Semiloka Berbagi Pengalaman dalam Menghadapi Tantangan Artikel Ilmiah untuk Jurnal Internasional Terindeks Scopus

Rabu, 16 November 2016, Pascasarjana Universitas Bunda Mulia (UBM) menggelar semiloka dengan judul “Semiloka Berbagi Pengalaman dalam Menghadapi Tantangan Artikel Ilmiah untuk Jurnal Internasional Terindeks Scopus“ yang diselenggarakan di salah satu ruang kelas Pascasarjana.

Acara yang dihadiri oleh dosen S1 Manajemen, S1 Akuntansi, S1 Ilmu Komunikasi, S2 Manajemen, dan S2 Ilmu Komunikasi menghadirkan Dr. Tigor Sitorus, S.E., M.M. dan Dr. Edi Purwanto, S.Th., S.E., M.M. sebagai narasumber.

 Semiloka ini bertujuan untuk membagi pengalaman dalam membuat Jurnal Internasional Terindeks Scopus yang telah sering dilakukan oleh dua (2) narasumber, dan juga berbagi tips dan triks agar dapat lolos di seleksi tahap awal. Antusiasme dan interaksi berupa tanya jawab pun mewarnai Semiloka tersebut.

Universitas Bunda Mulia – Bridging Education To the Real World

’’Best practice dalam pengelolaan jaringan bisnis ritel Ranch Market di indonesia’’ Bersama Ibu Meshvara Kanjaya (Persiden Direktur PT Supra Boga Lestari,Tbk.

IMG-20160804-WA0005

Pada 04 Agustus 2016, program studi Magister Manajemen menyelenggarakan kuliah tamu Dengan Topik ’’Best practice dalam pengelolaan jaringan bisnis ritel Ranch Market di Indonesia’’. Kuliah tamu ini  diselenggarakan dengan tujuan memberikan tambahan wawasan kepada para mahasiswa dalam menghadapi persaingan bisnis ritel modern di Indonesia. Kemajuan teknologi serta digitalisasi saat ini mengakibatkan semakin ketatnya persaingan bisnis.

Program studi Magister Manajemen menghadirkan Ibu Meshvara Kanjaya sebagai narasumber sebagai dosen tamu kali ini. Beliau adalah Presiden Direktur PT Supra Boga Lestari,Tbk. Di dalam kuliahnya, beliau mengemukakan juga bahwa sangat diperlukan pembelajaran tentang Bisnis ritel semakin maraknya bisnis yang bertumbuh dalam industri ritel saat ini dan kedepannya.

 

Para peserta yang terdiri dari Mahasiswa Program Studi Magister Manajemen, sangat antusias dalam mendengarkan paparan yang diberikan oleh Ibu Meshvara Kanjaya. Pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan ketika sesi diskusi dibuka mengingat narasumber adalah seorang yang sangat berpengalaman di bidang Bisnis ritel. 

 

Program Magister Manajemen akan terus berkomitmen menghadirkan para pakar dan praktisi untuk semakin memperkaya proses pembelajaran para mahasiswa dan menjembatani antara dunia pendidikan dengan dunia industri sebagaimana tagline dari UBM, Bridging Education to the Real World.

 

Go Biemers!

 

 

 

 

 

Seminar bersama Dubes Mayerfas, Inspektur Jenderal Kementerian Luar Negeri RI

7d787bec 0e1f 4232 9f81 263f7e76788e1

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) merupakan kerjasa sama antar berbagai Negara di ASEAN yang bertujuan mewujudkan ekonomi yang stabil dan mendorong daya saing di Asia Tenggara khususnya antar negara-negara anggota ASEAN. MEA dapat dilihat sebagai peluang sekaligus tantangan dalam upaya peningkatan perekonomian negara khususnya Indonesia. Oleh karena itu, Indonesia harus siap dalam menghadapi persaingan antar negara, tidak hanya pemerintah namun juga masyarakatnya.

Berbagai regulasi, perundang-undangan, kebijakan yang diambil oleh pemerintah juga akan menjadi penentu atas posisi perekonomian Indonesia di era global.

Program Pascasarjana Universitas Bunda Mulia melihat hal ini sebagai salah satu hal utama yang perlu diperhatikan saat ini. Untuk itu, program studi Magister Manajemen dan Magister Ilmu Komunikasi Universitas Bunda Mulia telah menyelenggarakan seminar dengan tajuk “Indonesia dalam Era Masyarakat Ekonomi ASEAN” sebagai forum diskusi langsung antara para mahasiswa, praktisi, akademisi dengan pemerintah sesuai dengan tagline dari UBM yaitu “Bridging Education to The Real World”.

Kegiatan seminar tersebut diselenggarakan pada hari Senin, 30 Mei 2016 bertempat di The UBM Premiere Classroom yang dimoderatori oleh salah seorang dosen program studi Magister Manajemen, Dr. Tonny Hendratono, S.E., M.M.. Narasumber pada acara seminar tersebut adalah Dubes Mayerfas. Beliau pernah menjabat sebagai Duta Besar di Vietnam dan saat ini menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Acara berlangsung selama 2 jam dan dihadiri oleh sekitar 91 peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa, rekanan, alumni, dan undangan dari program pascasarjana UBM.

Memasuki sesi diskusi, para peserta sangat antusias yang terlihat dengan banyaknya pertanyaan yang dilontarkan kepada narasumber. Kegiatan ditutup dengan pemberian penghargaan kepada narasumber yang diberikan oleh Dr. Teguh Priyo Sadono selaku Direktur Program Pascasarjana. Program Pascasarjana UBM akan terus menyelenggarakan kegiatan-kegiatan seperti ini secara konsisten sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara kontinu dengan berorientasi pada industri sesuai dengan visi dari Universitas Bunda Mulia.

Go Biemers!

Magister Manajemen UBM Sah Menjadi Anggota APMMI

new

Asosiasi Program Magister Manajemen Indonesia (APMMI) merupakan asosiasi yang memposisikan diri sebagai lembaga yang memberikan pedoman sebagai penyelenggaraan pendidikan terbaik (best practices) dari pendidikan MM dalam rangka meningkatan mutu pendidikan MM di Indonesia.

Untuk dapat tergabung di dalam asosiasi ini, Program Studi Magister Manajemen harus memenuhi beberapa persyaratan seperti telah terakreditasi oleh Ban-PT dengan akreditasi minimal “B”, telah divisitasi untuk kelayakannya, direkomendasi oleh Dewan Pertimbangan APMMI serta memenuhi beberapa persyaratan lainnya.

Anggota APMMI saat ini berjumlah sekitar 40-an program studi Magister Manajemen se-Indonesia sehingga dapat dikatakan bahwa seleksi untuk menjadi anggota APMMI terbilang ketat. Beberapa program studi Magister Manajemen yang menjadi anggota APMMI antara lain dari: Universitas Indonesia Jakarta, Institut Pertanian Bogor, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Institut Teknologi Bandung, Universitas Dipenegoro Semarang, Universitas Sriwijaya Palembang, Universitas Padjajaran Bandung, dan Perguruan Tinggi lainnya.

Pada Kamis (26/4/16) Program Studi Magister Manajemen Universitas Bunda Mulia secara resmi telah berhasil mendapatkan Sertifikat Keanggotaan Asosiasi Program Magister Manajemen Indonesia (APMMI). Hal ini menandakan bahwa Program Studi Magister Manajemen UBM secara sah tergabung kedalam keanggotaan APMMI bersama program Magister Manajemen dari Perguruan Tinggi bergengsi lainnya se-Indonesia.

Selamat kepada Program Studi Magister Manajemen Universitas Bunda Mulia yang telah berhasil lolos hasil visitasi kelayakan untuk menjadi anggota APMMI dan memperoleh rekomendasi dari Dewan Pertimbangan APMMI. Harapannya, semoga Program Studi Magister Manajemen Universitas Bunda Mulia terus dapat meningkatkan kualitas demi menghasilkan lulusan-lulusan terbaiknya.

Pasca Sarjana Universitas Bunda Mulia, Excellent Leaders Start Here

Siapkah Indonesia dalam Menghadapi MEA ?

ecard

Tahun 2016, era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) resmi diberlakukan. Terwujudnya sistem pasar bebas ini berarti Indonesia harus siap untuk menghadapi persaingan antar negara anggota. Dalam hal ini, tidak hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat. Peran pemerintah dalam membentuk regulasi dan perundang-undangan tentang masalah investasi dan kompetisi usaha harus diperkuat. Karena pada dasaranya tujuan dibentuknya MEA adalah untuk meningkatkan stabilitas perekonomian di kawasan ASEAN. MEA sebagai peluang namun juga tantangan untuk Indonesia. Pertanyaan besar, apakah masyarakat Indonesia sudah siap menghadapi MEA?

Secara tidak langsung, MEA  memang dapat meningkatkan suhu perekonomian Indonesia. Meningkatnya kompetisi dalam bidang ekonomi tentunya akan memacu para pelakunya untuk bekerja keras mengatasi dampak persaingan. Para pelaku bisnis akan lebih kreatif dan inovatif dalam upaya untuk tetap bertahan di tengah persaingan bisnis. Bahasan yang menarik ini akan diulas lebih tajam dalam Seminar bertajuk “ Indonesia dalam Era Masyarakat Ekonomi ASEAN” yang akan diselenggarakan pada hari Senin, 30 Mei 2016 pukul 18.00 – 21.00 WIB di The UBM Premiere Classroom Lantai 2 Gedung Universitas Bunda Mulia. Jangan lewatkan kesempatan untuk beriskusi interaktif bersama Dubes Mayerfas selaku Inspektur Jenderal Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia yang di moderatori oleh Bapak Dr. Tonny Hendratono, M.M. selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Bunda Mulia.

Bagi Anda yang ingin ikut serta dalam Seminar “ Indonesia dalam Era Masyarakat Ekonomi ASEAN” ini dapat langsung menghubungi Michael di 081340404057. Seminar ini Free, segera daftarkan diri Anda, karena kuota terbatas.

Pasca Sarjana Universitas Bunda Mulia, Excellent Leaders Start Here.

Malam Final Abang None Jakarta Selatan 2016 : Proud To Be South

20160523_095031

Balai Kartini, Jumat 20 Mei 2016 yang lalu bersamaan dengan Hari Kebangkitan Nasional Republik Indonesia, merupakan hari yang istimewa bagi Dony Febriansyah dan Syarifa Nadira Putri yang telah terpilih sebagai Abang dan None Jakarta Selatan 2016.

Pukulan rebana oleh Walikota Jakarta Selatan Bpk. Tri Kurniadi, menjadi pembuka jalannya acara malam final pemilihan Abang None Jakarta Selatan 2016. Acara yang dilangsungkan di gedung Nusa Indah Theatre mendadak menjadi penuh dengan sorakan para supporter ketika ke-30 finalis muncul dengan menampilkan Tarian Topeng Betawi. Tarian topeng Betawi ini selalu menjadi ciri khas dari malam final Abang None Jakarta Selatan di setiap tahunnya. MC pada malam final adalah Bang Imam Wibowo dan None Rahma Aulia yang juga merupakan alumni Abang None Jakarta Selatan atau yang sering di sebut IKAN’S. Setelah penampilan tarian dari ke-30 finalis, tibalah sesi Tanya Jawab (Q & A) yang dipimpin oleh MC.

Melepas ketegangan di sesi Tanya Jawab, para penonton di hibur melalui penampilan fashion show ke-30 finalis, dengan diiringi lagu dari Gabriel Harvianto, Andrea Miranda dan Trias Floe Band. Hari semakin malam, rangkaian acara malam final terus berjalan hingga akhirnya tiba disaat yang menegangkan bagi ke-30 finalis. MC mulai memanggil dari finalis yang berhasil meraih Harapan I, Harapan II,  wakil II, Wakil I, Juara Favorite dan finalis yang terpilih sebagai Abang dan None Jakarta Selatan 2016. Pada tahun ini, Universitas & Akademi Pariwisata Bunda Mulia menjadi salah satu sponsor yang mendukung kegiatan ini, melalui pelatihan mengenai Dunia Pariwisata oleh Bpk. Bondan Pambudi (Dosen Hospitaliti dan Pariwisata UBMyang mendatangi para finalis Abang None Jakarta Selatan, di masa karantina (4 mei 2016).

Universitas & Akademi Pariwisata Bunda Mulia, menyadari bahwa kegiatan Abang None merupakan kegiatan yang positif dengan tujuan mencetuskan generasi muda khususnya di daerah Jakarta yang tidak hanya cantik atau tampan, tetapi memiliki nilai Human Character and behaviour yang baik pula, serta cerdas (berpendidikan). Sebagai duta pariwisata, tentu para finalis harus memiliki ilmu yang nantinya akan menjadi tolak ukur mereka sebagai duta pariwisata di Jakarta Selatan, dan disinilah peran dari pelatihan yang diberikan oleh Universitas & Akademi Pariwisata Bunda Mulia. Selain memberi pelatihan, Universitas & Akademi Pariwisata juga memberikan Beasiswa Pascasarjana Universitas Bunda mulia (UBM)

Berikut nama para finalis , yang berhasil menjadi pemenang di malam final Abang None Jakarta Selatan 2016 ;

Juara Favorite : Abang Adry Gracio & None Irena Yasmin Djohan

Harapan II : Abang Dicky Maharditya & None Avi Bellerizki

Harapan 1 : Abang Gindar Andika A & None Irena Yasmin Djohan.

Wakil II : Abang Baskara Mahendra P & None Nabila Chintia Putri, dan meraih beasiswa Pascasarjana UBM sebesar 30%

Wakil I : Abang Adry Gracio & None Anugrahayu Krisna I , dan meraih beasiswa  Pascasarjana UBM sebesar 40%

Dan Universitas Bunda Mulia (UBM) memberikan Beasiswa Pascasarjana UBM sebesar 100% untuk Abang Dony Febriansyah dan None Syarifa Nadira Putri yang telah terpilih sebagai Abang dan None Jakarta Selatan 2016.

Untuk ke-20 finalis, kalian bukanlah orang yang kalah, malam kemarin juga merupakan malam kemenangan untuk kalian. Karena kalian telah berhasil terpilih menjadi finalis mengalahkan lebih dari 200 peserta yang mendaftar. Dan untuk ke-20 finalis, juara Harapan I & II, serta juara Favorite Universitas & Akademi Pariwisata Bunda Mulia memberikan beasiswa Pascasarjana  UBM sebesar 10%.

Universitas & Akademi Pariwisata Bunda Mulia mengucapkan Selamat atas kemenangan yang telah diraih para finalis ,dan juga  selamat bertugas untuk satu tahun kedepan sebagai Abang & None Jakarta Selatan.

Proud To Be South

Proud To Be Biemers

Menjelang Malam Final Abang None Jakarta Selatan 2016

IMG_20160504_183833_HDR

Menjelang Malam final Abang None (Abnon) Jakarta Selatan 2016 berbagai persiapan, kesibukan dan juga rasa bahagia tidak hanya di rasakan oleh para finalis dan juga panitia pelaksana acara. Tetapi, antusias yang besar juga dirasakan oleh Universitas Bunda Mulia (UBM), yang pada tahun ini menjadi sponsor kegiatan Abnon Jaksel dengan memberikan Beasiswa pendidikan Pascasarjana kepada seluruh finalis dan juga pemenang Abnon Jaksel, dengan total beasiswa sampai dengan 100%.

Malam final Abnon Jaksel 2016 akan berlangsung pada malam ini, Jumat 20 Mei 2016, pukul 18.30 di Balai Kartini, Jakarta. Untuk para undangan dan teman-teman yang akan hadir mendukung jagoan kalian, jangan lupa untuk datang ke booth Pascasarjana Universitas Bunda Mulia, tempat dimana kalian dapat bertanya seputar dunia Pascasarjana (S2) baik dari program studi yang ada, kurikulum yang digunakan dan juga informasi mengenai Beasiswa Pascasarjana Universitas Bunda Mulia (UBM).

Pascasarjana Universitas Bunda Mulia – Excellent Leader Start Here.

Universitas Bunda Mulia Bekali Karantina Finalis Abnon Kepulauan Seribu

13117907_1440585432624629_884563501_n(1)

Table Manner, ya istilah yang sering kita dengar namun tak banyak orang yang paham bagaimana cara beretika yang baik di atas meja makan saat menyantap hidangan dalam acara formal. Materi ini dibutuhkan ketika seseorang sering menghadiri acara- acara penting yang bersifat formal. Karantina Abang None Kepulauan Seribu 2016 mempercayakan kepada Hospitality Pariwisata Universitas Bunda Mulia untuk menyelenggarakan Pelatihan Table Manner yang di bawakan oleh Bapak Bondan Pambudi, M.Si.Par dan Ibu Elinar, M.Si Par.

Kegunaan Table Manner itu sendiri ialah mampu menunjukkan sopan santun di meja makan, dan tanpa disadari secara tidak langsung dapat menunjukkan kualitas pergaulan, intelektualitas dan etika pergaulan seseorang. Bila seseorang diundang di sebuah restoran terkenal atau jamuan makan malam resmi dengan meja makan yang sudah di setting sedemikian rupa harus mengikuti aturan etika makan yang baik. Hali ini lah yang melatarbelakangi pentingnya pelatihan Table Manner bagi para finalis Abang None yang nanti nya akan menjadi Duta Pariwisata mewakili wilayah Kepulauan Seribu dan harus siap dalam mengikuti undangan jamuan makan malam di berbagai kegiatan selama menjabat sebagai Abang None.

Tak hanya Table Manner yang di berikan oleh Universitas Bunda Mulia pada Senin, 2 Mei 2016 pukul 10.00 WIB di Lantai 2 Gedung Universitas Bunda Mulia adapun beberapa wejangan yang di berikan oleh Bapak Danny Johannes selaku Direktur Pemasaran & Pengembangan Universitas Bunda Mulia mengenai Marketing Tourism, pengalaman Beliau menjadi Juri pada Ajang Miss Earth 2015 dan Pemilihan Duta GenRe Kalimantan Barat yang akan dilaksanakan pada akhir Mei 2016 ini sangat memberikan inspirasi bagi para finalis untuk mendalami dunia marketing tourism dan memahami peranan mereka sebagai duta pariwisata. Marketing Tourism secara teoritis juga dijelaskan oleh ahlinya Hospitaliti Pariwisata yaitu Bapak Rianto, S.ST Par., M.Si Par. yang memberikan materi secara lengkap yang dapat menjadi pondasi dalam aplikasi dunia pariwasata.

Rangkaian pelatihan hari ini di tutup sempurna oleh Ibu Supina, S.ST Par., M.Par selaku Ketua Program Studi Hospitaliti dan Pariwisata UBM yang memberikan materi tentang Hospitality Industry. Beliau merupakan Alumnus None Jakarta Utara 2013, Rasa puas dan bahagia tergambar di hati para finalis Abnon Seribu yang di berikan pelatihan lengkap hari ini. Harapannya, semoga pelatihan ini dapat menjadi bekal bagi para finalis dalam mengemban tugas nya sebagai Abang None Jakarta 2016.

Semangat tanpa batas bagi 30 finalis Abang None Kepulauan Seribu 2016. Raihlah kemenangan mu hingga mendapatkan hadiah beasiswa 100 % yang di berikan oleh Pasca Sarjana UBM.

Abang None Jakarta Selatan, Bangkit & Lestarikan Budaya dan Pariwisata Jakarta

IMG_20160504_183833_HDR

Setiap tahun Dinas Pariwisata Propinsi DKI Jakarta menyelenggarakan Pemilihan Abang-None Jakarta. Pemerintah berharap, melalui ajang ini para finalis dapat memiliki disiplin, dedikasi, dan tanggung jawab yang tinggi untuk membantu Pemerintah Daerah, dalam mendorong laju industri pariwisata di Jakarta. Abang None 2016 sudah berjalan disetiap daerah termasuk Jakarta Selatan.

Pada tanggal 4 Mei 2016, bertempat di gedung serbaguna Walikota Jakarta Selatan. Pascasarjana Universitas Bunda Mulia (UBM) bersama Bpk. Bondan Pambudi (Dosen Hospitaliti dan Pariwisata UBM) mendatangi para finalis Abang None Jakarta Selatan, yang sedang menjalani masa karantina.

Pemilihan Abang None Jakarta, menghasilkan duta wisata yang mampu mempromosikan dunia wisata Jakarta, khususnya Jakarta Selatan, dan juga sekaligus mengajak warga untuk menjaga budaya bersih, indah dan tertib. Sebagai calon duta, Universitas Bunda Mulia (UBM) memberikan pelatihan kepada para finalis tentang Dunia pariwisata melalui Bpk. Bondan. Pelatihan yang berlangsung secara interaktif menekankan beberapa point penting yang membuka perspektif para finalis dalam melihat dunia pariwisata yang ada di Jakarta Selatan. Pelatihan ini juga mengajarkan para finalis bagaimana untuk mengembangkan hal-hal menarik yang ada di Jakarta Selatan, yang nantinya hal-hal menarik itu dapat menjadi daya tarik wisatawan untuk mengunjungi Jakarta.

“Melalui hal-hal kecil, jika dilakukan dengan konsisten dan di maintance dengan baik, dapat menjadi hal yang sangat luar biasa dalam memajukan pariwisata di Jakarta. Seperti, dalam bidang kuliner, tempat wisata, budaya-budaya yang ada, dan masih banyak aspek lainnya yang dapat dikembangkan”. Tutur pak Bondan, dalam pelatihan “Dunia Pariwisata”.

Universitas Bunda Mulia (UBM) memberikan beasiswa program Pascasarjana kepada para finalis, dan juga calon pemenang Abang None Jakarta Selatan dengan total beasiswa sampai dengan 100%, sebagai bentuk dukungan  UBM pada kegiatan Abang None Jakarta. Pada kunjungan ini Michael Rorong ( alumni Pascasarjana UBM) juga hadir dan memberikan motivasi kepada teman-teman finalis mengenai dunia pendidikan khususnya Pascasarjana. Dalam tuturan motivasi yang diberikan, ada tiga hal yang menjadi nilai utama yang ditanamkan dalam dirinya, yaitu :

  • Attitude,
  • Soft skill, and
  • Knowledge.

“Ketiga hal ini selalu menjadi nilai-nilai utama yang dipegang dalam kehidupan saya, dan terus saya kembangkan”. Tutur Michael, yang juga kini tengah menyelesaikan jenjang pendidikan s3 nya. “Banyak teman-teman saya berkata, kalau saya adalah orang yang tidak menikmati hidup muda saya. Dan ini yang menjadi jawaban saya dari dulu : Lebih baik saya bekerja keras di masa muda saya, agar nanti di masa yang akan datang, level saya dan masa depan saya dapat terjamin, kenapa saya yakin? Karena usaha saya hari ini”. 

Dengan diberikannya sesi pelatihan ini diharapkan para finalis Abang None Jakarta Selatan dapat memiliki bekal untuk menjadi duta pariwisata menjalankan fungsi dan tujuan sebagai seorang duta dengan baik.

Pascasarjana Universitas Bunda Mulia – Excellent Leader Start Here.

Kunjungan Abang None Jakarta Utara ke Universitas Bunda Mulia

20160516_154439

Pemilihan Abang None Jakarta merupakan salah satu ajang pemilihan duta pariwisata untuk melestarikan budaya daerah khususnya daerah DKI Jakarta sekaligus menjadi sarana pengembangan potensi, kreativitas, kecerdasan para generasi muda. Pemilihan Abang None Jakarta diadakan sejak tahun 1968 dan rutin diadakan setiap tahunnya. Pada tahun 2016, Ikatan Abang None DKI Jakarta kembali menyelenggarakan Pemiihan Abang None Jakarta guna meregenerasi Abang None tahun 2015 yang telah bertugas selama satu tahun.

Menjadi finalis Abang None Jakarta tidaklah muda, setiap peserta harus melalui beberapa tahap agar dapat maju ke babak final. Para finalis dipilih dari pemilihan di wilayah masing-masing yakni : Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Kepulauan Seribu. Menjadi seorang duta bukanlah suatu hal yang mudah. Seorang duta harus memiliki skillknowledgeattitude, dan performance yang baik, oleh sebab itu harus setiap finalis harus mengikuti masa karantina dan mengikuti berbagai pelatihan.

Pasca Sarjana Universitas Bunda Mulia mendukung penuh kegiatan Pemilihan Abang None Jakarta Utara dengan memberikan pelatihan Table Manner dan Grooming for Hospitality yang didukung penuh oleh Universitas dan Akademi Pariwisata Bunda Mulia serta Beasiswa Pendidikan bagi pemenang.

Pada hari Rabu, 10 Mei 2016, Finalis Abang None  Jakarta Utara 2016 datang ke Universitas dan Akademi Pariwisata Bunda Mulia untuk mengikuti sesi pelatihan ini dibawakan oleh Bapak Danny Johannes (Direktur Pemasaran dan Pengembangan UBM), Ibu Supina (Kaprodi Hospitaliti dan Pariwisata UBM), dan Ibu Hega Benyamin (Ketua Akademi Pariwisata Bunda Mulia)

Bapak Danny Johannes memotivasi para finalis Abang None untuk mengenal lebih dalam mengenai 12 Jalur Destinasi Pariwisata yang ada di Jakarta Utara. “Silahkan berjuang. Yang terpenting bukanlah  menang atau tidak menang melainkan proses yang dilalui”.

Ibu Supina memaparkan materi yang diusung oleh salah satu finalis Abang None Jakarta Utara 2016, yakni “Hospitaliti yang Lebih Mendalam”, salah satu wujud nyatanya adalah menjadikan Indonesia dikenal sebagai “The Smiling C ountry” yakni sebuah negara yang akan dikenal dengan keramahan setiap penduduknya. Ibu Hega Benyamin juga membawakan sesi Table Manner agar setiap finalis semakin memahami etika makan dalam acara formal.

Dengan diberikannya sesi pelatihan ini diharapkan para finalis Abang None Jakarta Utara dapat memiliki bekal untuk menjadi duta pariwisata yang baik.

Universitas Bunda Mulia – Bridging Education to the Real World