FUN BUILDING MENTOR SAC

Student Advisory Center mempersembahkan kegiatan apresiasi ke mahasiswa mentor SAC yang telah menjabat selama 1 tahun akademik. Kegiatan fun building ini juga dihadiri oleh mentor-mentor baru untuk periode 2016/2017. Para mentor yang sebelumnya juga masih menjabat di periode selanjutnya.

Kebahagiaan, kekompakan dan kekeluargaan dibangun didalam kegiatan ini. Acara dilaksanakan pada tanggal 13 Agustus 2016  di Wispavo, Sentul.

1471335412917 1471335436264 1471335452392 1471335464431 DSC06451 DSC06459 DSC06460 DSC06550

 

IMG_2857 IMG_2853 IMG_2842 IMG_2840 IMG_2838 IMG_2864 IMG_2828 IMG_2832 IMG_2833 IMG_2835 IMG_2827 IMG_2826 IMG_2825 IMG_2824 IMG_2823 IMG_2818 IMG_2820 IMG_2819 IMG_2822 IMG_2828 IMG_2817 IMG_2816 IMG_2815 IMG_2814 IMG_2813 IMG_2806 IMG_2807 IMG_2809 IMG_2810 IMG_2811 IMG_2804 IMG_2803 IMG_2802 IMG_2801 IMG_2800 IMG_2761 IMG_2775 IMG_2781 IMG_2785 IMG_2799 IMG_2753 IMG_2741 IMG_2745 IMG_2740 IMG_2730 IMG_2729 IMG_2728

Kesuksesan Bukan Hanya Milik Mereka yang Pacaran saja. Di Masa Muda Kamu Harus Mencoba Semua!

Masa kuliah jadi salah satu momen paling menentukan dalam kehidupan seseorang. Bagaimana tidak, dalam masa ini kita dibentuk jadi pribadi dewasa yang siap menanggung berbagai konsekuensi. Otak yang terisi dengan berbagai teori menjadikan kita lebih sensitif dan berhati-hati. Pentingnya masa kuliah juga diamini oleh Achmad Zaky, CEO Bukalapak yang kini sukses mengembangkan Bukalapak sebagai salah satu startup terbaik di Indonesia.

Berikut cerita inspirasi untuk kalian :

Sebagai anak Sragen yang ndeso, ada hasrat besar Zaky untuk menaklukkan ITB (Dokumen Pribadi Zaky). Datang dari kota kecil di Jawa Tengah, Zaky merasakan perbedaan budaya yang besar ketika pertama kali masuk ke Jurusan Teknik Informatika ITB. Jika di Jawa Tengah kultur budayanya lekat dengan sikap merendah dan memendam perasaan, kultur di ITB Bandung membuatnya harus beradaptasi dengan kebiasaan outspoken dalam mengemukakan pendapat. Kegigihan Zaky dalam urusan kuliah dibuktikannya dengan berhasil meraih IPK sempurna 4,0 di semester pertama. Ketakutan bahwa perbedaan budaya akan menghambat langkah dibuktikan salah. Zaky benar-benar memanfaatkan waktu untuk membaca, mengulang materi kuliah, serta mendatangi kakak angkatan setiap ada materi yang dirasa belum dikuasai.

Berani mencoba apa saja jadi sifat yang membentuk Zaky lebih tangguh sebagai manusia. Berbagai pengalaman yang didapat dari sana juga diakui membuat mata lebih terbuka.

Definisi “berbagai kegiatan” yang Zaky maksud tidaklah main-main. Dari semester dua Zaky sudah bergabung di unit kemahasiswaan yang isinya mahasiswa geek namanya Amateur Radio Club (ARC), sebuah club yang dulu didirikan oleh Onno W Purbo. Di sanalah Zaky mendapatkan pengalaman nyata mengoprek (membongkar – red) komputer, jaringan, dan sejenisnya. Dari sinilah Zaky bisa mendapatkan uang pertama kali dari keahliannya, Ia menciptakan software quickcount untuk sebuah stasiun televisi yang cuma dihargai1,5 juta rupiah saja! Dari keahliannya ini pula lah Zaky sering mengikuti berbagai kompetisi Informatika sehingga mendapatkan juara di beberapa kompetisi. Bukan cuma kegiatan yang berhubungan dengan bidang studinya di Teknik Informatika, Zaky bahkan mengikuti kegiatan yang sekilas sama sekali tidak bersinggungan langsung dengan jurusan kuliahnya. Bahkan Zaky menjajal ikut Menwa selama masih jadi mahasiswa via yon1.unit.itb.ac.id.

“Selain ikut unit yang berbau geek, saya juga ikut BEM, kemudian yang paling parah ikut Menwa (Resimen Mahasiswa) yang proses trainingnya berjalan selama 21 hari. Jalan 70 km, harus survival, bawa tas pasir berat, masih menenteng 10 kg senjata. Gila lah! Mau mati rasanya. Tapi bisa melewati semua itu rasanya lifetime achievement banget.”

Namun diakui Zaky, semua pengalaman yang sudah pernah dicoba membuka mata bahwa ada dunia yang lebih luas yang harus dicoba di luar sana.

Selain pengalaman, ikut kegiatan juga membuat kita dapat banyak teman. Percayalah, teman yang ngerjain tugas bareng, susah bareng, tidur bareng, atau seneng-seneng bareng di kampus nanti akan sangat membantu di masa depan. Banyak teman saya dulu waktu di kampus yang membantu sama-sama membesarkan Bukalapak sekarang, pendiri Bukalapak semua teman waktu di kampus ITB .

Buat Zaky, keberuntungan hanya menghampiri mereka yang mempersiapkan. Proses panjang yang sudah dilalui membuatnya siap saat kesempatan datang

Kelemahan Zaky dalam Bahasa Inggris justru mengantarkan Zaky ke AS (Dokumen Pribadi Zaky). Meski sudah berhasil diterima di ITB, ke-ndeso-an Zaky tetap tercermin dalam kekurangannya menguasai Bahasa Inggris. Skor TOEFL Zaky semasa kuliah hanya 430, cukup jauh dari standar skor TOEFL yang biasanya diatas angka 500.

“Biasalah, kalau orang Jawa di ITB biasanya memang Inggrisnya kacau. haha. Maklumlah kami harus menguasai dua bahasa, Jawa dengan berbagai tingkatannya dan Indonesia. Bahkan seingat saya, saya termasuk tiga terbawah di kelas Informatika waktu itu” Imbuhnya.

Menyadari kelemahannya ini, Zaky pun memutar otak agar bisa menambal kekurangan.

Suatu hari saya sedang melakukan kegiatan bersama teman-teman BEM, saya liat pengumuman ada beasiswa dari Pemerintah AS yang targetnya adalah untuk orang-orang yang gak bisa Bahasa Inggris. Gila banget beasiswa ini kupikir. Mana ada beasiswa yang gak mensyaratkan kemampuan Bahasa Inggris? 100% beasiswa itu biasanya TOEFLnya harus di atas 550. Tanpa pikir panjang saya langsung cari info dan mendaftar.”

Berbeda dengan kita yang sering hanya ingin saja tapi tidak dibarengi usaha nyata, Zaky kembali menunjukkan kegigihannya. Ia mendatangi alumni program tersebut, menanyakan apa yang harus ia siapkan agar bisa diterima.

Beruntung sekali saya, karena keaktifan berorganisasi menjadi poin penting dalam penilaian beasiswa ini. Saya diterima dalam program beasiswa tersebut dan berangkat untuk mengikuti program ke Amerika selama 2 bulan. Saya senang sekali dapet beasiswa ini, orang tua saya sampe nangis, mungkin beliau berpikir ni anak dari kecil momoknya bahasa inggris, sudah ga mungkin ke luar negeri lah! Haha. Dari sini saya tahu bahwa semua harus dilalui dengan persiapan. Saya beruntung sekali karena saya siap. Gak ada sesuatu yang datang dengan gratis”.

Pengalaman membaur di tengah native speaker Amerika Serikat selama 2 bulan menumbuhkan kepercayaan diri Zaky. Dari situ ia sadar bahwa penutur asli pun masih membuat kesalahan pada penggunaan bahasa dan grammarnya.

Saya pikir bilang I’m fine thank you itu yang benar, ternyata itu ga dipake di Amerika! Ini membuat saya jadi pede kalau ngomong Inggris setelah itu. Ternyata ga sekaku itu Bahasa Inggris. Salah grammar itu rapopo!” candanya.

Perjuangan mencapai kesuksesan tidak ubahnya seperti memperjuangkan perasaan. Jadikan kegagalan sebagai pembelajaran. Jadikan penolakan sebagai pembuktian diri. Kamu pasti bisa!

Kegagalan pasti datang. Tapi kamu lebih kuat. Kamu pasti bisa! Bukan berarti kegagalan tidak pernah menghampiri Zaky. Zaky pernah membuka usaha kuliner mie ayam waktu kuliah yang akhirnya bangkrut.

Waktu itu kami keracunan virus entrepreneurship, pas ngumpul sama teman-teman tiba-tiba kepikiran dan pengen bikin warung mie. Uang saya dari lomba habis semua kesedot kesitu karena bangkrut. Takut dan trauma rasanya waktu itu, tapi saya berpikir ini seperti sekolah, mahal sekali biayanya, saya yakin ada pelajaran berharga .

Setelah lulus kuliah, keyakinan Zaky untuk mulai menjajaki usaha di bidang e-commerce juga sempat dipertanyakan,

Beberapa bulan setelah lulus, saya kepikiran bikin Bukalapak sebagai sebuah ecommerce jual beli yang aman buat siapapun. Saya hanya percaya masa depan Indonesia ada di internet. Meski saat itu pengguna internet masih sedikit sekali, dan masih menggunakan warnet dan lab untuk akses internet saya tetap percaya kalau bisnis ini bisa sukses.

Saya cerita ke teman-teman tidak ada yang percaya dengan ide ini. Mereka memilih bekerja di perusahaan yang sudah mapan. Hampir sebagian besar menolak untuk bergabung. Banyak juga yang menertawakan bahwa bisnis internet itu ga nyata. Akhirnya ada satu teman yang percaya! Sampai saat ini saya juga masih bingung kenapa dia bisa percaya sama saya waktu itu. Dialah co-founder dan CTO Bukalapak sampai saat ini

Walau banyak yang tidak percaya, kami berdua fokus mengembangkan Bukalapak secara diam-diam. Alhamdulilah kerja keras kami membuahkan hasil, pagi siang malam kita ngoprek dan bikin Bukalapak, animo masyarakat luar biasa, hingga seperti sekarang ini

Masa muda adalah masa kritis yang tidak boleh disia-siakan. Ambil semua kesempatan yang ditawarkan. Di sinilah kamu akan tahu apa yang benar-benar ingin dilakukan

“Masa kuliah dan 2 tahun setelah lulus adalah masa mencari pegangan. Di situ kita bisa mencari ke dalam diri kita sendiri, apa sebenarnya passion kita itu .

Di momen ini, menurut pengalaman saya, kita harus memaksa diri untuk melakukan banyak hal. Setelah lulus kuliah dan belum menikah semangat yang kita miliki masih tinggi. Kita masih belum punya ekspektasi yang tinggi pada hidup. Kalau gagal ya udah. Nothing to loose. Masa-masa kuliah tidak seharusnya disia-siakan untuk hanya kuliah saja tanpa melakukan apa-apa.”

Saat ditanya apakah Zaky tidak merasa rugi masa kuliahnya hanya diisi dengan setumpuk kegiatan, apakah ia merasa kehilangan kesempatan bersenang-senang Zaky menjawab dengan berkelakar:

“Haha. Tiap hari waktu kuliah dulu saya juga senang-senang. Tapi senang-senangnya beda. Diskusi sama senior itu senang-senang. Ngoprek (Hack) sesuatu itu juga senang-senang kok.”

So…. Manfaatkan waktumu dengan sebaik mungkin dan tingkatkan apa yang menjadi “strength” kamu! Jangan hanya melihat kekuranganmu saja!

 

Source : http://www.hipwee.com/sukses/ceo-bukalapak-kesuksesan-bukan-milik-mereka-yang-cuma-kuliah-dan-pacaran-saja-kamu-harus-mencoba-semua-selama-masih-jadi-mahasiswa/

UNBOX YOURSELF-30 JANUARI 2016

1457337106038 1457337108468 1457337111995 1457337114948 1457337119304 1457337122126 1457337124091 1457337126126 1457337128264 1457337129856 1457337132460 1457337140709 1457337145457 1457337147288 1457337150132 1457337151990 1457337153831 1457337163542 1457337166429 1457337167961 1457337170168 1457337172474 1457337174870 1457337176700 1457337178649 1457337182688 1457337186476 1457337193421 1457337195326 1457337197569 1457337203365 1457337208504 1457337211882 1457337213521 1457337215239 1457337221878 1457337224270 1457337228891 1457337236999 1457337238765 1457337241893

1457337246831

 

TRAINING MAHASISWA SUPER SESI 1- 27 FEBRUARI 2016

Pelatihan yang diadakan selama 2 hari pada tanggal 27 Februari 2016 & 05 Maret 2016 dibawakan oleh Life Talk Asia. Kak Martinus sebagai pembicara dalam pelatihan ini dibantu 0leh crue dari Life Talk Asia. Pelatihan ini bukan hanya diberikan sebuah teori saja melainkan diadakannya sebuah simulasi kepada peserta yang hadir.

Acara berlangsung sangat meriah dan menyenangkan. Antusias dari peserta dan respon yang sangat baik dari evaluasi pelatihan ini

 

DSC03988 DSC03989 DSC03990 DSC03992 DSC03994 DSC03995 DSC03999 DSC04000 DSC04001 DSC04002 DSC04004 DSC04005 DSC04006 DSC04007 DSC04008 DSC04009 DSC04010 DSC04012 DSC04013 DSC04014 DSC04015 DSC04017 DSC04021 DSC04022 DSC04024 DSC04025 DSC04027 DSC04028 DSC04029 DSC04030 DSC04031 DSC04036 DSC04037 DSC04038 DSC04039 DSC04041 DSC04042 DSC04045 DSC04047 DSC04046 DSC04048 DSC04049 DSC04050 DSC04051 DSC04052 DSC04053 DSC04054 DSC04055 DSC04056 DSC04057

Seminar “Menjadi Pelopor Perubahan Positif”

JpegJpeg

Seminar “Menjadi Pelopor Perubahan Positif”  yang diadakan pada tanggal 28 Februari 2015 di UBM dengan pembicara Mona Sugianto, M. Psi, Psikolog. Seminar ini diselenggarakan oleh Psikologi bekerjasama dengan SAC.  Dihadiri oleh Mahasiswa/i Psikologi dan Mahasiswa dari jurusan lainnya dan dihadiri juga oleh beberapa mentor SAC. Semangat dan antusias mahasiswa untuk menjadi “Agen perubahan”. Tetap maju Mahasiswa UBM, jadilah Agen Perubahan!.

Workshop Art Therapy 5-6 Maret 2015

IMG_3157 IMG_3158 IMG_3160 IMG_3161IMG_2968Art Therapy Part 1Art Therapy Part 1IMG_2888IMG_2971IMG_2976IMG_2978IMG_2980IMG_2845IMG_2900

 

Workshop “Art Therapy” yang diadakan di UBM selama 2 hari, Worksop yang diadakan dilaksanakan oleh SAC bekerjasama dengan P3M. Workshop ini dibawakan oleh Ibu Mutia Ribowo MA, AThR dan Ibu Cindy Harjatanaya, BA (Hons), MA. Workshop ini bertujuan dalam pengembangan ketrampilan profesi dalam bidang konseling dan psikologi melalui pembinaan mengenai pemahaman dasar “Art Therapy” serta peserta dapat mengeksplorasi metode “Art Therapy” dari sudut pandang kegunaan, yiatu senirupa sebagai media terapi (art as therapy) & senirupa sebagai media untuk psikoterapi (art as psychotherapy).

TRAINING MAHASISWA SUPER SESI 2 05 MARET 2016

DSC04173DSC04175DSC04178DSC04177DSC04180 DSC04182 DSC04183 DSC04184 DSC04187 DSC04188 DSC04190 DSC04191 DSC04192 DSC04193 DSC04198 DSC04196 DSC04198 DSC04203 DSC04204 DSC04206 DSC04207 DSC04208 DSC04209 DSC04211 DSC04212 DSC04214 DSC04215 DSC04217 DSC04219 DSC04220 DSC04221 DSC04222 DSC04223 DSC04225 DSC04226 DSC04227DSC04230 DSC04232 DSC04233 DSC04234 DSC04235 DSC04236 DSC04237 DSC04242 DSC04243 DSC04199 DSC04200 DSC04202

 

Pelatihan yang diadakan selama 2 hari pada tanggal 27 Februari 2016 & 05 Maret 2016 dibawakan oleh Life Talk Asia. Kak Martinus sebagai pembicara dalam pelatihan ini dibantu 0leh crue dari Life Talk Asia. Pelatihan ini bukan hanya diberikan sebuah teori saja melainkan diadakannya sebuah simulasi kepada peserta yang hadir.

Acara berlangsung sangat meriah dan menyenangkan. Antusias dari peserta dan respon yang sangat baik dari evaluasi pelatihan ini.

 

 

Salam,

Student Advisory Center

Capturing Moment – UBM photo contest

SYARAT PESERTA :

- Mahasiswa Aktif UBM

- Mengambil dan mengembalikan  Formulir pendaftaran di Stand Perlombaan (Lobby) atau Ruang SAC lantai 3 dengan Ibu Nelly.

SYARAT TEKNIS :

  • Moment yang ditangkap adalah moment yang terjadi di lingkungan Universitas Bunda Mulia
  • Hasil Foto High resolution, dapat dicetak hingga ukuran 5R
  • Peserta hanya dapat mengirimkan 1 foto, dalam bentuk softcopy JPEG (diberikan CD) dan Hardcopy 1 Lembar 5R ke lantai 3 PIC Ibu Novia.
  • Dapat menggunakan kamera apa saja, DSLR, Pocket kamera, maupun handphone.
  • Tidak melanggar etika secara umum (tidak mengandung SARA, pornografi, Copyright, kekerasan, atau menyinggung pihak tertentu).
  • Foto yang diikutsertakan adalah foto asli yang tidak pernah dipublikasikan atau diikutsertakan dalam kompetisi lain. Jika diketahui peserta melanggar maka hasil foto tidak akan diikutsertakan dalam kompetisi.
  • Olah digital diperbolehkan sebatas perbaikan kualitas foto (brightness, saturation, atau crop). Tidak boleh menambahkan atau menghilangkan objek pada foto.
  • kriteria penilaian adalah originalitas, kreativitas, keunikan, kesesuaian foto dengan tema lomba.
  • Foto yang diikutsertakan menjadi hak pihak panitia.
  • Perlombaan dimulai pada tanggal 04 April – 25 April 2016.

KETERANGAN UNTUK PENGUMPULAN FOTO :

- Sertakan keterangan sebagai berikut :

Judul Foto :

Cerita latar belakang foto (Singkat ) :

Nama Peserta :

Nim :

Prodi :

Kamera yang digunakan :

 (Form dapat diambil di lantai 3)

PENGUMUMAN :

Pengumuman pemenang akan diumumkan di portal Mahasiswa.

HADIAH :

PEMENANG 1     : Rp. 1.000.000 (Rp. 500.000 UANG TUNAI + VOUCHER ALFAMART Rp. 500.000)

PEMENANG 2    : Rp. 750.000 ( Rp. 250.000 UANG TUNAI + VOUCHER ALFAMART Rp. 500.000)

PEMENANG 3    : Rp. 500.000 (Rp. 250.000 UANG TUNAI + VOUCHER ALFAMART Rp. 250.000)

 

Salam,

SAC

Lomba Foto Booth “UNBOX YOURSELF” 30 Januari 2016

KAMI DARI PIHAK SAC MENGUCAPKAN SELAMAT KEPADA KEDUA PEMENANG YANG TERPILIH :

1. Yohanes 16150032

2. Anton Wijaya 12130196

 

SALAM,

SAC

 

 

Sara Blakely

Ketika Sara Blakely berumur 29, dia mencoba peruntungannya dengan menginvestasikan uang sebesar 5000 dolar untuk produk dalaman wanita. Enam bulan kemudian, produk ini disambut dengan hangat oleh para konsumen. Spanx, model dalaman yang mampu membentuk wanita lebih seksi ini akhirnya laku keras di pasaran. Sejak kemunculannya, Spanx yang awalnya hanya dijual di kawasan kecil di Atlanta akhirnya menjadi bisnis multimillion dolar dengan total transaksi sekitar 250 juta dolar. Hebatnya lagi, Blakely mempunyai 100 % persen kepemilikan saham sejak dari awal. Dia tidak pernah mengiklankan atau bahkan menawarkan investasi ke publik. Pada umur 41, Blakely dinobatkan oleh Forbes sebagai wanita terkaya di dunia dengan bisnis rintisan sendiri.

Membahas profil Sara Blakely tidak lengkap tanpa membahas perintisan awal Spanx yang dimulai dari kecil. Produk Spanx dibuat dengan keterampilan tangan dan dibuat di sebuah meja lipat kecil di rumah Neiman Marcus. Bahkan, promosi dilakukan dengan menggunakan foto ia sendiri. Setelah beberapa tahun kemudian, Spanx tumbuh dengan sangat cepat. Total ada 125 orang dipekerjakan dan hanya 16 diantaranya pria. Perusahaan ini mampu menjual 200 produk yang dijual di ritel-ritel, butik, online shop, dah pusat perbelanjaan. Baru-baru ini mereka bersiap untuk berekspansi ke seluruh dunia.

Sara Blakely melalui perjuangan yang cukup berat sebelum akhirnya ia dapat merasakan kesuksesan yang sebesar ini. Lahir di keluarga yang kurang harmonis, Ayah dan Ibu Blakely akhirnya bercerai. Ia juga mengalami kejadian-kejadian yang cukup mengguncang emosinya di kala kecil. Diantaranya, ia bahkan pernah menyaksikan kematian sahabat terbaiknya ketika mengendarai sepeda bersama.

Blakely mengawali bisnis pertamanya pada awal tahun 1990, ia menjadi penjaga anak kecil dan hanya dibayar 8 dolar untuk beberapa jam kerja. Dia baru saja lulus dari sekolah menengah atas tanpa ada pengalaman maupun ketrampilan bekerja. Ia melakukan pekerjaan ini selama tiga kali musim panas. Setelah mendapatkan gelar Legal Communication di Florida State, Blake sempat bekerja di Disney Land sebagai pemeran Goffey dan di Danka selama beberapa tahun.

Ia akhirnya berani bereksperimen dengan dalaman wanita ketika ia mendapatkan permasalahan ketika ia memakainya. Ia berpendapat bahwa dalaman yang selama ini ia kenakan sangat tidak nyaman dan old-fashion. Ia akhirnya melakukan riset di sana sini, hingga akhirnya ia mendapatkan bahan yang terbaik. Kesempatan inilah yang akhirnya dimanfaatkan oleh Blakely sebagai ide untuk berwirausaha.

Ia meminta temannya sendiri untuk mendesain kemasan yang menarik.  Serta mematenkan produk ini sendiri. Ia juga yang menamakan produk ini sebagai Spanx, kata Spanx ini diambil dari kata ‘Spank’. Ia berpendapat bahwa kata ‘Spanx’ adalah kata yang unik, siapapun pasti akan dapat mengingatnya.

Produk ini menanjak kepopulerannya ketika Blakely mencoba mempromosikannya ke Oprah Winfrey Show. Bahkan Oprah sendiri mengagumi produk ini. Setelah populer lewat media, Spanx yang pada awalnya sudah menguntungkan, pada tahun pertama dan kedua menunjukkan peningkatan keuntungan yang sangat signifikan, dari 4 juta dolar menjadi 10 juta dolar.

Sampai pada akhirnya ia mengembangkan produk itu lebih besar. Ia akhirnya menawarkan produk tersebut dari ritel ke ritel lainnya. Ia sendiri yang mendemokan produk tersebut. Sekarang, Spanx menjadi produk yang sangat laris dan di kenal di pasaran. Total lebih dari 10 negara produk ini terdistribusikan, termasuk kawasan asia.

Sara Blakely sangat optimis untuk mengembangkan produk ini, “Kedepannya, saya berharap Spanx akan menjadi produk yang mendunia”.  “Dimanapun. Hingga tidak ada satupun bokong yang tertinggal”.  Produk ini akan memasuki pasar dunia dan menjadi salah satu merek yang dikenal. Sara Blakely kini telah menjelma sebagai salah satu pebisnis wanita tersukses di dunia.

 

Learning Point :

-  Terus berusaha untuk sesuatu hal yang kita inginkan

-  Kehidupan kita yang susah bukan menjadi penghalang kita untuk bisa menjalankan sebuah usaha yang kita inginkan.

-  Berpikir kreatif dan out of the box.