lalu dalam acara Launching album terbaru musisi muda tampan, Vidi Aldiano.’

Pada beberapa saat sebelumnya, Vidi Aldiano bersama jejaring Kreavi.com mengadakan kontes bagi para desainer grafis untuk menciptakan desain sampul album ketiganya berjudul “Persona”.Sesuai judulnya, visualisasi karya ini harus mewakili kepribadian Vidi yang berlapis-lapis, tak hanya sebagai musisi, tetapi juga entrepreneur yang memiliki bisnis restoran, clothing line hingga label musik. Persona itu menjadi dasar dari album terbarunya. Ada sembilan rasa yang diangkat dalam sampul album ketiganya yakni Love, Joy, Wonder, Peace, Anger, Courage, Sadness, Fear, dan Disgust. Para desainer grafis diajak untuk berkolaborasi dan berkarya menampilkan ciri khas Vidi Aldiano menjadi desain sampul album. Karya yang dibuat harus memiliki tampilan pop dan retro modern. Visualisasi karyanya bebas menggunakan style masing-masing tapi harus mewakili 9 rasa yang telah ditetapkan.Karya yang terpilih akan dijadikan cover album official dari album ketiga “Persona” Vidi Aldiano dan mendapatkan perjalanan sehari bersama sang penyanyi ke Tokyo Disneyland.

Keinginan Willy untuk masuk ke dunia Industri mengantarkan ia dengan penuh semangat selama seminggu lebih untuk membuat desain cover yang pada akhirnya menarik perhatian Vidi untuk menetapkan desainnya sebagai pemenang dalam kontes tersebut. “Kaget” ungkap Willy yang terlihat senang karena tidak menyangka Vidi suka dengan warnanya yang sangat cocok untuk album “Persona”.

Dalam desain cover album tersebut, Willy menunjukkan beberapa persona di permainan fotonya. Sedangkan pada cover kaset album terdapat Origami yangmerupakan sebuah inovasi yang unik, melalui origami diharapkan akan terjadi interaksi antara Vidi dengan fans supaya bisa digunting,dilipat menjadi origami dan kemudian dapat diupload ke media sosial.

“Jangan takut untuk coba, beranilah!” tambah Willy sebelum menutup perbincangan dengan tim Jurnalis DKV UBM.IMG_9914 IMG_9918 IMG_9942

Popcon Asia 2016

popcon-2016Acara tahunan Popular Cultural Convention Asia atau yang sering dikenal Popcon Asia kembali digelar di Jakarta tahun ini. Popcon Asia 2016 berlangsung dari tanggal 12-14 Agustus lalu yang bertempat di JCC, Senayan, Jakarta Pusat dengan mengusung tema Pop Revolution.

Popcon Asia merupakan ajang untuk para kreator, seniman, artis dan desainer untuk memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat Indonesia dan juga dapat berkolaborasi dengan sesama kreator maupun pihak-pihak lain dalam menciptakan karya untuk meningkatkan kemampuan mereka.

Dari berbagai kolaborasi di Popcon Asia 2016 salah satunya adalah seorang artis terkenal, Vidi Aldiano yang melakukan 3 kolaborasi dengan berbagai kreator, seniman dan desainer untuk album musik terbarunya dan intellectual property (IP) yang bernama Prince Boemi. Salah satu kolaborasi Vidi adalah pembuatan cover album terbarunya “Persona” yang bekerjasama dengan Kreavi untuk mencari desain cover album terbaik yang dimenangkan oleh Willy Suciadi. Willy Suciadi merupakan anggota aktif di Kreavi dan juga merupakan salah satu mahasiswa DKV yang masih menempuh pendidikan S1 di Universitas Bunda Mulia (UBM).

Selain Willy Suciadi yang memenangkan lomba untuk cover album musik Vidi Aldiano, terdapat beberapa mahasiswa serta dosen DKV UBM yang juga turut serta memperkenalkan karya-karya mereka dengan membuka booth di Popcon Asia 2016. Booth Mixed Feelings 01 (Agatha Astari, Vicky Saputra, Robby Garsia, Daesky , 3 Cina (Reinhard Andersen, Nirwan Pranata, Claren Stefanie) dan Lenwen & Nail Bonbon (Kolaborasi antara Lenny Wen dan temannya) merupakan booth dari mahasiswa DKV UBM, sementara booth Ahsiong & Atrey (Kolaborasi antara Atreyu Moniaga dengan temannya) dan KiraKira Illustration (Kolaborasi antara Khaeruzakky, Rizki Saubari dengan temannya) merupakan booth dari dosen DKV UBM.

Welcoming Freshmen 2016

Masa Orientasi Mahasiswa atau yang sering dikenal Welcoming Freshmen (WF) merupakan kegiatan tahunan yang diadakan oleh Universitas Bunda Mulia (UBM) untuk menyambut dan mengenalkan lingkungan kampus kepada calon Mahasiswa/i UBM. Welcoming Freshmen tahun ajaran 2016 – 2017 ini, bertema “United & Focus” yang sama dengan tema tahun lalu di mana tema ini masih perlu ditekankan kepada civitas akademika karena dengan semakin banyaknya mahasiswa baru tersebut maka mereka harus selalu meningkatkan respect dan bekerjasama serta berkoordinasi untuk semakin meningkatkan prestasi.

Welcoming Freshmen berlangsung selama 4 hari yakni, dimulai dari hari Senin, 08 Agustus 2016 dan ditutup pada hari Kamis, 11 Agustus 2016. Acara ini diisi dengan berbagai kegiatan yang menarik, diantaranya UBM mengundang Kementrian Perindustrian Bapak Ngakan Timur Antara untuk menyampaikan materi mengenai “Menjawab Tantangan Dunia Industri di Tengah Era MEA” yang sesuai dengan visi UBM yaitu “Menjadi Perguruan Tinggi Unggulan yang Menyelenggarakan Pendidikan Berkualitas Tinggi dan Berorientasi pada Industri”.

Acara ini juga turut mengundang Bapak Komjen. Pol. (Purn) Ahwil Lutan, SH, MBA, MM dan Bapak Brigjen.Pol. Dr. Victor Pudjiadi, SPB, FICS, DFM yang membawakan materi mengenai “Bahaya Narkoba Bagi Generasi Muda” yang disampaikan dengan cara yang tidak biasa di mana dalam seminar tersebut terdapat atraksi sulap sehingga membuat seminar tersebut tidak membosankan. Bapak Dr. Ir. Abdul Basith, M.Si. yg memperoleh rekor MURI sebagai motivator, membawakan materi “Motivasi Untuk Sukses di Perguruan Tinggi”, serta Drs. H. Djarot Saiful Hidayat, MS selaku Wakil Gubernur DKI Jakarta yang membawakan materi mengenai “Menggali dan Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan”

Dalam kegiatan WF ini, mahasiswa baru di UBM mencapai 1861 peserta yang terbagi menjadi 2 fakultas yaitu Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISH) serta Fakultas Teknologi dan Desain (FTD). Salah satu program studi yang berada di dalam FTD adalah Desain Komunikasi Visual (DKV). Pada tahun ini, DKV memiliki 124 mahasiswa baru yang turut mengikuti kegiatan WF ini. Mahasiswa baru DKV mengikuti kegiatan WF dengan antusias terutama mengenai pengenalan program studi DKV dan tanya jawab dengan Dosen-Dosen DKV UBM.

“Saya kira ini merupakan hal yang bagus karena memang menunjukkan sisi kreativitas mahasiwa baru, mereka bisa se-kreatif apa untuk menghasilkan karya yang sangat menarik. Ini merupakan hal yang bagus karena mereka bisa mengasah art skill-nya sebelum memasuki perkuliahan dan mengetahui sisi kreativitas mereka sejauh apa.” ungkap Bu Henny Hartono selaku dekan FTD terhadap kegiatan di hari Prodi DKV. Salah satu kegiatan unik DKV dalam WF kali ini adalah  mengharuskan mahasiswa baru untuk melukis di baju dan totebag dengan tema ‘fokus” serta membuat kreasi topi dari tutup botol. kegiatan ini memberikan makna kreativitas tanpa batas bagi para calon desainer masa depan. Beliau juga menambahkan harapannya terhadap mahasiswa baru yang bergabung dengan UBM yaitu harus tetap konsisten dan fokus untuk kuliah dan lulus tepat waktu 4 tahun, dan Indeks Prestasi Mahasiswa (IPK) dapat lebih dari 3.00 poin, serta mendorong mahasiswa baru untuk berprestasi baik di bidang akademik maupun di bidang kemahasiswaan.

IMG_0645 ok     IMG_0635 ok   IMG_5303 ok

Kunjungan Industri PT. Penerbit Erlangga

PT. Penerbit Erlangga sebuah nama yang tentunya sudah tidak asing lagi bagi telinga kita semua sejak kita masih kecil. PT. Penerbit Erlangga atau lebih sering kita sebut Elangga saja itu sudah kita kenal baik sejak kecil melalui buku-buku pelajaran yang selalu kita gunakan. Kali ini para mahasiswa Univesitas Bunda Mulia mengadakan kunjungan Industri ke kantor PT. Penerbit Erlangga yang berada di daerah Ciracas, Jakarta.

Pada kunjungan kali ini para mahasiswa dijelaskan tentang sejarah singkat Erlangga yang sudah bediri sejak tahun 1952, setelah penjelasan tentang target pemasaran yang dipresentasikan oleh editor pihak Erlangga, para mahasiswa juga diajak untuk lebih mengenal soal desain buku baik segi layouting maupun illustrasi cover secara langsung dengan divisi desainnya.

Pada kesempatan ini para mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk bertanya langsung kepada para anggota divisi desain dan mendapatkan banyak ilmu. Tidak hanya itu saja, para mahasiswa pun diajak keliling pabrik Erlangga oleh staff disana, dimana kita dapat melihat proses mencetak buku dengan berbagai macam mesin yang belum pernah kita jumpai. Setelah begitu banyak ilmu yang didapatkan, kegiatan kunjungan industri kali ini pun ditutup dengan foto bersama sebagai kenang-kenangan.

Open House Universitas Bunda Mulia “Dream Day” 2016

Dream Day merupakan acara tahunan untuk memperkenalkan Universitas Bunda Mulia ke sekolah-sekolah, khususnya kepada para murid SMA/SMK yang sedang menduduki bangku kelas 2. DreamDay tahun ini dilaksanakan pada tanggal 12-14 Mei 2016.

Dalam acara tersebut mengajak setiap jurusan untuk ikut berpartisipasi dengan menunjukan fasilitas-fasilitas yang disediakan oleh UBM. Dalam hal ini, jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) membuka Galeri dan Lab. Foto sebagai media pamer dan juga stand “Belitong” guidebook yang merupakan salah satu tugas akhir karya mahasiswa DKV UBM yang berhasil dipublikasikan oleh Elexmedia.

Hari pertama Program Studi DKV membuka galeri dan lab. Foto saja karena stand “Belitong” masih dalam tahap dekorasi. Berikut  adalah beberapa sekolah yang mengunjungi Galeri dan Lab. Foto:

  • SMA Bonavita
  • SMA Galatia
  • SMAK 7
  • SMA Kanaan
  • SMA Ramania
  • SMK Ekonomika Depok
  • SMK Strada Thomas Aquino
  • SMA Pangudi Luhur

Hari Kedua, stand “Belitong” telah dibuka. Bersamaan dengan itu, pada pukul 13.30 “Belitong” juga mengadakan bedah buku di Student Lounge, yang dihadiri oleh beberapa mahasiswa dan beberapa siswa SMA/SMK. Seperti pada hari pertama, Galeri dan Lab. Foto dibuka sebagai media pamer. Berikut adalah beberapa sekolah yang mengunjungi Galeri dan Lab. Foto :

  • SMK Pancaran Berkat
  • SMA Pancaran Berkat
  • SMK Fajar Indah
  • SMA Santo Lukas
  • SBM
  • SMK PSKD 1
  • SMK Strada 2
  • SMA Jaya Sakti
  • SMA Budi Mulia
  • SMK Gapura Kasih
  • SMK  Jaya Sakti
  • PSKD 7
  • SMA Santa Maria Monica

Dihari terakhir yang merupakan closing DreamDay, stand “Belitong” masih dibuka hingga pukul 15:00 WIB. Pada hari terakhir, galeri dibuka dari pagi hari sedangkan lab. Foto baru mulai dibuka pada siang hari. Sekolah-sekolah yang mengunjungi UBM lebih sedikit dikarenakan hanya ada 3 sekolah saja yang hadir. Berikut adalah sekolah-sekolah yang mengunjungi Galeri dan Lab. Foto :

  • SMA Triratna
  • SMA Mutiara Bangsa
  • SMA Mardi Waluya

IMG_0115   IMG_0258   IMG_0204   IMG_8874   IMG_8879

GowesDjokdja, Perjalanan Singkat Kaya Ilmu

Di awal bulan Maret lalu, sebuah kunjungan industri, GowesDjokdja, yang diberikan oleh Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Bunda Mulia mengajak mahasiswa/i program studi tersebut untuk tidak hanya mempelajari teori mengenai desain, namun juga melihat secara langsung bagaimana proses kerja di dunia industri kreatif, khususnya kali ini dalam bidang animasi dan desain grafis.

1457325424195

Antusiasme dari hampir enam puluh peserta dengan bimbingan dari ketiga dosen yang sudah tidak asing lagi yaitu, Bu Nadya, Miss Yana Erlyana dan Bu Aprilia K. Streit, sangat terlihat ketika mereka memiliki kesempatan untuk mengunjungi tempat-tempat industri kreatif di Yogyakarta seperti MSV Pictures, Gameloft, Urak-Urek Studio dan Dagadu. Kesempatan langka untuk melihat langsung proses kerja dari masing-masing industri kreatif tersebut, seperti proses pembuatan sebuah film animasi dan game mobile, memberikan mereka sebuah perjalanan empat hari yang kaya akan pengalaman menarik.

Tidak hanya dari dunia digital, karya-karya indah dari goresan kuas sang pelukis legendaris yang memenuhi buku sejarah perkembangan seni rupa di Indonesia, Affandi, yang sempat mereka saksikan ketika mengunjungi Museum Affandi berhasil membuat mereka berdecak kagum.

Kunjungan singkat penuh informasi  ini memberi banyak sekali ilmu, pengalaman, serta inspirasi yang dapat membantu mereka untuk lebih bereksplorasi dalam berkarya kedepannya. Nantikan dan ikuti perjalanan kaya ilmu yang tak terlupakan dari Program Studi Desain Komunikasi Visual selanjutnya.

DiDi awal bulan Maret lalu, sebuah kunjungan industri, GowesDjokdja, yang diberikan oleh Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Bunda Mulia mengajak mahasiswa/i program studi tersebut untuk tidak hanya mempelajari teori mengenai desain, namun juga melihat secara langsung bagaimana proses kerja di dunia industri kreatif, khususnya kali ini dalam bidang animasi dan desain grafis.

Antusiasme dari hampir enam puluh peserta dengan bimbingan dari ketiga dosen yang sudah tidak asing lagi yaitu, Bu Nadya, Miss Yana Erlyana dan Bu Aprilia K. Streit, sangat terlihat ketika mereka memiliki kesempatan untuk mengunjungi tempat-tempat industri kreatif di Yogyakarta seperti MSV Pictures, Gameloft, Urak-Urek Studio dan Dagadu. Kesempatan langka untuk melihat langsung proses kerja dari masing-masing industri kreatif tersebut, seperti proses pembuatan sebuah film animasi dan game mobile, memberikan mereka sebuah perjalanan empat hari yang kaya akan pengalaman menarik.

Tidak hanya dari dunia digital, karya-karya indah dari goresan kuas sang pelukis legendaris yang memenuhi buku sejarah perkembangan seni rupa di Indonesia, Affandi, yang sempat mereka saksikan ketika mengunjungi Museum Affandi berhasil membuat mereka berdecak kagum.

Kunjungan singkat penuh informasi ini memberi banyak sekali informasi, ilmu, pengalaman, serta inspirasi yang dapat membantu mereka untuk lebih bereksplorasi dalam berkarya di kedepannya. Nantikan dan ikuti perjalanan kaya ilmu yang tak terlupakan dari Program Studi Desain Komunikasi Visual selanjutnya. awal bulan Maret lalu, sebuah kunjungan industri, GowesDjokdja, yang diberikan oleh Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Bunda Mulia mengajak mahasiswa/i program studi tersebut untuk tidak hanya mempelajari teori mengenai desain, namun juga melihat secara langsung bagaimana proses kerja di dunia industri kreatif, khususnya kali ini dalam bidang animasi dan desain grafis.

Antusiasme dari hampir enam puluh peserta dengan bimbingan dari ketiga dosen yang sudah tidak asing lagi yaitu, Bu Nadya, Miss Yana Erlyana dan Bu Aprilia K. Streit, sangat terlihat ketika mereka memiliki kesempatan untuk mengunjungi tempat-tempat industri kreatif di Yogyakarta seperti MSV Pictures, Gameloft, Urak-Urek Studio dan Dagadu. Kesempatan langka untuk melihat langsung proses kerja dari masing-masing industri kreatif tersebut, seperti proses pembuatan sebuah film animasi dan game mobile, memberikan mereka sebuah perjalanan empat hari yang kaya akan pengalaman menarik.

Tidak hanya dari dunia digital, karya-karya indah dari goresan kuas sang pelukis legendaris yang memenuhi buku sejarah perkembangan seni rupa di Indonesia, Affandi, yang sempat mereka saksikan ketika mengunjungi Museum Affandi berhasil membuat mereka berdecak kagum.

Kunjungan singkat penuh informasi ini memberi banyak sekali informasi, ilmu, pengalaman, serta inspirasi yang dapat membantu mereka untuk lebih bereksplorasi dalam berkarya di kedepannya. Nantikan dan ikuti perjalanan kaya ilmu yang tak terlupakan dari Program Studi Desain Komunikasi Visual selanjutnya.

Kunjungan Acara Kriyasana Mahasiswa Desain Grafis Indonesia (KMDGI) 11

IMG_9568

Pada bulan November lalu tepatnya di tanggal 11 November hingga 14 November acara KMDGI yang selalu di selenggarakan setiap 2 tahun sekali kembali diselenggarakan di Institut Kesenian Indonesia Denpasar Bali. KMDGI11 ini di ikuti oleh 42 universitas dari seluruh Indonesia. Institut Kesenian Indonesia Yogyakarta, Institut Teknologi Bandung, serta Institut Kesenian Jakarta yang merupakan pendiri dari acara KMDGI ini juga membukan stand pameran yang sangat menarik.

Selain ketiga universitas ini masih banyak universitas lain yang menjadi peserta pameran dengan stand-stand yang sangat kreativ. Dari para peserta pameran memberikan antusias yang sangat tinggi, dari acara ini pula kita bisa mendapatkan banyak ilmu serta Networking yang luas.Untuk KMDGI12 nanti acara ini akan diselenggarakan di Semarang.

Bedah Buku “Desain Grafis Indonesia dalam Pusat Desain Grafis Dunia (DGIDPDGD)”

DESAINER TAK BUTA SEJARAH

Seorang penulis asal Perancis mendeskripsikan sejarah dengan sangat menarik. Sejarah adalah pengulangan masa lalu di masa depan; refleksi dari masa depan pada masa lalu. Pernyataannya menegaskan peran penting sejarah sebagai salah satu penentu langkah menuju masa depan.

Sejarah tidak tercipta dalam kurun waktu yang singkat. Daya ingat manusia yang terbatas takkan mampu menyimpan setiap detail rangkaian peristiwa besar tersebut. Mencatat merupakan salah satu usaha terbaik untuk merekam jejak apa yang sudah dilakukan di masa lalu. Sayangnya, rekam jejak perkembangan desain grafis di Indonesia tidak memiliki pencatatan yang mapan.

Mengajak semua desainer grafis Indonesia untuk menjumpai sejarahnya sendiri, Desain Grafis Indonesia (DGI) menerbitkan buku Desain Grafis Indonesia dalam Pusaran Desain Grafis Dunia.  Melalui kumpulan catatan, koleksi, dan arsip pribadinya, Hanny Kartanidata dibantu oleh tim DGI dan belasan desainer grafis lainnya memberikan hadiah yang berharga bagi tanah air tercinta. Kini, Indonesia memiliki rekam perjalanan desain grafisnya sendiri.

DSCF3026    DSCF3104   IMG_9633

Dalam Seminar Bedah buku DGIDPDGD yang dilaksanakan pertengahan bulan Maret 2016 yang lalu, mahasiswa DKV Universitas Bunda Mulia mendapat kesempatan untuk lebih mengenal perkembangan desain grafis Indonesia. Pertemuan singkat ini sekaligus membuka mata calon desainer grafis akan identitas dirinya.